The King, Bukan Film Dokumenter Pertama Jari Litmanen
Editor Bolanet | 3 Mei 2013 21:17
- Unjuk kebolehan berakting di depan layar kamera, ternyata bukan hal baru bagi legenda sepak bola asal Finlandia, Jari Litmanen.
Pria kelahiran Hollola, Finlandia, 20 Februari 1971 tersebut, kini ikut meramaikan Festival Film Eropa atau dikenal Europe on Screen (EOS) melalui film dokumenternya berjudul Kuningas Litmanen atau The King- Jari Litmanen.
Diceritakannya, jauh sebelumnya sudah pernah terlibat dalam kegiatan film serupa ketika memperkuat klub Ajax Amsterdam pada tahun 1990-an.
Litmanen, tergolong berhasil menjadi salah satu legenda sepak bola dalam sejarah Ajax, yang dibelanya selama tujuh musim, 1992-1999. Ketika itu, ia sukses dengan mencetak 126 gol termasuk 24 gol di ajang kompetisi Eropa (rekor pemain Ajax).
Dirinya juga berperan besar membantu Ajax menjuarai Liga Champions 1994-1995 dan Juara Dunia Antar Klub 1995, yang mengantarkannya ke posisi ketiga Pemain Terbaik Eropa pada tahun 1995.
Tapi, durasinya cukup pendek dan saya juga sudah lupa judulnya, ujar pemain yang mampu menjadi gelandang menyerang dan striker tersebut.
Ketika itu, Litmanen menceritakan, hanya setengah hati dalam melakukan proses pembuatan film dokumenter pertamanya. Sebab, dirinya merasa belum pantas dan memenuhi kriteria sebagai sosok legenda yang kisahnya patut diceritakan dalam sebuah film.
Sebelumnya, saya tidak pernah membayangkan memiliki film dokumenter yang menceritakan kehidupan pribadi. Tapi sekarang, harus diakui sebagai sesuatu yang luar biasa, kata pesepakbola yang memulai debut internasionalnya bersama Timnas Finlandia pada 22 Oktober 1989 tersebut.
The King- Jari Litmanen akan ditayangkan dalam penyelenggaraan EOS yang berlangsung di Jakarta, mulai 3-24 Mei mendatang. Film tersebut, merupakan satu dari 72 film dari 30 negara Eropa yang akan diputar sepanjang festival.
Film tersebut, dilaporkan berhasil menggaet sebanyak 12 ribu penonton dan memecahkan rekor film dokumenter Finlandia. Film arahan sutradara Arto Kiskonen tersebut, ditayangkan secara internasional melalui Festival Dokumenter Internasional Amsterdam (IDFA) dan salah satu festival film dokumenter terbesar di dunia.
Semua film yang ditayangkan dalam festival tersebut, dapat dinikmati secara gratis. Film-film tersebut akan ditayangkan di Erasmus Huis, Goethe Haus, Instituto Italiano, IFI Salemba, SAE Jakarta, dan Tugu Kuntskring Paleis (dulu Buddha Bar). Dari sisi jumlah film yang ditampilkan, penyelenggaraan EOS juga mengalami peningkatan. Contohnya, pada tahun lalu hanya terdapat 50 film, namun kini mencapai 72.
Selain pemutaran film, dalam festival tersebut juga ada workshop tentang tata suara dan sound mixing dari Peter Warnier. Selain di Jakarta, EOS yang tahun ini telah memasuki penyelenggaraan ke-13, juga berlangsung di Bandung, Medan, Denpasar, Surabaya, Makassar, dan Yogyakarta. (esa/dzi)
Pria kelahiran Hollola, Finlandia, 20 Februari 1971 tersebut, kini ikut meramaikan Festival Film Eropa atau dikenal Europe on Screen (EOS) melalui film dokumenternya berjudul Kuningas Litmanen atau The King- Jari Litmanen.
Diceritakannya, jauh sebelumnya sudah pernah terlibat dalam kegiatan film serupa ketika memperkuat klub Ajax Amsterdam pada tahun 1990-an.
Litmanen, tergolong berhasil menjadi salah satu legenda sepak bola dalam sejarah Ajax, yang dibelanya selama tujuh musim, 1992-1999. Ketika itu, ia sukses dengan mencetak 126 gol termasuk 24 gol di ajang kompetisi Eropa (rekor pemain Ajax).
Dirinya juga berperan besar membantu Ajax menjuarai Liga Champions 1994-1995 dan Juara Dunia Antar Klub 1995, yang mengantarkannya ke posisi ketiga Pemain Terbaik Eropa pada tahun 1995.
Tapi, durasinya cukup pendek dan saya juga sudah lupa judulnya, ujar pemain yang mampu menjadi gelandang menyerang dan striker tersebut.
Ketika itu, Litmanen menceritakan, hanya setengah hati dalam melakukan proses pembuatan film dokumenter pertamanya. Sebab, dirinya merasa belum pantas dan memenuhi kriteria sebagai sosok legenda yang kisahnya patut diceritakan dalam sebuah film.
Sebelumnya, saya tidak pernah membayangkan memiliki film dokumenter yang menceritakan kehidupan pribadi. Tapi sekarang, harus diakui sebagai sesuatu yang luar biasa, kata pesepakbola yang memulai debut internasionalnya bersama Timnas Finlandia pada 22 Oktober 1989 tersebut.
The King- Jari Litmanen akan ditayangkan dalam penyelenggaraan EOS yang berlangsung di Jakarta, mulai 3-24 Mei mendatang. Film tersebut, merupakan satu dari 72 film dari 30 negara Eropa yang akan diputar sepanjang festival.
Film tersebut, dilaporkan berhasil menggaet sebanyak 12 ribu penonton dan memecahkan rekor film dokumenter Finlandia. Film arahan sutradara Arto Kiskonen tersebut, ditayangkan secara internasional melalui Festival Dokumenter Internasional Amsterdam (IDFA) dan salah satu festival film dokumenter terbesar di dunia.
Semua film yang ditayangkan dalam festival tersebut, dapat dinikmati secara gratis. Film-film tersebut akan ditayangkan di Erasmus Huis, Goethe Haus, Instituto Italiano, IFI Salemba, SAE Jakarta, dan Tugu Kuntskring Paleis (dulu Buddha Bar). Dari sisi jumlah film yang ditampilkan, penyelenggaraan EOS juga mengalami peningkatan. Contohnya, pada tahun lalu hanya terdapat 50 film, namun kini mencapai 72.
Selain pemutaran film, dalam festival tersebut juga ada workshop tentang tata suara dan sound mixing dari Peter Warnier. Selain di Jakarta, EOS yang tahun ini telah memasuki penyelenggaraan ke-13, juga berlangsung di Bandung, Medan, Denpasar, Surabaya, Makassar, dan Yogyakarta. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Barca Punya Duo Terbaik Dunia, Messi & Neymar'
Liga Spanyol 9 Agustus 2014, 20:24
-
Litmanen Berharap Suarez Tetap Tampil Apik di Liga Champions
Liga Champions 22 April 2014, 23:34
-
Gol Costa Tercepat Kedua Yang Membobol Milan
Liga Champions 12 Maret 2014, 10:29
-
Barisan Pemain Hebat Yang Tak Pernah Bermain di Piala Dunia
Editorial 22 Februari 2014, 07:30
-
Pesan Jari Litmanen Untuk Timnas Indonesia
Bolatainment 5 Mei 2013, 03:15
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



