'Penghuni' GBT Jahili Laga Persebaya vs Bontang?
Editor Bolanet | 25 Februari 2013 08:13
- Meski terhitung sebagai stadion anyar, Gelora Bung Tomo (GBT) ternyata dianggap 'berpenghuni'. Konon yang mengisengi laga Persebaya Surabaya kontra Bontang FC kemarin (22/04) adalah penghuni GBT.
Tepat ketika laga tersebut memasuki menit 30-an, keran penyemprot air untuk menyirami rumput lapangan tiba-tiba menyala. Meski tak sampai semenit, siraman air itu sempat membuat pemain sedikit terkejut.
Bahkan, pihak Bontang FC, melalui Fode Camara sempat protes kepada panitia penyelenggara (panpel) pertandingan karena siraman air tersebut. Sebab, saat itu bola bergulir di area pertahanannya. Beruntung tak ada gol yang tercipta saat insiden di babak pertama tersebut.
Dalam penelusuran Bola.net, Ketua Panpel Pertandingan Persebaya, Ram Surrahman mengaku tak tahu menahu hal itu. Kita semua juga bingung kok tiba-tiba begitu, katanya.
Koordinator lapangan GBT, Edy S yang berada di samping Ram kemarin juga menyatakan kalau ia dan rekan-rekannya bingung dengan insiden tersebut. Tidak ada schedule otomatis. Keran itu ada panelnya dan ruang panel dijaga dari luar. Nggak ada orang di dalam ruang panel, ujarnya dengan penuh heran.
Edy juga menuturkan bahwa hal-hal aneh seperti ini sering terjadi di GBT. Saat Persebaya DU melawan Persid Jember beberapa waktu lalu juga terjadi hal aneh. Semua sudah mau pulang karena malam. Tapi tiba-tiba semua lampu stadion menyala sendiri, tuturnya.
Bisa jadi, insiden lampu mati saat Persebaya melawan Queens Park Rangers tahun lalu juga karena ulah jahil 'penghuni' GBT. [initial]
Tepat ketika laga tersebut memasuki menit 30-an, keran penyemprot air untuk menyirami rumput lapangan tiba-tiba menyala. Meski tak sampai semenit, siraman air itu sempat membuat pemain sedikit terkejut.
Bahkan, pihak Bontang FC, melalui Fode Camara sempat protes kepada panitia penyelenggara (panpel) pertandingan karena siraman air tersebut. Sebab, saat itu bola bergulir di area pertahanannya. Beruntung tak ada gol yang tercipta saat insiden di babak pertama tersebut.
Dalam penelusuran Bola.net, Ketua Panpel Pertandingan Persebaya, Ram Surrahman mengaku tak tahu menahu hal itu. Kita semua juga bingung kok tiba-tiba begitu, katanya.
Koordinator lapangan GBT, Edy S yang berada di samping Ram kemarin juga menyatakan kalau ia dan rekan-rekannya bingung dengan insiden tersebut. Tidak ada schedule otomatis. Keran itu ada panelnya dan ruang panel dijaga dari luar. Nggak ada orang di dalam ruang panel, ujarnya dengan penuh heran.
Edy juga menuturkan bahwa hal-hal aneh seperti ini sering terjadi di GBT. Saat Persebaya DU melawan Persid Jember beberapa waktu lalu juga terjadi hal aneh. Semua sudah mau pulang karena malam. Tapi tiba-tiba semua lampu stadion menyala sendiri, tuturnya.
Bisa jadi, insiden lampu mati saat Persebaya melawan Queens Park Rangers tahun lalu juga karena ulah jahil 'penghuni' GBT. [initial]
(fjr/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













