Kompilasi 5 Pemain 'Transfer Negara'
Editor Bolanet | 9 Oktober 2013 15:06
- Akhir-akhir ini, sepakbola Eropa sedang dihebohkan oleh isu naturalisasi. Ya, ini menyusul mencuatnya nama Adnan Janzuaj, pemain muda Manchester United yang baru mencetak dua gol untuk membawa timnya menang di Premier League.
Selain karena skillnya, Januzaj juga menjadi buah bibir karena ia memenuhi syarat untuk berlaga di timnas selain tempat ia dilahirkan, Belgia. Jika ingin, Januzaj bisa membela Kosovo, Albania, atau bahkan Inggris!
Kasus semacam Januzaj ini bukan yang pertama terjadi. Sepanjang sejarah sepakbola, ada banyak pemain yang juga sempat 'galau' dalam menentukan kewarganegaraannya.
Siapa saja mereka? mari kita simak satu persatu.
Selain karena skillnya, Januzaj juga menjadi buah bibir karena ia memenuhi syarat untuk berlaga di timnas selain tempat ia dilahirkan, Belgia. Jika ingin, Januzaj bisa membela Kosovo, Albania, atau bahkan Inggris!
Kasus semacam Januzaj ini bukan yang pertama terjadi. Sepanjang sejarah sepakbola, ada banyak pemain yang juga sempat 'galau' dalam menentukan kewarganegaraannya.
Siapa saja mereka? mari kita simak satu persatu.
(bola/rer)
1 dari 5 halaman
Pepe

Merasa bahwa dirinya tak dihargai talentanya di Brazil, Pepe akhirnya memutuskan untuk menjadi warga negara Portugal dan membela timnas yang dijuluki sebagai Brazil-nya Eropa.
2 dari 5 halaman
Eduardo

Sejatinya ex striker Arsenal ini memang lahir di benua Amerika Selatan itu, namun ia memutuskan untuk lebih membela Kroasia. Ia tampil membela tim negara Eropa itu pertama kali di tahun 2000 sebagai bagian dari timnnas U-21.
3 dari 5 halaman
Kevin Prince-Boateng

Keputusan tersebut dipuji oleh Dieter Elits, mantan pelatih tim muda Jerman. Namun kurang dari setahun setelah kejadian ini, Boateng malah dicap memberikan pengaruh buruk oleh Dieter.
Akhirnya, di tahun 2009 Boateng memutuskan untuk membela timnas Ghana dan ikut masuk dalam skuat yang berlaga di Piala Dunia 2010
4 dari 5 halaman
Marcos Senna

Sejak saat itu Senna selalu masuk dalam skuat La Furia Roja di semua kompetisi besar. Prestasi tertingginya tentu saja saat bermain di final Piala Dunia 2010 selama 90 menit penuh.
Di laga itu, Spanyol akhirnya bisa menang atas Belanda. Senna merasakan manisnya mengangkat trofi Jules Rimet, sesuatu yang mungkin tak bisa ia rasakan jika membela Brasil.
5 dari 5 halaman
Neven Subotic

Karena faktor keturunan dan tempat tinggal, Subotic memiliki kemungkinan untuk membela timnas Kroasia dan juga Jerman. Sempat pula dilirik oleh timbnas Bosnia, Subotic akhir memutuskan untuk membela Serbia di tahun 2008.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU Segera Umumkan Kontrak Baru Kobbie Mainoo, Begini Detailnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 12:41
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
LATEST UPDATE
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















