Sepakbola Indonesia Mati Suri, Kiper Ini Jadi Operator Odong-odong
Editor Bolanet | 28 Juli 2015 14:41
- Mantan penjaga gawang Persija Jakarta dan Pusamania Borneo FC, Galih Sudaryono harus memutar otak untuk menghidupi keluarganya. Pasalnya, penghasilan dari sepakbola yang menjadi sandaran hidup, benar-benar tak didapatkannya lagi. Kompetisi sepakbola di Indonesia yang berhenti akibat perselisihan PSSI dan Menpora, hingga saat ini tak berujung penyelesaian.
Bisnis kereta mini sejenis odong-odong, menjadi pilihan pria yang menikah dengan wanita asal Solo tersebut. Galih bekerja sebagai operator dan tak jarang membuka lapak dari bazar ke bazar yang digelar oleh karang taruna di desanya.
Di Desa Ngringo, Palur, Karanganyar, kampung halamannya, ia membuka lapak di sebuah bazar, tak jauh dari rumahnya. Dengan seperangkat kereta mini yang digerakkan tenaga listrik, dia harus menggaet anak-anak untuk bermain, bersaing dengan aneka permainan lain.
Ini kebetulan dekat rumah, tapi hanya seminggu. Ini harus cari informasi lagi desa lain yang akan menggelar bazar, kata Galih, saat ditemui, Selasa (28/7).
Ia menambahkan, meski tak sebesar saat menjadi pemain bola, namun penghasilan dari bekerja sebagai operator kereta mini itu cukup membantu menghidupi keluarganya. Untuk tarif sekali naik hanya Rp 5 ribu per anak. Uang tersebut masih harus dibagi dengan pemilik mainan.
Pekerjaan ini saya diperoleh dari seorang kawan dekat. Dia prihatin dengan berhentinya kompetisi sepak bola. Dia pengusaha mainan anak dan meminjamkan seperangkat kereta mini untuk saya jalankan, ucapnya.
Dengan pekerjaan baru tersebut, Galih mengaku tidak pernah malu. Apalagi, penghasilan dari permainan itu juga sudah mampu untuk diandalkan mencukupi kebutuhan keluarganya. Kegiatan tersebut ia lakukan untuk mengisi waktu sembari menunggu kompetisi dimulai lagi. [initial]
(ars/pra)
Bisnis kereta mini sejenis odong-odong, menjadi pilihan pria yang menikah dengan wanita asal Solo tersebut. Galih bekerja sebagai operator dan tak jarang membuka lapak dari bazar ke bazar yang digelar oleh karang taruna di desanya.
Di Desa Ngringo, Palur, Karanganyar, kampung halamannya, ia membuka lapak di sebuah bazar, tak jauh dari rumahnya. Dengan seperangkat kereta mini yang digerakkan tenaga listrik, dia harus menggaet anak-anak untuk bermain, bersaing dengan aneka permainan lain.
Ini kebetulan dekat rumah, tapi hanya seminggu. Ini harus cari informasi lagi desa lain yang akan menggelar bazar, kata Galih, saat ditemui, Selasa (28/7).
Ia menambahkan, meski tak sebesar saat menjadi pemain bola, namun penghasilan dari bekerja sebagai operator kereta mini itu cukup membantu menghidupi keluarganya. Untuk tarif sekali naik hanya Rp 5 ribu per anak. Uang tersebut masih harus dibagi dengan pemilik mainan.
Pekerjaan ini saya diperoleh dari seorang kawan dekat. Dia prihatin dengan berhentinya kompetisi sepak bola. Dia pengusaha mainan anak dan meminjamkan seperangkat kereta mini untuk saya jalankan, ucapnya.
Dengan pekerjaan baru tersebut, Galih mengaku tidak pernah malu. Apalagi, penghasilan dari permainan itu juga sudah mampu untuk diandalkan mencukupi kebutuhan keluarganya. Kegiatan tersebut ia lakukan untuk mengisi waktu sembari menunggu kompetisi dimulai lagi. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool dan Timnas Prancis Berduka, Ayah Ibrahima Konate Meninggal Dunia
Bolatainment 23 Januari 2026, 13:55
-
Battle of WAGs Liga Champions 2025/2026: Inter vs Arsenal
Bolatainment 20 Januari 2026, 15:07
LATEST UPDATE
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Hasil Borneo FC vs Persebaya: Pesut Etam Hajar Bajul Ijo 5-1
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 22:35
-
Man of the Match Mansfield vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:33
-
Hasil Mansfield vs Arsenal: The Gunners Menang dan Jaga Mimpi Quadruple
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:12















