Melalui Goal Common, Juan Mata Ajak Pesepakbola Dunia Beramal
Dimas Ardi Prasetya | 26 Oktober 2017 19:15
Bola.net - - Gelandang Manchester United Juan Mata memimpin sebuah gerakan amal bernama Goal Common, di mana ia dan para pesepakbola dunia rela memotong gajinya untuk disalurkan ke berbagai kegiatan kemanusiaan di seluruh dunia.
Acara amal ini sendiri awalnya berasal dari ide sebuah kelompok amal bernama Streetfootballworld. Mereka kemudian meluncurkan kegiatan amal tersebut dengan dukungan dari Mata.
Mata sendiri kemudian rela gajinya dipotong setidaknya sebesar satu persen untuk kegiatan amal tersebut. Ia pun mengajak para pemain lain untuk ikut dalam gerakan tersebut.
Uang yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk amal sepakbola berdampak tinggi dari seluruh dunia. Goal Common sendiri menciptakan cara kolaboratif bagi sepakbola untuk memberikan kontribusi kembali kepada masyarakat. Ini cara yang paling efektif dan berkelanjutan agar sepakbola dapat memberikan dampak sosial jangka panjang dalam skala global.
Akan tetapi, tujuan jangka panjangnya adalah untuk membuka 1% dari seluruh pendapatan industri sepakbola untuk amal sepakbola akar rumput yang memperkuat komunitas mereka melalui olahraga.
Begitu gerakan tersebut dimulai, Mata langsung mendapatkan respon positif dari 16 pemain. Di antaranya adalah bek Juventus Giorgio Chiellini, penyerang timnas Putri AS Alex Morgan, Bek Bayern Munchen Mats Hummels, Dennis Aogo dari klub Vfb Stutgart, Shinji Kagawa dari Borussia Dortmund, hingga Hasan Ali Kaldirim, pemain Fenerbahce.
Namun tak semua pemain itu menyumbangkan satu persen gajinya. Ada yang bersedia gajinya dipotong sebesar dua persen, seperti Aogo.
Saya percaya lebih dari sebelumnya bahwa sepakbola bisa mengubah dunia. Tapi seperti di atas lapangan, kita perlu bekerja sama. Inilah yang sedang kita lakukan dengan Common Goal, seru Mata.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Battle of WAGs Liga Champions 2025/2026: Inter vs Arsenal
Bolatainment 20 Januari 2026, 15:07
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








