Hasil Final Korea Open 2025: Takluk dari Tuan Rumah, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri Berhasil Rebut Runner-up
Richard Andreas | 28 September 2025 15:04
Bola.net - Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri gagal meraih gelar di final Korea Open 2025 sektor ganda putra, Minggu (28/9/2025) siang WIB. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan tuan rumah, Kim Won Ho/Seo Seung Jae (Korea Selatan), dalam dua gim langsung.
Duel antara Kim/Seo melawan Fajar/Fikri di final Korea Open 2025 berakhir dengan skor 21-16, 23-21. Hasil ini membuat Fajar/Fikri hanya berhak menempati podium kedua, sementara Kim/Seo menjadi juara di podium teratas.
Fajar/Fikri pun gagal menyamai jejak kompatriot mereka, Jonatan Christie, yang berhasil mengamankan gelar juara setelah memenangi final tunggal putra Korea Open 2025. Dengan demikian, Indonesia hanya membawa pulang satu gelar juara dari Korea Open 2025 berkat pencapaian Jonatan Christie.
Sempat Deuce di Gim Kedua, Fikri/Alfian Harus Mengaku Kalah
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mendapatkan perlawanan yang sangat sengit sejak gim pertama final ganda putra Korea Open 2025 dimulai.
Kejar-kejaran poin ditampilkan oleh Fajar/Fikri dan Kim/Seo di gim pertama. Kedua pasangan ganda putra ini sempat bersaing ketat pada skor 12-12, 13-13, dan 14-14.
Namun, Kim/Seo berhasil menjauh dari Fajar/Fikri dengan meraup sekitar 5-6 poin berturut-turut. Kim/Seo akhirnya menutup kemenangan gim pertama atas Fajar/Fikri dengan skor akhir 21-16.
Kalah di gim pertama, Fajar/Fikri mencoba tampil lebih optimal lagi di gim kedua. Hanya saja, Kim/Seo tampil impresif dengan terus membuat skor ketat di angka-angka kecil, mulai dari 2-2 hingga 7-7.
Kim/Seo akhirnya dibuat tertinggal lebih dari satu angka oleh ganda putra Indonesia itu, yakni pada skor 8-10 hingga tiba interval di angka 8-11. Meskipun demikian, wakil tuan rumah itu berhasil bangkit dengan meraup lima poin berturut-turut, sehingga berbalik unggul 13-11.
Kesalahan seperti salah membaca arah jatuh bola dan smash yang membentur net menjadi penyebab Fajar/Fikri kehilangan poin-poin penting. Skor ketat kembali terjadi ketika Fajar/Fikri berhasil menyamakan kedudukan menjadi 15-15.
Namun, pertahanan Kim/Seo yang solid membuat serangan Fajar/Fikri selalu mentah, bahkan beberapa kali berakhir out. Kesempatan akhirnya terbuka bagi Fajar/Fikri saat mereka berhasil menyamakan skor lagi menjadi 19-19.
Kesalahan pasangan Korea Selatan membuat Fajar/Fikri menyentuh game point di angka 19-20. Sayang, mereka gagal memaksimalkan momentum tersebut setelah smash Fajar membentur net.
Skor ketat kembali terjadi di angka deuce 20-20 dan 21-21. Kim/Seo akhirnya berhasil mengunci kemenangan setelah melalui reli panjang dengan skor 23-21.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Thailand Masters 2026, 29 Januari-1 Februari 2026
Bulu Tangkis 31 Januari 2026, 08:32
LATEST UPDATE
-
Persis Solo Terpuruk: 300 Hari Tanpa Kemenangan di Laga Kandang!
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:32
-
Nonton Live Streaming Persib vs Persita di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:01
-
Inter Milan di Serie A: 92,6 Persen Scudetto!
Liga Italia 22 Februari 2026, 17:41
-
Bek Mereka Masuk Incaran MU, Juventus: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 17:00
-
5 Laga Tanpa Menang, Ada Apa dengan Juventus?
Liga Italia 22 Februari 2026, 16:46
-
Kata Michael Carrick soal Kobbie Mainoo: Dia Tulang Punggung Masa Depan MU!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 16:22
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Minggu 22 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 16:07
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:53
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09






