Terlibat Korupsi di FIFA, Eks Presiden Barcelona Diburu FBI
Heri | 4 Februari 2017 05:01
Bola.net - - Sandro Rosell merupakan sosok yang memiliki pengaruh yang besar di balik panggung dunia sepakbola. Bahkan sebelum menjadi Presiden Barcelona, Rosell sudah masuk dalam lingkaran pergaulan sosok-sosok penting di FIFA.
Rosell pernah menjadi perwakilan Nike di Brasil. Saat itu lah dia masuk dalam lingkaran pemimpin FIFA yang dikenal sarat dengan korupsi dan nepotisme. Rosell pun mengeruk banyak uang dari hubungan baiknya dengan berbagai sosok penting di Brasil dan FIFA.
Pada 1996, Rosell menjadi salah satu orang yang berada di balik deal sponsorship antara timnas Brasil dengan Nike yang bernilai 160 juta dollar. Deal ini dinilai sarat dengan korupsi karena banyak uang yang justru mengalir ke kantong teman-teman Rosell, terutama Ricardo Texeira yang saat itu menjabat sebagai Presiden Federasi Sepakbola Brasil.
Berhubung Nike adalah perusahaan asal Amerika Serikat dan mata uang yang dipakai untuk bertransaksi adalah milik Amerika, maka biro penyelidikan federal Amerika (FBI) pun turun tangan menyelidiki adanya korupsi. Penyelidikan ini bersamaan dengan yang mereka lakukan di FIFA.
Dalam penyelidikan, Rosell terindikasi melakukan banyak kejahatan internasional. Ia ditengarai melakukan pencucian uang hasil kejahatan, melakukan penipuan dan berbagai kejahatan finansial lainnya. Nama Rosell dicatut setelah dua petinggi FIFA, Julio Rocha dan Rafael Esquivel buka suara saat diinterogasi.
Untuk memuluskan jalan melakukan korupsi, Rosell mendirikan beberapa perusahaan di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat. Perusahaan itu menjadi penerima uang dari hasil penggelapan.
Saat ini pihak berwenang Spanyol sudah bersedia bekerjasama sepenuhnya dengan FBI. Mereka memberikan semua informasi yang diminta oleh para penyelidik Amerika itu. Rosell memang juga masih terlilit kasus karena dinilai melakukan penipuan terhadap negara saat membeli Neymar dari Santos menuju Barcelona.
Rosell memang 'dikorbankan' oleh para petinggi Barca dalam kasus transfer Neymar itu. Rosell diminta mengundurkan diri dari posisi Presiden Barca sementara mantan anak buahnya, Bartomeu, menggantikannya. Bartomeu dan para petinggi Barca kemudian mencuci tangan sepenuhnya.
Rezim Bartomeu di Barca mencari selamat dan membuat nama mereka aman dari segala hukuman jika melakukan pelanggaran hukum. Imbasnya, jika mereka terbukti melanggar hukum seperti saat membeli Neymar, maka yang dianggap bersalah dan harus menanggung semua konsekuensinya adalah pihak klub.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48















