Untuk Jaga Perasaan, Kini Kekalahan Bernilai 1 Poin di Liga Tahiti
Editor Bolanet | 17 Oktober 2013 11:28
- Timnas sempat mencuri perhatian dunia sepakbola Internasional berkat penampilan mereka yang unik di Piala Konfederasi 2013, bulan Juni lalu. Empat bulan berselang, Tahiti kembali mencuri perhatian. Kali ini gara-gara perubahan sistem penilaian di kompetisi domestik mereka yang cukup unik.
Lazimnya pembagian poin di kompetisi-kompetisi di seluruh dunia adalah tiga angka untuk pemenang, satu angka untuk imbang, dan pihak yang kalah tidak mendapatkan poin. Namun Federasi Sepakbola Tahiti mencoba keluar dari pakem tersebut. Mereka memberikan empat poin bagi pemenang, dua untuk imbang, dan satu angka bagi pihak yang kalah.
Alasannya pun cukup menarik, seperti yang diungkapkan oleh Direktur Federasi Sepakbola Tahiti, Charles Ariiotima kepada ESPN Brasil.
Alasan perubahan sistem penilaian (c) tw
Kami hanya tidak ingin ada pihak yang bersedih. Dengan sistem ini, walaupun ada tim yang kalah di setiap pertandingan, poin mereka tidak hanya nol saja, jelas Ariiotima.
Sepakbola, bagaimanapun juga dimainkan untuk memperoleh kebahagiaan.
Keputusan yang cukup unik dan menggelitik. Bagaimana pendapat Bolaneters? (1g/mri)
Lazimnya pembagian poin di kompetisi-kompetisi di seluruh dunia adalah tiga angka untuk pemenang, satu angka untuk imbang, dan pihak yang kalah tidak mendapatkan poin. Namun Federasi Sepakbola Tahiti mencoba keluar dari pakem tersebut. Mereka memberikan empat poin bagi pemenang, dua untuk imbang, dan satu angka bagi pihak yang kalah.
Alasannya pun cukup menarik, seperti yang diungkapkan oleh Direktur Federasi Sepakbola Tahiti, Charles Ariiotima kepada ESPN Brasil.
Kami hanya tidak ingin ada pihak yang bersedih. Dengan sistem ini, walaupun ada tim yang kalah di setiap pertandingan, poin mereka tidak hanya nol saja, jelas Ariiotima.
Sepakbola, bagaimanapun juga dimainkan untuk memperoleh kebahagiaan.
Keputusan yang cukup unik dan menggelitik. Bagaimana pendapat Bolaneters? (1g/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eden Hazard Ganti Lapangan Hijau dengan Kebun Anggur, Resmi Terjun ke Dunia Wine
Bolatainment 23 Januari 2026, 15:15
-
Liverpool dan Timnas Prancis Berduka, Ayah Ibrahima Konate Meninggal Dunia
Bolatainment 23 Januari 2026, 13:55
-
Battle of WAGs Liga Champions 2025/2026: Inter vs Arsenal
Bolatainment 20 Januari 2026, 15:07
LATEST UPDATE
-
Alasan Inter Kalah di Derby: Tidak Mampu Bongkar Blok Pertahanan Milan!
Liga Italia 9 Maret 2026, 10:28
-
Bobol Gawang Inter Milan, Estupinan: Ini Gol Terpenting dalam Karir Saya!
Liga Italia 9 Maret 2026, 10:11
-
Panas! Manchester United dan Tottenham Berebut Roberto De Zerbi
Liga Inggris 9 Maret 2026, 09:45
-
Milan Punya 'Semangat Sergio Ramos' Saat Tumbangkan Inter di Derby
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:31
-
Inter Kalah dari Milan: Memang Sulit, tapi Tenang Masih Unggul 7 Poin!
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:00
-
Man of the Match laga Milan vs Inter: Pervis Estupinan
Liga Italia 9 Maret 2026, 05:05














