Setelah Messi, Giliran Rosell Yang Tersandung Kasus
Editor Bolanet | 15 Agustus 2013 23:19
- Belum hilang ingatan soal kasus penggelapan pajak Lionel Messi, Presiden Barcelona FC Sandro Rosell kini yang tersandung kasus korupsi dan penggelapan di Brasil. Rosell memang cukup mengenal dan paham peta sepakbola Brasil karena ia pernah menjadi petinggi Nike di sana.
Rosell merupakan teman Ricardo Teixeira, mantan Presiden Federasi Sepakbola Brasil (CBF) yang dilengserkan karena korupsi dan menggunakan jabatan untuk memperkaya diri. Saat ini, Rosell tersandung dua kasus sekaligus.
Kasus pertama adalah tentang penipuan. Rosell mendirikan Ailanto Marketing, perusahaan yang bergerak di bidang event olahraga di Brasil. Dalam pertandingan persahabatan internasional antara melawan pada 2008, Ailanto menerima dana 3,5 juta euro untuk mempromosikan laga itu. Seluruh rangkaian promosi itu sebetulnya hanya memakan dana 400 ribu euro saja.
Dalam kasus ini, Rosell terancam penjara delapan bulan. Kejaksaan Brasil sudah melakukan penyelidikan dan tuduhan yang diajukan adalah pemalsuan dokumen serta penggelapan.
Yang terbaru, koran Brasil Estadao mengklaim bahwa mereka menemukan bukti Rosell sudah menggerogoti uang sepakbola Brasil sejak 2006. Saat itu, hak menggelar laga persahabatan Brasil dipegang oleh ISE. Setiap pertandingan, tim lawan diwajibkan membayar 1 juta dollar.
Menurut Estadao, tidak semua uang itu masuk ke kas timnas Brasil. Dari 24 pertandingan persahabatan yang digelar, ISE justru mengirim 10,9 juta dollar ke Uptrend Development, perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat. Pemilik perusahaan itu memiliki rekening dengan nama Alexandre R. Feliu, nama asli Sandro Rosell. (as/hsw)
Rosell merupakan teman Ricardo Teixeira, mantan Presiden Federasi Sepakbola Brasil (CBF) yang dilengserkan karena korupsi dan menggunakan jabatan untuk memperkaya diri. Saat ini, Rosell tersandung dua kasus sekaligus.
Kasus pertama adalah tentang penipuan. Rosell mendirikan Ailanto Marketing, perusahaan yang bergerak di bidang event olahraga di Brasil. Dalam pertandingan persahabatan internasional antara melawan pada 2008, Ailanto menerima dana 3,5 juta euro untuk mempromosikan laga itu. Seluruh rangkaian promosi itu sebetulnya hanya memakan dana 400 ribu euro saja.
Dalam kasus ini, Rosell terancam penjara delapan bulan. Kejaksaan Brasil sudah melakukan penyelidikan dan tuduhan yang diajukan adalah pemalsuan dokumen serta penggelapan.
Yang terbaru, koran Brasil Estadao mengklaim bahwa mereka menemukan bukti Rosell sudah menggerogoti uang sepakbola Brasil sejak 2006. Saat itu, hak menggelar laga persahabatan Brasil dipegang oleh ISE. Setiap pertandingan, tim lawan diwajibkan membayar 1 juta dollar.
Menurut Estadao, tidak semua uang itu masuk ke kas timnas Brasil. Dari 24 pertandingan persahabatan yang digelar, ISE justru mengirim 10,9 juta dollar ke Uptrend Development, perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat. Pemilik perusahaan itu memiliki rekening dengan nama Alexandre R. Feliu, nama asli Sandro Rosell. (as/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026: 10 Pemain yang Diprediksi Jadi Magnet Turnamen
Piala Dunia 27 Mei 2026, 18:15
-
Lionel Messi Belum Fit 100 Persen untuk Piala Dunia 2026
Piala Dunia 27 Mei 2026, 16:26
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











