Kisah di Balik Tawaran Liver Alves Untuk Abidal
Editor Bolanet | 24 September 2013 15:15
- Beberapa waktu lalu, Eric Abidal menceritakan fakta mengejutkan mengenai persahabatannya dengan rekan setimnya saat masih membela , Dani Alves.
Bek asal Prancis tersebut menyatakan bahwa saat dirinya divonis harus menjalani operasi untuk menyembuhkan tumor liver yang dideritanya, Alves sempat menawarkan diri untuk menjadi donor liver bagi Abidal.
Dalam wawancara dengan Lance, Alves membenarkan kabar tersebut. Menurut pemain asal Brasil tersebut, ia sangat ingin memastikan keselamatan nyawa Abidal.
Saya benar-benar ingin membantu, karena saya memiliki kekaguman terhadap Eric dan juga ikut menyayangi keluarganya. Ketika nyawa dipertaruhkan, sepakbola hanya berada di urutan kesekian, ungkap pemain berusia 30 tahun tersebut.
Jelas ada resiko seandainya saya benar-benar menjadi donor bagi Eric. Mungkin terlalu jauh jika saya dikatakan harus pensiun jika menjadi donor. Okelah memang ada resiko, tapi ketika nyawa yang dipertaruhkan, sepakbola tidak lagi penting.
Alves menyatakan bahwa ia tidak takut seandainya benar-benar harus pensiun dini jika dulu benar-benar mendonorkan livernya untuk Abidal. Eks penggawa Sevilla ini mengemukakan pemikirannya.
Dari Tuhan saya akan mendapatkan kekuatan dan kecerdasan untuk menemukan alternatif lain. Saya pasti tetap bisa hidup tanpa sepakbola.
Jika saya memutuskan untuk mendonorkan liver demi menyelamatkan nyawa orang lain, Tuhan pasti membukakan jalan hidup yang lain untuk saya, kata Alves lagi.
Abidal akhirnya menjalani operasi berkat donasi liver dari sepupunya, Gerard pada bulan April 2012. Pemain berusia 34 tahun tersebut akhirnya bisa pulih dan tetap bermain bola.
Setelah kontraknya tidak diperpanjang Barca akhir musim lalu, Abidal memutuskan untuk bergabung dengan AS Monaco dan menjadi kapten klub tersebut musim ini. [initial]
Baca Juga:
Bek asal Prancis tersebut menyatakan bahwa saat dirinya divonis harus menjalani operasi untuk menyembuhkan tumor liver yang dideritanya, Alves sempat menawarkan diri untuk menjadi donor liver bagi Abidal.
Dalam wawancara dengan Lance, Alves membenarkan kabar tersebut. Menurut pemain asal Brasil tersebut, ia sangat ingin memastikan keselamatan nyawa Abidal.
Saya benar-benar ingin membantu, karena saya memiliki kekaguman terhadap Eric dan juga ikut menyayangi keluarganya. Ketika nyawa dipertaruhkan, sepakbola hanya berada di urutan kesekian, ungkap pemain berusia 30 tahun tersebut.
Jelas ada resiko seandainya saya benar-benar menjadi donor bagi Eric. Mungkin terlalu jauh jika saya dikatakan harus pensiun jika menjadi donor. Okelah memang ada resiko, tapi ketika nyawa yang dipertaruhkan, sepakbola tidak lagi penting.
Alves menyatakan bahwa ia tidak takut seandainya benar-benar harus pensiun dini jika dulu benar-benar mendonorkan livernya untuk Abidal. Eks penggawa Sevilla ini mengemukakan pemikirannya.
Dari Tuhan saya akan mendapatkan kekuatan dan kecerdasan untuk menemukan alternatif lain. Saya pasti tetap bisa hidup tanpa sepakbola.
Jika saya memutuskan untuk mendonorkan liver demi menyelamatkan nyawa orang lain, Tuhan pasti membukakan jalan hidup yang lain untuk saya, kata Alves lagi.
Abidal akhirnya menjalani operasi berkat donasi liver dari sepupunya, Gerard pada bulan April 2012. Pemain berusia 34 tahun tersebut akhirnya bisa pulih dan tetap bermain bola.
Setelah kontraknya tidak diperpanjang Barca akhir musim lalu, Abidal memutuskan untuk bergabung dengan AS Monaco dan menjadi kapten klub tersebut musim ini. [initial]
Baca Juga:
Abidal: Tak Ada Masalah Apapun Dengan Barcelona
Abidal Hampir Ikuti Guardiola ke Bayern
(lnc/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Barcelona vs Aston Villa: Raphinha Dua Gol, Blaugrana Menang 3-0
Liga Champions 4 November 2026, 05:41
-
Tempat Menonton Barcelona vs Aston Villa di Liga Champions, 4 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 00:30
-
Lamine Yamal Berpeluang Lewati Rekor Kylian Mbappe di Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:50
-
Live Streaming Barcelona vs Aston Villa: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:24
-
Ayah Lamine Yamal Ungkap Fakta Nama Asli Sang Bintang Barcelona
Liga Spanyol 3 November 2026, 20:17
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Keistimewaan Menang pada Menit-menit Akhir
Liga Champions 5 November 2026, 09:42
-
Liverpool Kebobolan dari 3 Bola Mati
Liga Champions 5 November 2026, 09:30
-
Ismail Yuksek, Motor Lini Tengah di Balik Kemenangan Fenerbahce atas Liverpool
Liga Champions 5 November 2026, 09:17
-
Ketika Konstantinos Karetsas Mengubah Arah Pertandingan
Liga Champions 5 November 2026, 09:04
-
Gabriel Veiga, Kreator Kemenangan Telak Porto atas Napoli
Liga Champions 5 November 2026, 08:56
-
Viktor Gyokeres vs Slavia Praha: Gol, Assist, Man of the Match
Liga Champions 5 November 2026, 08:38
-
Enzo Fernandez, Kunci Permainan Man City Saat Kalahkan Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:28
-
Erling Haaland Memang Mimpi Buruk Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:16
-
Liverpool, Dirk Kuyt, dan Bagaimana Sakitnya Dilukai Mantan
Liga Champions 5 November 2026, 07:51
-
Jude Bellingham, Katalis Kebangkitan Real Madrid di Athena
Liga Champions 5 November 2026, 07:38
-
Hasil Leipzig vs Man City: Haaland Jadi Penentu Kemenangan 3-2
Liga Champions 5 November 2026, 06:17
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




