MOLA TV Laporkan Situs Streaming yang Tayangkan Premier League secara Ilegal
Dimas Ardi Prasetya | 19 Desember 2019 23:46
Bola.net - MOLA TV mendeteksi dugaan pelanggaran atas tayangan Premier League terhadap PT Global Media Visual (MOLA TV). MOLA TV adalah pemegang lisensi tunggal atas siaran Premier League untuk 2019-2022 di wilayah Indonesia dan Timor Leste.
Bentuk pelanggaran tersebut berupa illegal streaming, penyiaran atau distribusi siaran secara ilegal oleh TV kabel daerah, kegiatan nonton bareng (nobar), penjualan android box, IPTV, hingga fly ticket. Semua dilakukan tanpa izin tertulis ataupun kerja sama secara resmi dengan MOLA TV.
Terkait hal itu, MOLA TV langsung mengambil langkah tegas. Pada 18 Desember, MOLA TV yang didampingi tim kuasa hukumnya bersama aparat penegak hukum melakukan sidak terhadap para terduga pelaku illegal streaming, di antaranya www.koragoll.com, www.tvxoe.com, www.shootgol.net, www.tvball7.com, www.tvball7.xyz, www.bosball.com, dan www.indiostv.com.
Bersamaan dengan itu, aparat juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, perangkat komputer yang digunakan para terduga pelaku, serta bukti transaksi keuangan hasil dari perbuatan tersebut.
Menurut penuturan tim kuasa hukum MOLA TV, Uba Rialin, upaya hukum terpaksa diambil lantaran sebelumnya Mola TV sudah melakukan sosialisasi perihal hak atas tayangan siaran Premier League kepada khalayak umum secara intensif. Bahkan, peringatan pun telah diberikan sejak awal.
"Kami sudah bersikap kooperatif dan melakukan upaya persuasif namun mereka tetap melanggar. Terpaksa kita harus tegas. Langkah ini sebagai bukti kalau kita tidak mau neko-neko terkait penegakan hukum. Bukan hanya dari sisi pidana dan ekonomi saja, nama Indonesia juga bisa tercoreng karena kita sudah dipercaya untuk menjadi pemegang hak lisensi tunggal," ujar Rialin dalam rilis yang diterima Bola.net.
Tak hanya illegal streaming, MOLA TV juga sudah melaporkan sejumlah operator TV kabel di daerah yang menayangkan siaran Premier League. Sebelum dilaporkan, Mola TV memberikan somasi lebih dulu namun TV kabel tersebut tak kooperatif.
"Perlu dipahami, kita bertindak sesuai prosedur, karena pada dasarnya saat melayangkan somasi, kita sebenarnya membuka pintu dialog dan kerja sama. Ternyata mereka juga menganggap angin lalu," kata Rialin.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters
Peringatan untuk Hentikan Kegiatan
Rialin pun mengingatkan pihak-pihak yang selama ini telah dan masih terus menayangkan Premier League secara ilegal untuk segera menghentikan kegiatannya. Sebab jika tidak, MOLA TV tak akan segan-segan melakukan tindakan hukum.
Untuk pelaku pelanggaran, kata Rialin dapat dijerat Pasal 113 ayat (3) jo. Pasal 9 huruf ayat (1) Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana maksimal hingga 4 (empat) tahun penjara dan denda hingga Rp1.000.000.000 (satu milyar rupiah). Saat ditanya jumlah pelaku pelanggaran, ia menyebut sangat besar dan masif.
"Angka persisnya saya lupa tetapi kita sudah punya datanya. Jumlahnya bisa terus bertambah, sedang kita telaah," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Juga:
Mola TV Siarkan Euro 2020
Fans Sepak Bola China Hujat Jurnalis Ini, Namun Segera Memaafkannya Usai Lihat Fotonya
Karena Bela Uighur, Fans Arsenal di China Marah dan Bakar Jersey Mesut Ozil
Kisah Kleberson yang Gabung Manchester United karena Ditipu Ronaldinho
Dari Keluarga Hingga Media Sosial, 2019 Adalah Tahun Terberat Bagi Lingard
Battle of WAGs: Arsenal vs Manchester City
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

