Faktor Politik, Penyebab Taufik Hidayat Batal Bawa Obor Asian Games 2018
Anindhya Danartikanya | 12 Mei 2020 16:10
Bola.net - Legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat, mengungkapkan penyebab dirinya batal menjadi pembawa obor pada pembukaan Asian Games 2018. Taufik menyebut pembatalan itu terjadi karena dirinya berada di partai yang berbeda dengan panitia Asian Games.
Pada upacara pembukaan Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 18 Agustus 2018, Susy Susanti dipercaya untuk membawa obor. Peraih medali emas Olimpiade 1992 itu menyalakan api kaldron tanda Asian Games resmi dibuka.
Sebelum Susy, Taufik sempat disebut akan menjadi pembawa obor untuk menyalakan api kaldron Asian Games. Apalagi, Taufik ikut mengurus Asian Games, dan bertugas sebagai Wakil Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) periode 2016-2017.
Faktor Perbedaan Pandangan Politik
Akan tetapi, peraih medali emas Asian Games 2002 dan 2006 itu batal membawa obor. Taufik menyebut faktor pandangan politik menjadi penyebabnya. Seperti diketahui, Taufik sempat terjun ke dunia politik dengan menjadi kader partai Demokrat. Sayangnya, dia gagal menjadi anggota legislatif pada Pemilihan Umum 2019.
"Pembawa torch relay Asian Games 2018 itu Susy Susanti kan, itu gue enggak punya jatah sama sekali untuk bawa obor itu, karena dulu gue beda warna (politik). Jadi segitunya olahraga dibawa ke politik," kata Taufik Hidayat saat menjadi tamu podcast YouTube Deddy Corbuzier yang tayang Senin (11/5/2020).
"Kalau olahraga dibawa ke politik tidak akan pernah maju. Dulu gue ada di baju sini dan yang mengurusi Asian Games ada di baju warna nya lain. Gue dua kali juara Asian Games, tetapi gue enggak pernah bawa torch relay," lanjutnya.
Membawa Obor di Bandung
Taufik sebenarnya mendapatkan kehormatan untuk membawa torch relay Asian Games 2018. Namun, dia membawa obor untuk menyalakan mini kaldron di kota Bandung pada 11 Agustus 2018.
"Ujungnya sih gue dapet, hanya lari 100 meter (bawa obor). Tetapi ekspektasi gue ini tuan rumah, maaf gue boleh sombong di sini. Olahragawan siapa sih di sini yang punya prestasi. Ini semua karena beda baju, tetapi kan ini olahraga bukan beda baju," ucap Taufik.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Rizki Hidayat/Editor: Yus Mei Sawitri/Dipublikasi: 12 Mei 2020
Video: Badminton Unlimited 2019 | BWF Player of the Year Awards | BWF 2019
Baca Juga:
- Taufik Hidayat Beber Alasan Tak Mau Anaknya Menjadi Atlet
- 5 'Rising Star' Bulu Tangkis Ganda Putra Versi Mathias Boe, Ada Fajar Alfian
- Gregoria Mariska Tunjung Punya Kegiatan Baru Saat Karantina di Cipayung
- Pebulu Tangkis Indonesia Diminta Aktif Atasi Kesulitan di Tengah Pandemi
- PBSI Ingin Tim Indonesia Rebut Piala Thomas 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Orleans Open 2026, 17-22 Maret 2026
Bulu Tangkis 17 Maret 2026, 09:14
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Orleans Open 2026
Bulu Tangkis 17 Maret 2026, 09:09
-
Sassuolo Dijegal Bologna, Jay Idzez Dapat Kritik dari Media Italia: Lalai!
Tim Nasional 16 Maret 2026, 14:16
LATEST UPDATE
-
Prediksi Brighton vs Liverpool 21 Maret 2026
Liga Inggris 20 Maret 2026, 20:10
-
Manchester United Mulai Proses Transfer Pengganti Casemiro
Liga Inggris 20 Maret 2026, 19:30
-
Bos Bournemouth Ketar-ketir Lihat MU: Mereka Ngeri Banget!
Liga Inggris 20 Maret 2026, 19:00
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Brasil 2026 di Vidio, 20-22 Maret 2026
Otomotif 20 Maret 2026, 18:58
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 20 Maret 2026, 18:58
-
Waduh, Enzo Fernandez Indikasikan Bisa Cabut dari Chelsea?
Liga Inggris 20 Maret 2026, 18:30
-
Tantang Bournemouth, Michael Carrick Pastikan Pemain Ini Bakal Comeback
Liga Inggris 20 Maret 2026, 17:58
-
Termasuk Dua Pemain MU, Thomas Tuchel Panggil 35 Pemain ke Timnas Inggris
Piala Dunia 20 Maret 2026, 17:14
-
Harga Bastoni Terlalu Tinggi, Barcelona Incar 2 Target Alternatif
Liga Spanyol 20 Maret 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28










