Legenda Balap Sepeda Bicara Peluang Indonesia di Asian Games 2018
Asad Arifin | 8 Agustus 2018 18:25
- Aktif dalam kegiatan pawai obor Asian Games 2018 membuat mantan atlet balap sepeda nasional, Sutiyono, merasa kembali ke masa muda. Masa di mana pria kelahiran 5 April 1951 ini menggeluti olahraga balap sepeda dan membawa nama negara di berbagai kejuaraan internasional.
Sutiyono ikut pawai obor ini dalam rangka kerja sama pawai obor dengan Grab. Kerja sama ini bagian dari kampanye semangat Grab di Asian Games 2018 dengan tema Kemenangan Itu Dekat.
Teranyar, Sutiyono ikut pawai obor di Bandar Lampung, Rabu (8/8). Dia membawa obor dengan menempuh jarak sekitar 650 meter.
Dalam kesempatan itu, Sutiyono berharap semangat yang dimilikinya bisa menular kepada semua atlet Indonesia di Asian Games 2018. Terutama bagi atlet dari cabor balap sepeda.
Pesan saya buat para atlet, harus berjuang maksimal. Jangan gampang menyerah karena semua lawan itu berat. Tapi saya yakin atlet Indonesia bisa dapat hasil terbaik, ujar Sutiyono, ketika ditemui KLY Sports.
Mengenai peta persaingan di cabor balap sepeda Asian Games nanti, Sutiyono menilai bakal lebih ketat. Beda dari masa ketika dirinya masih menjadi atlet aktif di balap sepeda, termasuk ajang Asian Games kala itu.
Dulu hanya ada Tiongkok, Korea, dan Jepang. Tapi sekarang Malaysia, Thailand, Iran, dan Irak juga harus diperhitungkan. Pokoknya sebagai tuan rumah, kita harus menguasai tempat karena membalap di rumah sendiri. Di situlah nanti bagaimana kita menerapkan strategi untuk lomba, imbuh Sutiyono.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Bantah Didenda AFC Gara-gara Suar di Asian Games 2018
Bola Indonesia 15 Oktober 2018, 21:02
-
Asian Para Games 2018 Sukses, Ini 5 Hal yang Mewarnai Closing Ceremony
Bolatainment 15 Oktober 2018, 10:36 -
Flashback Aktivitas Atlet Asian Para Games 2018 Ketika Sedang Tak Berlaga
Bolatainment 15 Oktober 2018, 10:00
-
Mengintip Kembali Zona Inspirasi yang Bikin Asian Para Games 2018 Makin Berkesan
Bolatainment 15 Oktober 2018, 07:00
-
Sukses Gelar Asian Para Games 2018, Ini Catatan untuk Indonesia
Bolatainment 14 Oktober 2018, 13:00
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






