Pesan Solidaritas Marcus Thuram dan Jadon Sancho Untuk George Floyd
Dimas Ardi Prasetya | 1 Juni 2020 04:36
Bola.net - Penyerang Borussia Monchengladbach Marcus Thuram dan winger Borussia Dortmund Jadon Sancho kompak memberikan pesan solidaritas kepada George Floyd.
Thuram baru saja bermain membela Gladbach melawan Union Berlin. Di laga itu ia mencetak dua gol dan membantu timnya menang 4-1.
Sementara itu Sancho membela Dortmund melawan Paderborn. Ia mengemas hattrick dan membawa timnya menang telak 6-1.
Usai mencetak gol, keduanya melakukan selebrasi yang sedikit berbeda. Marcus memilih berlutut dengan satu kaki, sementara Sancho menulis sebuah pesan di kaus dalamnya.
Solidaritas untuk George Floyd

Keduanya melakukan itu demi mengirimkan pesan solidaritas kepada George Floyd. George adalah seorang warga kulit hitam dari Minneapolis, Amerika, yang meninggal setelah lehernya ditekan dengan lutut selama sekitar sembilan menit oleh seorang polisi kulit putih bernama Derek Chauvin yang hendak menahannya.
Videonya insiden brutal itu kemudian menjadi viral. Gelombang protes muncul di sejumlah kota di Amerika dan menjalar ke beberapa negara lain, termasuk di Jerman.
Di kaus dalamnya, Sancho menuliskan: "Keadilan untuk George Floyd."
Sementara itu aksi simbolis Marcus meniru aksi beberapa pemain NFL di Amerika yang pernah berlutut saat lagu kebangsaan negara tersebut dikumandangkan. Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes atas aksi rasisme dan ketikdakadilan yang terus dialami warga kulit hitam di negeri Paman Sam.
Kecaman dari Antonio Rudiger

Bek timnas Jerman yang membela Chelsea, yakni Antoni Rudigers, ikut geram atas peristiwa brutal yang menimpa George Floyd. Ia makin emosi karena merasa polisi yang harusnya jadi pelindung masyarakat malah bertindak brutal hingga menghilangkan nyawa orang lain.
Ia pun tak mau insiden seperti itu dibiarkan terjadi lagi. Ia berharap semua orang mau bergerak untuk menghapus aksi rasisme.
"Jika polisi, yang tugasnya melindungi dan melayani orang, berperilaku dengan aksi rasisme dan kebrutalan seperti itu maka saya kehilangan rasa hormat terhadap sistem ini di USA. Insiden ini bukan kasus tunggal lagi ... tindakan perlu diambil. #StopRacism #DerekChauvin."
(Twitter)
Jangan Lewatkan:
- Sangar di Atas Ring, Undertaker Ternyata Mak Comblang yang Cihuy
- Sara Salamo Bahas Hubungan Seks dengan Isco di Media: Kami Sangat Kompetitif
- Ariel Tatum Hingga Tyas Mirasih: Artis Cantik yang Pernah Jatuh di Pelukan Pesepak Bola Indonesia
- Mantan Kapten Persib Atep Siap Terjun di Pilkada Kabupaten Bandung
- Isi Jeda Kompetisi, Dendi Santoso Jadi Youtuber
- Gaya Rambut Baru Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, Siapa Lebih Keren?
- Lisa Trede, Si Cantik Jago Berkuda yang Selalu Setia Temani Thomas Muller
- Delapan Tahun Menikah, Begini Potret Keharmonisan Coutinho dan Aine
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
De Zerbi Mencoba Selamatkan Tottenham dengan 'Gaya Italia'
Bolatainment 17 April 2026, 09:33
-
Harry Kane, Mesin Gol dan Penghancur Real Madrid
Liga Champions 16 April 2026, 10:03
-
Inter Menang Dramatis 4-3, Marcus Thuram Ungkap Rahasia Ketajamannya
Liga Italia 13 April 2026, 10:06
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














