Komentar Fajar/Rian Usai Tersingkir dari Olimpiade Paris 2024: Tak Ada Atlet yang Mau Kalah
Anindhya Danartikanya | 2 Agustus 2024 12:52
Bola.net - Pasangan pebulu tangkis ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, sangat kecewa usai gagal menembus babak semifinal Olimpiade Paris 2024. Mereka kalah 19-21, 20-22 dari unggulan pertama asal China, Liang Wei Keng/Wang Chang di perempat final pada Kamis (1/8/2024).
Lewat rilis resmi PBSI seperti yang dikutip Antara, Fajar tak memungkiri rasa sedihnya usai tersingkir dari Olimpiade Paris 2024. Pasalnya, belum tentu mereka punya kesempatan untuk berpartisipasi di Olimpiade Los Angeles 2028 mendatang.
“Tidak ada atlet yang mau kalah dan kami kecewa. Memang tidak ada yang tidak mungkin. Bisa saja kami bermain di Olimpiade berikutnya, tapi kami realistis, umurnya tidak muda lagi. Jadi, kami patut bersyukur bisa bermain di Olimpiade pertama ini. Apapun hasilnya, kami sudah maksimal,” ungkapnya.
Sudah Berupaya Keras

Rian mengakui bahwa Liang/Wang bermain baik, meski mereka sudah berupaya melancarkan strategi yang sebelumnya telah disiapkan. Namun, rentetan kesalahan sendiri lantaran kurang tenang dalam bermain, dan membuat keunggulan berbalik untuk lawan.
“Kami sebenarnya sudah mencoba dengan strategi yang disiapkan. Lebih banyak menyerang di gim kedua dan kami bisa unggul beberapa poin. Tapi kami belum bisa menyelesaikan dengan kemenangan. Beberapa kali kami kalah di poin-poin seperti ini dengan mereka. Itu masih menjadi pekerjaan rumah kami,” kata Rian.
“Lawan lebih yakin di akhir-akhir poin, kami sudah mencoba melawan tapi kami malah melakukan kesalahan-kesalahan sendiri,” Fajar menambahkan.
Akui Sulit Kendalikan Rasa Gugup
Saat ditanya apakah kekalahan ini disebabkan rasa tegang akibat Olimpiade kali ini merebutkan Olimpiade pertama mereka, Fajar/Rian pun tak memungkiri. Keduanya mengakui bahwa mereka memang cukup sulit untuk mengendalikan rasa gugup.
“Olimpiade pertama ini tidak mudah, kami baru merasakan atmosfernya. Dari awal-awal pun tidak mudah, kami merasakan bagaimana tegangnya pas masuk lapangan,” tutur Rian.
“Semua atlet pasti mau tampil 100%, tapi di dalam lapangan pasti ada rasa tegang dan lain-lainnya. Itu yang belum bisa diatasi. Ini Olimpiade pertama kami, kami sudah coba lebih tenang, lebih rileks, dan banyak berdiskusi dengan pelatih, dengan tim psikolog. Tapi di lapangan memang ada aura yang berbeda,” pungkas Fajar.
Sumber: Antara
Baca Juga:
Rekor Pertemuan Gregoria Mariska vs Ratchanok Intanon: 9 Kali Duel, Jorji Hanya Menang 1x
Jadwal Lengkap Voli Olimpiade Paris 2024, 27 Juli-11 Agustus 2024
Jadwal Siaran Langsung Indonesia di Olimpiade Paris 2024 di Vidio, 2 Agustus 2024
Gregoria Mariska Tunjung vs Ratchanok Intanon: Pernah Bertemu di Olimpiade 2020, Sekarang Siap Berjuang Tanpa Beban
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












