Tak Seberuntung Muamba, Pemain India Tewas di Lapangan
Editor Bolanet | 26 Maret 2012 10:20
- Fabrice Muamba masih beruntung nyawanya bisa diselamatkan ketika mengalami serangan jantung dan jatuh di lapangan, namun nasib yang sama tak menimpa seorang pesepak bola di India yang akhirnya tewas oleh insiden serupa.
Gelandang klub Bangalore Mars bernama berusia 27 tahun meninggal saat melakoni sebuah pertandingan liga di sebelah selatan kota Bangalore.
Ia sejatinya baru masuk lapangan di menit 73 sebagai pemain pengganti, namun serangan jantung membuatnya terjatuh tak sadarkan diri di akhir pertandingan.
Laporan media menyebutkan jika saat itu tak ada ambulans tersedia sehingga Venkatesh harus dilarikan ke rumah sakit menggunakan bajaj, angkutan umum di area lokal India.
The Times of India mengutip pernyataan Dr Ajith Benedict Royan dari rumah sakit Hosmat Hospital yang mengatakan, Tak ada denyut nadinya maupun nafas. Kami memberinya CPR dan juga setrum defibrillator, tapi semua sudah terlambat.
Tak ada luka luar. Ini juga dikenal dengan Sindrom Mati Mendadak, yang merupakan kasus biasa di antara pesepak bola. Mungkin jika kita memberinya oksigen atau penanganan medis yang tepat saat insiden terjadi, ia bisa punya peluang selamat.
Federasi Sepak Bola India (AIFF) membenarkan tewasnya Venkatesh dan merilis pernyataan duka cita yang berbunyi, AIFF berdoa untuk jiwanya yang sudah pergi. Semoga ia beristirahat dengan tenang.
Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah Muamba mengalami kasus serupa, namun jika dibandingkan dengan Venkatesh, penanganan gelandang itu jauh lebih baik dan membuat nyawanya bisa diselamatkan, meski saat ini masih berada di rumah sakit. (sun/row)
Gelandang klub Bangalore Mars bernama berusia 27 tahun meninggal saat melakoni sebuah pertandingan liga di sebelah selatan kota Bangalore.
Ia sejatinya baru masuk lapangan di menit 73 sebagai pemain pengganti, namun serangan jantung membuatnya terjatuh tak sadarkan diri di akhir pertandingan.
Laporan media menyebutkan jika saat itu tak ada ambulans tersedia sehingga Venkatesh harus dilarikan ke rumah sakit menggunakan bajaj, angkutan umum di area lokal India.
The Times of India mengutip pernyataan Dr Ajith Benedict Royan dari rumah sakit Hosmat Hospital yang mengatakan, Tak ada denyut nadinya maupun nafas. Kami memberinya CPR dan juga setrum defibrillator, tapi semua sudah terlambat.
Tak ada luka luar. Ini juga dikenal dengan Sindrom Mati Mendadak, yang merupakan kasus biasa di antara pesepak bola. Mungkin jika kita memberinya oksigen atau penanganan medis yang tepat saat insiden terjadi, ia bisa punya peluang selamat.
Federasi Sepak Bola India (AIFF) membenarkan tewasnya Venkatesh dan merilis pernyataan duka cita yang berbunyi, AIFF berdoa untuk jiwanya yang sudah pergi. Semoga ia beristirahat dengan tenang.
Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah Muamba mengalami kasus serupa, namun jika dibandingkan dengan Venkatesh, penanganan gelandang itu jauh lebih baik dan membuat nyawanya bisa diselamatkan, meski saat ini masih berada di rumah sakit. (sun/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Final Piala AFF U-19 2026: Australia Juara Usai Kandaskan Thailand
Tim Nasional 13 Juni 2026, 22:24
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 21:59
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini di TVRI
Piala Dunia 13 Juni 2026, 21:58
-
Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 21:17
-
Jadwal Live Streaming Babak Final Australia Open di Vidio, 14 Juni 2026
Bulu Tangkis 13 Juni 2026, 20:17
-
Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
Bulu Tangkis 13 Juni 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











