Berat Putuskan Pensiun dari Bulu Tangkis, Kevin Sanjaya Ngaku Banyak Pertimbangan
Anindhya Danartikanya | 17 Mei 2024 09:19
Bola.net - Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo, secara resmi memutuskan pensiun. Hal ini ia nyatakan lewat Instagram pada Kamis (16/5/2024), usai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Ricky Soebagdja mengumumkan pengunduran diri Kevin dari pelatnas.
Dalam jumpa pers di Cipayung, Ricky pun menyatakan bahwa niatan mundur dari Pelatnas sudah dinyatakan Kevin padanya pada 6 April 2024 lalu, usai Ricky mendampingi para pebulu tangkis menjalani tur Eropa.
“Tentang Kevin, pada saat saya kembali dari tur Eropa, saya ada komunikasi dengan pelatih, dan saya minta waktu Kevin untuk ketemu di tanggal 6 April. Intinya Kevin menyatakan pamit dari pelatnas," ungkap Ricky seperti yang dikutip Antara.
Ikut Jejak Marcus Gideon Pensiun

Sebelum Kevin memilih mundur dari pelatnas dan pensiun, sang tandem, Marcus Fernaldi Gideon, sudah lebih dulu memutuskan gantung raket pada akhir Maret akibat cedera berkepanjangan. Lewat unggahannya, Kevin mengakui pensiunnya Marcus menjadi salah satu pertimbangannya untuk mengambil langkah serupa.
Saat Marcus masih dalam masa pemulihan, Kevin sempat meminta PBSI untuk menandemkannya dengan beberapa pemain lain. Namun, Kevin merasa kurang cocok, meski sempat coba ditandemkan dengan Rahmat Hidayat. Kevin juga mengaku berjibaku dengan cederanya sendiri, yakni cedera bahu sejak 2017 yang tak kunjung pulih 100%.
Dalam unggahannya juga, Kevin mengucapkan terima kasih kepada para pendukungnya. Pebulu tangkis berusia 29 tahun ini juga meminta maaf jika keputusannya gantung raket ini membuat pencinta bulu tangkis Tanah Air kecewa. Berikut 'surat terbuka' yang ditulis Kevin Sanjaya Sukamuljo kepada pencinta bulu tangkis lewat Instagram.
Surat Terbuka Kevin Sanjaya Sukamuljo
"Saya sangat bersyukur Tuhan telah memberikan karir yang luar biasa di dunia badminton.
"Perjalanan saya di dunia badminton di mulai dari saya berusia 5 tahun. Di usia saya yang ke 12, saya merantau dari Banyuwangi ke Kudus untuk mengejar cita-cita saya sebagai atlit nasional. Di tahun 2013 saya mendapat kesempatan untuk bergabung ke PBSI di kota Jakarta.
"Saya sangat bersyukur dengan semua pencapaian saya dan @marcusfernaldig sampai saat ini, walaupun kami belum berhasil mendapatkan medali Olimpiade dan World championship. Namun sepertinya waktu saya di dunia badminton cukup sampai di sini.
"Saya telah berfikir keras, berdiskusi dengan orang-orang terdekat dan mempertimbangkan banyak hal untuk saya sampai di titik ini. Di mulai dari cidera bahu saya yang tidak kian membaik sejak tahun 2017. Di tambah, partner saya cidera dan berujung kami tidak mungkin dapat memperebutkan tiket ke olimpiade 2024.
"Lalu saya mendapat kesempatan untuk memiliki partner yang baru. Namun saya rasa kami kurang pas karena kami berdua sama-sama pemain depan. Setelah itu, saya berdiskusi dengan pengurus PBSI untuk langkah kedepan saya di dunia badminton. Karena saya bermain badminton bukan untuk menjadi penggembira, melainkan saya ingin memiliki tujuan yang jelas.
"Beberapa bulan saya menunggu akhirnya saya mendapatkan jawaban di pertengahan bulan Januari 2024. Namun jawaban yang di berikan tidak sesuai harapan saya dan saya tidak mendapatkan kesempatan untuk memiliki tujuan yang jelas. Akhirnya saya di akhir bulan Febuari memutuskan untuk berhenti dari dunia badminton.
"Saya ingin mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya untuk semua yang telah mendukung dan mendoakan perjalanan saya sampai saat ini. Saya juga mau meminta maaf bila banyak pendukung yang mungkin kecewa dengan keputusan ini. Ketauilah bahwa keputusan ini bukanlah keputusan yang mudah, bisa di bilang ini adalah salah satu keputusan terbesar dalam hidup saya.
"Akhir kata, saya, Kevin Sanjaya Sukamuljo pamit. Mohon doanya untuk saya, Valen dan Avery untuk perjalanan kami berikutnya."
Sumber: Instagram/Kevin_Sanjaya
Baca Juga:
- Akhir Era Minions: PBSI Resmi Umumkan Kevin Sanjaya Sukamuljo Mundur dari Pelatnas
- Deretan Prestasi Kevin Sanjaya Sukamuljo, Sumbang Banyak Gelar Juara dan Medali Emas untuk Indonesia
- PBSI Sayangkan Niatan Ribka Sugiarto Mundur dari Pelatnas Bulu Tangkis
- Jadwal Lengkap Thailand Open 2024, 14-19 Mei 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:08
-
Hasil Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko Bawa MU Kembali ke Empat Besar!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 04:57
-
Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
Liga Italia 24 Februari 2026, 03:04
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09







