Pemerintah Inggris Ancam Gugat Roman Abramovich Soal Dana Penjualan Chelsea
Editor Bolanet | 3 Juni 2025 12:32
Bola.net - Roman Abramovich kembali jadi sorotan. Kali ini bukan soal sepak bola, tapi urusan dana besar bernilai miliaran poundsterling.
Pemerintah Inggris mengancam akan membawa mantan pemilik Chelsea itu ke jalur hukum. Tujuannya jelas: memastikan dana hasil penjualan klub digunakan untuk bantuan kemanusiaan di Ukraina.
Persoalan ini telah berlarut sejak 2022. Sejak saat itu, dana 2,5 miliar pound hasil penjualan Chelsea masih tertahan di rekening bank di Inggris.
Janji Dana untuk Ukraina yang Masih Menggantung
Abramovich awalnya berjanji akan menyumbangkan seluruh hasil penjualan Chelsea. Dana itu, menurutnya, akan digunakan untuk membantu "seluruh korban perang di Ukraina".
Namun, Pemerintah Inggris tidak sepakat dengan definisi tersebut. Mereka ingin dana itu hanya difokuskan untuk bantuan kemanusiaan di wilayah Ukraina saja.
Hingga kini belum ada kesepakatan antara kedua belah pihak. Alhasil, dana miliaran pound tersebut masih beku dan belum disalurkan.
Pemerintah Inggris Siap Tempuh Jalur Hukum
Dalam pernyataan resmi, Menteri Keuangan Rachel Reeves dan Menteri Luar Negeri David Lammy menyatakan ketegasan mereka. Jika negosiasi gagal, langkah hukum akan diambil.
“Kami siap membawa ini ke pengadilan jika diperlukan,” tegas keduanya dalam pernyataan bersama. Mereka menekankan pentingnya percepatan penyaluran dana untuk rakyat Ukraina yang menderita.
Pemerintah Inggris mengaku frustrasi karena hingga kini belum ada titik temu. Mereka mendesak agar dana segera digunakan untuk tujuan kemanusiaan.
Status Dana Masih Terkait dengan Sanksi
Sejak invasi Rusia ke Ukraina, Abramovich termasuk dalam daftar individu yang dikenai sanksi oleh Inggris. Ia tak bisa mengakses dana hasil penjualan tersebut.
Meski begitu, secara hukum uang itu masih menjadi milik Abramovich. Inilah yang membuat posisi tawar keduanya menjadi rumit.
Abramovich sendiri membantah memiliki kedekatan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Namun sanksi tetap dijatuhkan karena dugaan hubungan kuat dengan pemerintah Rusia.
Komite Parlemen Inggris Ikut Soroti Sengketa
Komite House of Lords pun ikut angkat suara tahun lalu. Mereka menyebut situasi ini “tidak bisa dipahami”.
Menurut laporan mereka, baik pihak Abramovich maupun pemerintah dianggap lambat menyelesaikan persoalan ini. “Situasi ini mencerminkan buruknya penyelesaian dari kedua pihak,” tulis laporan itu.
Desakan pun semakin besar agar pemerintah bertindak lebih tegas. Termasuk menagih komitmen Abramovich untuk benar-benar menyumbangkan dana sesuai janjinya.
Sumber: BBC
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Daftar Lengkap Transfer Premier League Musim Panas 2025/2026
Clearance Sale Chelsea Pada Musim Panas 2025: 13 Pemain Bakal Dilepas!
Setelah Rekrut Liam Delap, Kini Chelsea Fokus Kejar 3 Target Sayap Kiri Ini?
Garnacho Tinggalkan Manchester United Dan Pilih Gabung Chelsea daripada Merantau ke Italia
Barcelona tak Tertarik Angkut Striker Subur Sporting Lisbon Incaran Arsenal dan Chelsea Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 17:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming Babak Final Australia Open di Vidio, 14 Juni 2026
Bulu Tangkis 13 Juni 2026, 20:17
-
Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
Bulu Tangkis 13 Juni 2026, 20:05
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Australia Open 2026, 9-14 Juni 2026
Bulu Tangkis 13 Juni 2026, 20:05
-
Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 19:45
-
Bisakah Neymar Main di Laga Brasil vs Maroko? Begini Kata Carlo Ancelotti
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:55
-
Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 18:53
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28












