Belaetrix Kalah, Tunggal Putri Indonesia Tak Tersisa
Editor Bolanet | 14 Juni 2013 17:30
- Belaetrix Manuputi gagal menyelamatkan sektor tunggal putri Indonesia setelah kalah dari pemain Hong Kong, Yip Pui Yin (21-16, 21-23, 20-22) pada babak perempat final Djarum Indonesia Open 2013 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (14/6).
Bela, yang menjadi satu-satunya wakil tunggal putri Indonesia sebenarnya memiliki peluang besar untuk menang. Ia unggul pada game pertama. Bela juga memiliki kesempatan untuk mengunci kemenangan pada game kedua dan game ketiga, tetapi gagal memanfaatkan peluang tersebut.
Setelah unggul di game pertama, langkah Bela untuk merengkuh kemenangan dihalangi oleh Pui Yin yang mengawal ketat skor Bela 11-11. Pui Yin menyusun serangan balasan dengan pertahanan yang rapi. Bela dibuat goyah oleh smes-smes keras. Skornya tertinggal 13-18.
Tidak terima tertinggal, Bela melakukan perlawanan. Bela kembali mengontrol sehingga lawannya melakukan kesalahan. Bela mengejar hingga bisa menyamai kedudukan 20-20. Akan tetapi smes bertubi-tubi Pui Yin gagal dikendalikan Bela. Bela menyerah 21-23.
Di game ketiga, kejar mengejar skor tak bisa dihindari. Saat Bela unggul satu angka, Pui Yin mengejar, begitu juga sebaliknya. Saat Pui Yin unggul 15-13, ia tampil lebih agresif sehingga terus memimpin sampai 18-14 atas Bela.
Namun Bela masih berupaya menyusul Pui Yin. Pemain peringkat 35 dunia itu terus mengejar ke mana pun arah bola. Upaya Bela berbuah manis. Ia mampu menyusul bahkan membalap skor Pui Yin sehingga unggul 20-18.
Bela tinggal membutuhkan satu angka untuk merebut tiket ke babak semifinal. Tapi reli panjang yang berlangsung dimatikan Bela dengan pukulan yang menabrak net. Tidak berhenti di situ, Bela lagi-lagi melepas peluang dengan sia-sia. Bela memberi kemenangan pada Pui Yin dengan skor 20-22. Tunggal putri Indonesia pun habis tak tersisa. (ant/kny)
Bela, yang menjadi satu-satunya wakil tunggal putri Indonesia sebenarnya memiliki peluang besar untuk menang. Ia unggul pada game pertama. Bela juga memiliki kesempatan untuk mengunci kemenangan pada game kedua dan game ketiga, tetapi gagal memanfaatkan peluang tersebut.
Setelah unggul di game pertama, langkah Bela untuk merengkuh kemenangan dihalangi oleh Pui Yin yang mengawal ketat skor Bela 11-11. Pui Yin menyusun serangan balasan dengan pertahanan yang rapi. Bela dibuat goyah oleh smes-smes keras. Skornya tertinggal 13-18.
Tidak terima tertinggal, Bela melakukan perlawanan. Bela kembali mengontrol sehingga lawannya melakukan kesalahan. Bela mengejar hingga bisa menyamai kedudukan 20-20. Akan tetapi smes bertubi-tubi Pui Yin gagal dikendalikan Bela. Bela menyerah 21-23.
Di game ketiga, kejar mengejar skor tak bisa dihindari. Saat Bela unggul satu angka, Pui Yin mengejar, begitu juga sebaliknya. Saat Pui Yin unggul 15-13, ia tampil lebih agresif sehingga terus memimpin sampai 18-14 atas Bela.
Namun Bela masih berupaya menyusul Pui Yin. Pemain peringkat 35 dunia itu terus mengejar ke mana pun arah bola. Upaya Bela berbuah manis. Ia mampu menyusul bahkan membalap skor Pui Yin sehingga unggul 20-18.
Bela tinggal membutuhkan satu angka untuk merebut tiket ke babak semifinal. Tapi reli panjang yang berlangsung dimatikan Bela dengan pukulan yang menabrak net. Tidak berhenti di situ, Bela lagi-lagi melepas peluang dengan sia-sia. Bela memberi kemenangan pada Pui Yin dengan skor 20-22. Tunggal putri Indonesia pun habis tak tersisa. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Hungaria 2026 di Vidio, 1-3 Mei 2026
Otomotif 3 Mei 2026, 12:13
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP Miami 2026 di Vidio, 1-4 Mei 2026
Otomotif 3 Mei 2026, 12:13
-
Hasil Lengkap Thomas Cup dan Uber Cup 2026
Bulu Tangkis 3 Mei 2026, 12:12
-
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, 3 Mei 2026
Liga Inggris 3 Mei 2026, 11:04
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 3 Mei 2026, 09:51
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20















