Legenda Juventus Bicara Soal Perjuangannya Menghadapi Kanker
Editor Bolanet | 27 November 2018 00:05
Bola.net - - Penyerang legendaris Juventus, Gianluca Vialli, ternyata sedang berjuang menghadapi kanker. Pria berumur 54 tahun tersebut mengaku bahwa kondisinya telah berangsur memulih, namun tak mengetahui secara pasti kapan bisa sembuh total.
Vialli memberikan kontribusi yang besar kepada Juventus walau hanya bersama selama empat musim, terhitung dari tahun 1992. Tetapi namanya sudah besar lebih dulu saat masih bersama Sampdoria, di mana ia mencatatkan 223 penampilan.
Ia gantung sepatu pada akhir musim 1998-1999, namun ia sudah merangkap jabatan sebagai pelatih di Chelsea saat Ruud Gullit dipecat pada Februari 1998. Ia hanya bertahan selama dua tahun, lalu melanjutkan kiprahnya di Watford selama semusim, hingga kini tak terlibat lagi dalam sepak bola.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Membaik, Namun Masih Berjuang
Dalam beberapa kesempatan, nama Vialli sempat terdengar saat memberikan komentar terutama tentang Juventus. Namun baru-baru ini, kepada Corriere della Sera, ia mengaku sedang berjuang menghadapi kanker yang dideritanya.
"Saya baik-baik saja sekarang. Bahkan sang baik. Sudah setahun berlalu dan fisik saya sudah kembali seperti monster, walaupun saya masih belum punya kepastian soal bagaimana pertarungan ini akan berakhir," ujar Vialli.
"Saya terbiasa menggunakan sweater di balik kaos saya, jadi tidak ada yang menyadarinya. Saya masih sama seperti yang orang-orang kenal," lanjutnya.
Ingin Menginspirasi Banyak Orang
Vialli tidak ingin menyimpan kisahnya berjuang menghadapi kanker sendirian. Dengan pengakuannya kepada publik ini, ia berharap bisa menginspirasi banyak orang yang sedang menjalani perjuangan seperti dirinya.
"Saya harap cerita saya bisa menginspirasi orang-orang, yang sedang berada dalam persimpangan hidupnya, dan saya harap cerita saya menjadi sebuah buku yang berada di samping kasur agar orang bisa membaca satu dua cerita sebelum tidur atau saat bangun di pagi hari," tambahnya.
"Hal yang terpenting bukanlah memenangkannya, tetapi berpikir seperti pemenang. Hidup terbuat atas 10 persen dari apa yang terjadi kepada kami dan 90 persen dari bagaimana kami menghadapinya. Saya harap cerita saya bisa membantu yang lainnya, untuk menghadapi apa yang terjadi di jalan yang tepat," tandasnya.
Saksikan Juga Video Ini
Ketinggalan laga Piala AFF 2018 antara Timnas Indonesia melawan Filipina pada hari Minggu (25/11) kemarin? Simak cuplikannya melalui tautan video yang telah tersedia di bawah ini.
Baca Juga:
Wah, Ini Ternyata Alasan Sergio Aguero Ganti Warna Rambut
Gagal Bayar Denda, Mobil Mewah Ronaldinho Disita Pihak Berwenang
Guardiola Bicara Soal Sepak Bola dan Dampaknya Terhadap Politik
Inspiratif, Lukaku Ciptakan Lagu Rap dengan Kisahnya Melawan Kemiskinan
Nunggak Sewa Apartemen, Dembele Dituntut Bayar 331 Juta Rupiah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
Liga Italia 3 Juni 2026, 17:05
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















