Jonatan Bawa Indonesia Unggul Lawan Tim Thomas India
Editor Bolanet | 18 Mei 2016 14:21
Atlet asal klub Tangkas Jakarta itu menekan pemain peringkat 21 dunia itu sejak awal permainan game pertama 3-0, 7-1, dan 11-4. Jonatan menampilkan permainan reli-reli dan beberapa kali mengambil poin dari depan net.
Ketika Ajay berusaha menyempitkan jarak skor, 10-12, Jonatan terus menggeber dengan pola yang sama hingga menang 21-14.
Sepertinya salah satu raket saya patah karena saya memaksakan untuk menyerang setelah senar raket terputus, kata Jonatan seperti dilansir Antara tentang tiga kali ganti raket sepanjang permainan.
Pada game kedua, Ajay sempat punya momentum untuk mengembalikan kedudukan 6-4, 7-5, 8-8, dan 9-9. Tapi, kombinasi permainan serangan menyilang dari belakang lapangan dan permainan depan Jonatan memaksa Ajay tunduk dari pemain berusia 18 tahun itu.
Sepertinya saya lebih nyaman bermain sebagai tunggal pertama karena saya merasa lepas tanpa beban. Jika turun pada tunggal kedua, saya merasa harus menjadi penentu kemenangan tim atau setelah melihat pertandingan sebelumnya, kata Jonatan.
Ajay, menurut Jonatan, punya permainan yang bagus. Tapi dalam dua pertandingan sebelumnya dalam penyisihan grup B Piala Thomas 2016, Ajay selalu kalah baik dari tunggal pertama Thailand ataupun tunggal pertama Hong Kong.
Kami selalu siap menghadapi siapapun pada perempat final. Kami hanya perlu berjuang maksimal bagi tim, katanya tentang putaran delapan besar pada Kamis (19/5). (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Juara Thomas Cup dan Uber Cup, Berapa Gelar yang Dikoleksi Indonesia?
Bulu Tangkis 24 April 2026, 16:10
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















