Motto Klub, Tak Sekedar Penghias Tapi Juga Bermakna
Editor Bolanet | 21 Oktober 2013 16:04
Pernahkah anda bertanya mengapa menggunakan gambar meriam? Atau mengapa Manchester United memasukkan gambar setan di logo klub mereka? Mungkin banyak penggemar sepakbola yang sudah mengetahui informasi umum seperti ini.
Namun tahukah anda bahwa ada beberapa logo klub yang dihiasi dengan motto atau semboyan tertentu? Kata-kata ini biasanya disematkan untuk menambah semangat para pemain atau fans. Umum ditemukan di emblem klub Inggris raya.
Karena tulisannya yang kurang terlihat, seringkali banyak orang melewatkan fitur yang satu ini. Kali ini Bola.net akan mencoba untuk me-review satu-persatu lambang klub yang memiliki semboyan atau motto dengan makna khusus.
Mungkin kemudian ada beberapa yang terlewatkan dalam pembahasan ini, oleh karena itu penulis memohon maaf sebesar-besarnya apabila ada informasi yang kurang akurat atau tidak sempat dimasukkan dalam daftar ini. [initial]
Baca Juga
- Cules Istimewa Bernama Milan
- Pemilik 'Kiri Ajaib' Jagat Sepakbola, Ungkap Magis Mereka
- Mancini Ternyata Terapkan Aturan Aneh Saat Latih City
- Cristiano Ronaldo Ternyata Cengeng!
- Hodgson Sempat Ingin Pensiun Demi Bisnis Travel
- Pele Luncurkan Buku Seberat 15 Kilo
- Calon Pengawal Gawang Anyar Camp Nou, Siapa Paling Pantas?
- Tukang Jagal Lapangan, Berani Lawan Mereka?
Arsenal

Motto VCC dimasukkan dalam buletin yang diterbitkan di tahun 1949. Tak lama kemudian, disepakati bahwa motto itu akhirnya akan disertakan juga di dalam lambang klub. Diadaptasi dari bahasa latin, Victoria Concordia Crescit memiliki arti 'victory comes through harmony' atau kemenangan akan bisa diraih melalui suasana yang harmonis.
Mungkin motto ini juga yang kemudian menginspirasi skuad Arsenal era the Invincibles, yang akhirnya bisa memenangkan gelar juara Premier League dengan rekor tak pernah terkalahkan sekalipun.
Manchester City

Sama seperti motto yang diusung oleh fans, kalimat ini bermaksud untuk menggugah semangat juang para pemain. Secara harfiah bisa diartikan sebagai Pride in Battle atau kebangaan di dalam pertempuran. Hingga saat ini masih belum ditemukan referensi yang pasti mengenai apa yang menyebabkan klub menggunakan motto tersebut.
Jelasnya, Negredo, dkk benar-benar menunjukkan kebanggaan di dalam pertempuran ketika akhirnya mereka berhasil mengalahkan Manchester United di dalam laga derby dengan skor 4-1 di Premier League musim ini.
Tottenham Hotspurs

Ya, sebelum klub memutuskan untuk memodernisasi logo Spurs di tahun 2006, mereka masih menggunakan lambang bernuansa tradisional, lengkap dengan dua singa di sisi kiri dan kanan, beserta sebuah gambar pita kuning bertuliskan Audere Est Facere.
Diambil dari bahasa latin, motto itu memiliki makna yang cukup mendalam, yakni 'To Dare is To Do atau berani berarti mengambil tindakan. Mungkin motto ini yang kemudian memberanikan David Levy untuk menjual Gareth Bale dengan harga mahal ke Real Madrid di awal musim ini. Buktinya kini Spurs makin moncer dengan tambahan beberapa pemain kelas dunia di dalam skuat mereka.
Everton

Diterjemahkan dari bahasa latin, motto itu kurang lebih memiliki arti Nothing but the best is good enough atau Belum cukup bila anda/kita tidak menjadi yang terbaik. Pada musim sebelumnya, Everton menggunakan sebuah logo baru yang tidak begitu disukai oleh fans. Kabar menyebutkan bahwa perubahan logo itu dilakukan atas desakan sponsor apparel baru mereka, Nike.
Supporter akhirnya melakukan protes. Akhirnya memasuki musim anyar ini, logo baru diperkenalkan dan fans dilibatkan dalam pemilihan design dengan melakukan voting.
Sunderland

Jika dicermati, maka anda akan menemukan sebuah kalimat bertuliskan Consectatio Excellentiae. Dalam bahasa Inggris, kalimat ini diartikan 'In Pursuit of Excellence' atau mengejar kesempurnaan.
Motto itu nampaknya memang tepat untuk menggambarkan kondisi Sunderland saat ini. Meski bisa menghindarkan klub dari jurang degradasi musim lalu, manajemen tak sabar dengan performa yang ditunjukkan oleh pelatih Paolo Di Canio. Mungkin mereka menganggap apa yang diberikan oleh pelatih asal Italia itu belum sempurna sehingga memutuskan untuk memecatnya setelah baru menangani klub semenjak bulan Mei!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
LATEST UPDATE
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23










