Perdana! Artificial Intelligence Dipercaya Jadi Pelatih Tim Sepak Bola
Richard Andreas | 23 Januari 2019 12:30
Bola.net - - Tim nonprofesional Inggris, Wingate & Finchley membuat gebrakan masif di dunia sepak bola. Mereka menggunakan Artificial Intelligence (AI) alias kecerdasan buatan untuk menjadi pelatih mereka di laga melawan Whitehawk FC. Mudahnya, mereka memercayai algoritma komputer jadi pelatih penuh.
Teknologi komputer memang terus berkembang dalam dua dekade terakhir. AI atau kecerdasan buatan adalah simulasi kecerdasan manusia yang diproses oleh sistem komputer, proses ini terdiri dari proses belajar, beralasan, dan mengoreksi kesalahan.
Mengutip Daily Mail, klub kecil yang bermain di Isthmian Premier League itu akan menunjuk AI Coach untuk memutuskan starting line-up, formasi, serta taktik yang tepat untuk menghadapi lawan mereka.
Teknologi yang dinamai "AI Coah" ini diciptakan oleh beberapa ahli AI yang mumpuni. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Mendetail
AI ini dirancang untuk menentukan strategi sebelum dan di tengah pertandingan untuk lawan yang spesifik, seperti pelatih manusia pada umumnya. Semakin sering ia digunakan, semakin banyak pengalaman yang ia rekam, dan semakin baguslah ia.
Dave Norman, manajer Wingate & Finchley percaya kecerdasan buatan bisa sukses di dunia sepak bola, asalkan ia mampu memahami hal-hal dasar yang dibutuhkan tim sepak bola profesional.
"Dasar-dasar sepak bola sama saja entah datang dari pelatih virtual atau pelatih manusia. Sebagai guru sekaligus pelatih sepak bola, saya lebih dari gembira bisa menambahkan AI pada tim pelatih Wingate & Finchley," tegasnya.
Meski demikian, secerdas-cerdasnya kecerdasan buatan, ada satu hal yang tak bisa ia wujudkan: emosi. Manusia bisa berkembang demikian pesat karena menggabungkan pemikiran-pemikiran dengan emosi mereka. AI bagus, tapi mungkin ia lebih pantas digunakan sebagai pengolah data, bukan pelatih.
Menurut Bolaneters bagaimana? Percaya dengan kecerdasan buatan? Tulis pendapat anda di kolom komentar ya!
Berita Video
Berita video Tati Sumira menceritakan masa perjuangannya untuk mengharumkan Indonesia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

