Legenda Manchester United Ini Diprotes Warga karena Anaknya Gelar Pesta Saat Lockdown
Ari Prayoga | 2 Agustus 2020 18:18
Bola.net - Gelandang legendaris Manchester United, Paul Scholes tengah menjadi sorotan di Inggris karena ulah anaknya, Aaron Scholes yang menggelar pesta ulang tahun di Oldham, Jumat (31/7/2020).
Menurut laporan The Sun, pesta ulang tahun anak Scholes itu berlangsung sampai tujuh jam. Pesta tersebut memang berlangsung di rumah pribadi. Namun, pemerintah wilayah setempat melarang warganya menggelar pertemuan.
Pesta itu terlihat di unggahan instastory Arron. Ia terlihat tengah menari tanpa menerapkan jaga jarak.
Alhasil, pesta keluarga Scholes mendapat kritikan dari anggota parlemen, Tory Andrew Bridgen. Ia menyebut mantan gelandang Inggris itu memberikan contoh buruk.
"Anda akan mengharapkan sikap yang jauh lebih bertanggung jawab dari panutan yang telah mengenakan seragam Timnas Inggris 66 kali," kata Bridgen.
“Orang-orang Oldham sepenuhnya menyadari perilaku sembrono seperti ini telah menyebabkan dampak buruk."
"Sementara orang tua cenderung menderita komplikasi serius jika mereka terinfeksi. Anak muda mungkin menularkannya kepada seseorang yang konsekuensinya bisa sangat parah."
Warga setempat menambahkan, perilaku egois semacam ini yang membuat negara sulit mengatasi pandemi.
“Ada banyak anak muda di pesta itu. Itu dimulai sekitar jam 7 malam dan berlanjut sampai setidaknya jam 2.30 pagi," kata Warga.
“Sekarang semua orang yang hadir akan pulang dan berpotensi menginfeksi saudara laki-laki, saudara perempuan, orang tua, dan kakek nenek mereka. Paul harus menundukkan kepalanya karena malu."
Pesta itu terlihat di unggahan instastory Arron. Ia terlihat tengah menari tanpa menerapkan jaga jarak.
Alhasil, pesta keluarga Scholes mendapat kritikan dari anggota parlemen, Tory Andrew Bridgen. Ia menyebut mantan gelandang Inggris itu memberikan contoh buruk.
"Anda akan mengharapkan sikap yang jauh lebih bertanggung jawab dari panutan yang telah mengenakan seragam Timnas Inggris 66 kali," kata Bridgen.
“Orang-orang Oldham sepenuhnya menyadari perilaku sembrono seperti ini telah menyebabkan dampak buruk."
"Sementara orang tua cenderung menderita komplikasi serius jika mereka terinfeksi. Anak muda mungkin menularkannya kepada seseorang yang konsekuensinya bisa sangat parah."
Warga setempat menambahkan, perilaku egois semacam ini yang membuat negara sulit mengatasi pandemi.
“Ada banyak anak muda di pesta itu. Itu dimulai sekitar jam 7 malam dan berlanjut sampai setidaknya jam 2.30 pagi," kata Warga.
“Sekarang semua orang yang hadir akan pulang dan berpotensi menginfeksi saudara laki-laki, saudara perempuan, orang tua, dan kakek nenek mereka. Paul harus menundukkan kepalanya karena malu."
Seharusnya Jadi Panutan
Beberapa orang yang tinggal di dekat Scholes juga ikut mengkritik.
”Keluarga telah merencanakan ini selama berminggu-minggu. Awalnya mereka akan mengadakan pesta besar di sebuah hotel tetapi mereka membatalkannya pada hari Jumat pagi karena saran terbaru," kata seorang warga.
“Kemudian satu jam kemudian tersiar kabar bahwa mereka akan mengadakan pesta rumah di rumah. Ini gila. Mereka mengabaikan semua peraturan karena mereka ingin meneruskannya."
"Bagaimana dengan semua orang yang belum bisa pergi ke pemakaman atau menikah di depan teman-teman mereka karena lockdown?
“Banyak orang harus membatalkan pesta ulang tahun mereka - mengapa putra Paul Scholes berbeda?
“Paul memiliki reputasi sebagai lelaki normal, sederhana. Dia dicintai oleh jutaan penggemar Manchester United dan harus menjadi contoh."
Sumber: The Sun
Disadur dari: Bola.com (Wiwig Prayugi)
Dipublikasi: 2 Agustus 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






