Piala Presiden 2026 Pecahkan Rekor Rating TV, Harsiwi Achmad Beberkan Kuncinya

Piala Presiden 2026 Pecahkan Rekor Rating TV, Harsiwi Achmad Beberkan Kuncinya
Konferensi pers Piala Presiden 2026 (c) Bola.net/Fitri Apriani

Bola.net - Piala Presiden 2026 mencatat sejarah baru sebagai edisi dengan angka kepemirsaan televisi tertinggi sejak pertama kali digelar. Berdasarkan data Emtek, jumlah penonton meningkat 16 persen dibandingkan edisi sebelumnya.

Capaian tersebut diungkapkan Direktur Emtek Media, Harsiwi Achmad, setelah berakhirnya final Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8/2026). Peningkatan kepemirsaan sudah terlihat sejak fase penyisihan grup hingga semifinal.

Keberhasilan itu semakin mempertegas posisi Piala Presiden 2026 sebagai turnamen pramusim paling diminati di Indonesia. Namun, Harsiwi menilai ada sejumlah faktor yang membuat antusiasme masyarakat meningkat secara signifikan.

Kepemirsaan Naik 16 Persen

Harsiwi Achmad mengungkapkan Piala Presiden 2026 menjadi edisi paling sukses dari sisi kepemirsaan televisi. Menurutnya, kenaikan sebesar 16 persen menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan turnamen.

"Piala Presiden tahun ini jauh lebih sukses menurut saya. Apalagi kalau dari saya sebagai official broadcaster melihat dari sisi kepemirsaan TV saja, itu meningkat 16 persen dibanding tahun lalu dan ini adalah paling tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya."

Data Emtek memperlihatkan rata-rata audience rating sejak fase grup hingga semifinal mencapai 4,3 persen. Sementara itu, audience share berada di angka 24,5 persen.

"Kalau kita lihat mulai dari group stage sampai semifinal, itu average audience rating-nya 4,3 persen, share-nya 24,5 persen. Yang saya katakan tadi, itu naik 16 persen dibanding tahun sebelumnya."

Klub Besar Jadi Daya Tarik

Harsiwi menilai komposisi peserta menjadi faktor utama yang mendorong tingginya angka kepemirsaan. Kehadiran klub-klub dengan basis suporter besar membuat setiap pertandingan mampu menarik perhatian masyarakat.

Selain itu, hadiah juara sebesar Rp8 miliar turut meningkatkan motivasi setiap peserta untuk tampil maksimal. Oleh karena itu, persaingan sejak fase grup hingga partai final berlangsung ketat dan menarik untuk diikuti.

"Menurut saya yang pertama adalah pemilihan klub yang ikut, terutama klub-klub Indonesia yang mempunyai basis fans yang sangat besar dan basis penonton yang sangat besar. Kemudian yang kedua adalah mungkin karena hadiahnya yang sangat besar juga menjadikan permainan mereka sangat kompetitif dan sangat seru."

Penyelenggaraan Dinilai Semakin Berkualitas

Harsiwi juga menilai penyelenggaraan turnamen yang rapi menjadi faktor lain di balik kesuksesan Piala Presiden 2026. Jadwal pertandingan yang tidak berbenturan dengan kompetisi lain turut membantu meningkatkan jumlah penonton.

"Kemudian yang keempat juga penyelenggaraannya rapi, bagus, hype-nya luar biasa, dan tentunya karena tayang di Indosiar sebagai Rumah Sepak Bola Indonesia dan saat ini Indosiar nomor satu, sehingga memang itu semuanya menjadikan performa dari Piala Presiden tahun ini begitu luar biasa."

Emtek berharap tren positif tersebut dapat berlanjut pada edisi-edisi berikutnya. Harsiwi juga berharap semakin banyak klub besar yang ambil bagian agar Piala Presiden 2026 menjadi pijakan untuk menghadirkan turnamen pramusim yang semakin kompetitif pada masa mendatang.

Disadur dari: Bola.com/Muhammad Adi Yaksa/Benediktus Gerendo Pradigdo, 7 Agustus 2026