Selebrasi Gol Kontroversial! Siapa Saja Pelakunya?
Editor Bolanet | 9 Oktober 2013 15:44
- Selebrasi gol merupakan bentuk ekspresi kepuasan pemain setelah berhasil menembus gawang lawan. Bagi penonton, terkadang aksi pemain merayakan gol bisa menjadi bentuk hiburan tersendiri. Umpamanya seperti salto ala Nani atau tarian robot yang dulu sempat dipopulerkan oleh Peter Crouch.
Namun tak jarang selebrasi gol juga dimanfaatkan untuk memprovokasi lawan. Ini biasanya terjadi di laga sengit, yang melibatkan banyak kepentingan di luar sepakbola.
Tak jarang selebrasi yang kontroversial ini bahkan lebih menjadi pusat perhatian dibandingkan laga itu sendiri!
Lantas mana sajakah selebrasi gol yang sempat menuai kontroversi di dunia sepakbola? Mari kita simak satu persatu. (bola/rer)
Namun tak jarang selebrasi gol juga dimanfaatkan untuk memprovokasi lawan. Ini biasanya terjadi di laga sengit, yang melibatkan banyak kepentingan di luar sepakbola.
Tak jarang selebrasi yang kontroversial ini bahkan lebih menjadi pusat perhatian dibandingkan laga itu sendiri!
Lantas mana sajakah selebrasi gol yang sempat menuai kontroversi di dunia sepakbola? Mari kita simak satu persatu. (bola/rer)
1 dari 5 halaman
Freddie Kanoute

Masalahnya, kaos itu bertuliskan dukungan terhadap Palestina, yang saat itu memang tengah terlibat perang dengan Israel. Hal ini menjadi kontroversial karena aturan FIFA menyebutkan dengan jelas bahwa kepentingan politik dilarang masuk ranah sepakbola.
2 dari 5 halaman
Cristiano Lucarelli

Ia berlari ke pinggir lapangan, tepat di depan tribun suporter timnya. Kemudian ia melepas kaus, meletakkannya di tanah, berlutut, dan mulai melakukan gerakan layaknya orang sedang melakukan hubungan seks!
Diakui Lucarelli selebrasi itu memiliki makna bahwa ia amat mencintai klubnya sehingga memutuskan untuk 'menikahi' seragam Livorno
3 dari 5 halaman
Giorgos Katidis

Hasilnya? Katidis dilarang untuk membela tim nasional Yunani di level apapun selamanya. Anehnya lagi, usai keputusan itu dijatuhkan, Katidis mengaku ia tak rasis dan tak paham arti salam Nazi itu sendiri.
4 dari 5 halaman
Ronaldo, Robinho, dan Roberto Carlos

Tentu saja tak perlu jadi profesor untuk tahu makna selebrasi itu. Trio R tersebut mengibaratkan pemain Alaves sebagai kecoa yang begitu lemah dan mudah untuk ditaklukkan.
5 dari 5 halaman
Mario Balotelli

Usai laga terungkap bahwa itu merupakan bentuk kekesalan Balotelli terhadap media Inggris yang selalu menyudutkannya di beragam situasi. Topik ini dibicarakan cukup lama, bahkan seminggu setelah laga usai.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Celta Vigo vs Real Madrid 7 Maret 2026
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 19:20
-
Rekam Jejak Alvaro Arbeloa di Real Madrid Lebih Buruk dari Xabi Alonso
Liga Spanyol 4 Maret 2026, 14:49
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45
-
Manchester United Diam-diam Protes Jadwal Liga Inggris, Ada Masalah Apa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:46
-
Prediksi Athletic Club vs Barcelona 8 Maret 2026
Liga Spanyol 6 Maret 2026, 21:36
-
Prediksi Newcastle vs Man City 8 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:21
-
Prediksi Juventus vs Pisa 8 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 21:10
-
Tempat Menonton Wolves vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:00
-
Prediksi Wrexham vs Chelsea 8 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 20:14












