Sambut Piala Dunia, PSK Brasil Kursus Bahasa Inggris
Editor Bolanet | 9 Januari 2013 23:18
- Para Pekerja Seks Komersial (PSK) di sudah mulai mengikuti kursus Bahasa Inggris untuk menyambut Piala Dunia 2014. Brasil adalah salah satu negara yang melegalkan praktik prostitusi.
Cida Vieira (sama sekali tak ada hubungannya dengan Patrick Vieira), Presiden Asosiasi PSK Belo Horizonte adalah orang yang mengorganisir kegiatan itu. Ia mengatakan setidaknya ada 300 dari 4000 anggotanya yang akan mengikuti kursus itu.
Kami tak menemui masalah untuk mendapatkan pengajar dalam kursus Bahasa Inggris. Kami sebelumnya sudah mendapatkan bantuan dari psikiater dan dokter. Penting bagi para wanita ini untuk mengerti bahasa Inggris untuk bisa mengetahui keinginan klien dan menjalankan pekerjaannya dengan baik, ujar Vieira.
Setelah kursus Bahasa Inggris ini selesai, rencananya akan ada juga kursus Bahasa Spanyol dan Prancis.
Isu prostitusi memang sempat menjadi pembahasan utama bukan saja menjelang Piala Dunia kali ini, tetapi juga Euro 2012 lalu. Saat itu, para aktivis Femen berkali-kali menyampaikan protes karena menganggap Euro 2012 Polandia-Ukraina hanya akan menyuburkan praktik prostitusi.
Prostitusi di Eropa timur memang sangat kejam. Banyak wanita muda yang dijerumuskan untuk menjadi PSK oleh kelompok mafia yang terorganisir secara rapi. (itv/hsw)
Cida Vieira (sama sekali tak ada hubungannya dengan Patrick Vieira), Presiden Asosiasi PSK Belo Horizonte adalah orang yang mengorganisir kegiatan itu. Ia mengatakan setidaknya ada 300 dari 4000 anggotanya yang akan mengikuti kursus itu.
Kami tak menemui masalah untuk mendapatkan pengajar dalam kursus Bahasa Inggris. Kami sebelumnya sudah mendapatkan bantuan dari psikiater dan dokter. Penting bagi para wanita ini untuk mengerti bahasa Inggris untuk bisa mengetahui keinginan klien dan menjalankan pekerjaannya dengan baik, ujar Vieira.
Setelah kursus Bahasa Inggris ini selesai, rencananya akan ada juga kursus Bahasa Spanyol dan Prancis.
Isu prostitusi memang sempat menjadi pembahasan utama bukan saja menjelang Piala Dunia kali ini, tetapi juga Euro 2012 lalu. Saat itu, para aktivis Femen berkali-kali menyampaikan protes karena menganggap Euro 2012 Polandia-Ukraina hanya akan menyuburkan praktik prostitusi.
Prostitusi di Eropa timur memang sangat kejam. Banyak wanita muda yang dijerumuskan untuk menjadi PSK oleh kelompok mafia yang terorganisir secara rapi. (itv/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mengenal 3 Maskot Piala Dunia 2026: Maple, Zayu, dan Clutch
Piala Dunia 4 Juni 2026, 08:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47


















