
Bola.net - Persija Jakarta mengusung ambisi besar untuk meraih poin penuh saat berhadapan dengan PSIM Jogja. Laga lanjutan BRI Super League ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Rabu (22/4/2026) sore hari.
Macan Kemayoran sedang berada dalam tren positif yang sangat mengesankan bagi seluruh elemen tim. Kepercayaan diri mereka terus meningkat setelah berhasil menyapu bersih poin dalam beberapa pertandingan terakhir.
Tim asuhan Mauricio Souza sukses melibas Persebaya Surabaya tiga gol tanpa balas sebelumnya. Setelah itu, mereka kembali menang tipis 1-0 saat bersua PSBS Biak untuk memantapkan posisi mereka.
Catatan manis ini semakin diperkuat oleh hasil pertemuan pertama mereka pada November 2026 lalu. Kala itu, Persija berhasil menundukkan PSIM dengan skor meyakinkan 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Kendala Persiapan dan Perjalanan Jauh
Waktu persiapan Persija terbilang sangat mepet menjelang keberangkatan mereka menuju Pulau Dewata. Jeda antarlaga yang singkat memaksa tim pelatih harus memutar otak lebih keras agar kondisi fisik pemain tetap prima.
Manajemen awalnya mengira pertandingan ini akan dilangsungkan di Yogyakarta sesuai dengan jadwal semula. Perubahan venue ke Bali secara mendadak tentu menambah beban perjalanan bagi seluruh anggota skuad Ibu Kota.
“Persiapan untuk pertandingan ini cukup terbatas karena jeda dari laga sebelumnya ke pertandingan di Bali tidak terlalu panjang,” kata Mauricio Souza.
“Kami juga tidak memperhitungkan perjalanan jauh ke Bali karena awalnya kami mengira akan bermain di Jogja,” tambahnya dalam sesi konferensi pers.
Evaluasi Lini Depan dan Kreativitas
Meski memetik kemenangan di laga sebelumnya, sang pelatih masih menemukan celah dalam permainan anak asuhnya. Ia menyoroti efektivitas serangan yang dirasa belum maksimal ketika bola sudah memasuki area pertahanan lawan.
Persija sebenarnya mampu mendominasi penguasaan bola namun sering menemui jalan buntu di mulut gawang. Pemain depan diminta lebih jeli dan tenang saat mendapatkan kesempatan mencetak gol sekecil apa pun.
“Dalam 15–20 menit awal, kami tampil dengan intensitas yang baik dan berusaha mencari cara mencetak gol, tetapi belum berhasil,” tutur Mauricio Souza.
“Di area dekat gawang, kami masih kurang kreativitas, baik melalui aksi individu maupun kombinasi satu-dua untuk menembus ke dalam kotak penalti,” jelasnya lagi.
Antisipasi Kolektivitas Skuad Lawan
Menghadapi PSIM Jogja nanti, Mauricio Souza enggan memfokuskan perhatian hanya pada satu sosok pemain lawan saja. Baginya, sepak bola adalah permainan tim yang sangat mengandalkan kerja sama antarlini secara menyeluruh.
Disiplin organisasi menjadi kunci utama untuk meredam agresivitas tim lawan sepanjang waktu pertandingan berjalan. Persija tetap mengedepankan aspek kolektif untuk membongkar pertahanan lawan yang diprediksi akan bermain sangat rapat.
“Saya tidak menilai hanya satu pemain dari tim lawan. Sepak bola memang melibatkan individu, tetapi kami selalu menekankan aspek kolektif,” ucap Mauricio Souza.
“Di dalam tim PSM ada beberapa pemain bagus, namun saya tidak bisa menyoroti hanya satu atau dua pemain saja,” pungkas sang pelatih.
Macan Kemayoran kini fokus sepenuhnya untuk menjaga konsistensi permainan mereka demi terus naik ke papan atas klasemen. Motivasi tinggi menjadi modal utama bagi Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan untuk membawa pulang tiga poin dari Bali.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 7 Juni 2026 22:42Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
-
Otomotif 7 Juni 2026 22:42Klasemen Pembalap Formula 1 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 19:39Orang Tua Siswi Sekolah Rakyat Menangis di Hadapan Prabowo
-
Liputan6 7 Juni 2026 17:00Cita-Cita Siswa Sekolah Rakyat Ingin jadi Menteri Pendidikan
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:22Prabowo Beri Arahan Khusus ke Seskab Teddy soal Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:00Prabowo: Banyak Orang Berhasil Berasal dari Keluarga Miskin
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7997408/original/031230300_1780835969-IMG-20260607-WA0121.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7995288/original/048154000_1780833479-IMG-20260607-WA0119.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7988291/original/010365700_1780826023-Siswa_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980310/original/037480300_1780817497-Prabowo_Pidato_Tabanan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7969192/original/061629100_1780806063-Prabowo_Sekolah_Bali.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980275/original/000029900_1780817477-Prabowo_Tabanan.jpeg)

