Mengulik Fakta Unik Torch Relay Asian Games 2018 di Bandung
Iwan Tantomi | 13 Agustus 2018 16:58
- Acara torch relay Asian Games di Bandung memang telah dilakukan beberapa hari yang lalu. Namun, berbagai kesan dan hal menarik yang terjadi selama kirab obor pesta olahraga terbesar se-Asia tersebut juga menarik untuk dikulik. Terlebih ada beberapa atraksi penyambutan kirab obor Asian Games yang berbeda, hingga menimbulkan kesan tersendiri bagi setiap orang yang mengikutinya.
Lantas, apa saja fakta unik torch relay Asian Games yang dijumpai di Kota Bandung?
Hal unik pertama yang dijumpai dalam kirab obor Asian Games 2018 di Bandung adalah partisipasi masyarakat. Mereka menunjukkan kampanye #KemenanganItuDekat yang digagas Grab selaku official mobile platform partner dengan cara unik. Selain mengenakan seragam serba hijau bertuliskan ‘Grab’, mereka juga membawa potongan tulisan yang disusun menjadi rangkaian kata #KemenanganItuDekat. Nuansa hijau itu pun kian terlihat, ketika para driver Grab Bike turut mengawal acara torch relay Asian Games 2018.
Di sela-sela kegiatan seru kirab obor Asian Games 2018 di Bandung, ada aksi menarik yang dilakukan oleh beberapa figur publik yang turut hadir meramaikan. Salah satunya adalah PLT Gubernur Jawa Barat, Komjen Polisi M Iriawan. Bersama para driver Grab Bike, Iriawan meneriakan semangat kemenangan. Salah satu tujuan aksi ‘membakar’ semangat tersebut dimaksudkan Iriawan agar bisa membuat mitra pengemudi Grab Bike lebih giat bekerja.
Sejak awal kirab obor Asian Games 2018 di beberapa kota di Indonesia turut dimeriahkan oleh para atlet legendaris yang ditunjuk oleh Grab. Official mobile platform partner Asian Games 2018 tersebut menunjuk tujuh atlet veteran Indonesia yang pernah berjasa mengharumkan nama bangsa, seperti Ellyas Pical (tinju), Nico Thomas (tinju), Pascal Wilmar (bola voli), Abdul Rozak (taekwondo), Sutiyono (balap sepeda), Tati Sumirah (bulutangkis), dan Alexander Pulalo (sepak bola).
Nama terakhir didapuk menjadi torch bearer dalam torch relay Asian Games 2018 di Bandung. Alex Pulalo pun mengaku bangga dan senang mengemban tugas tersebut. Apalagi legenda sepakbola Indonesia tersebut mendapatkan sambutan hangat oleh masyarakat Kota Bandung.
Tentu senang, gembira sekaligus bangga. Mudah-mudahan menjadi motivasi bagi atlet-atlet Indonesia yang akan berjuang di Asian Games 2018, ungkap Alex Pulalo di sela menyampaikan #CeritaKemenangan versinya.
Rute kirab obor Asian Games 2018 di Bandung dimulai dari jalan Dr Djundjunan (Paster), lalu mengarah ke Jembatan Layang Pasopati, menuju Taman Sari. Kemudian, torch relay bersambung ke jalan Dago Cikapayang, hingga berakhir di Gedung Sate. Di Gedung Sate, para mitra pengemudi Grab Bike juga para legenda olahraga hadir dan berfoto bersama. Uniknya, semua yang hadir di sana menggunakan kaus bertuliskan Grab warna hijau. Sontak, Gedung Sate menjadi saksi bisu ‘pasukan hijau’ berkumpul di depannya.
Itulah beberapa fakta unik torch relay Asian Games 2018 di Bandung, adakah Boleneters kemarin yang turut meramaikan?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Badminton Asian Games 2023 Hari Ini, 5 Oktober 2023
Bulu Tangkis 5 Oktober 2023, 08:47
LATEST UPDATE
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51















