Kontroversi Hiasi Laga Pertama, Indonesia Tetap Juara Grup D di Piala Sudirman 2025
Aga Deta | 1 Mei 2025 13:37
Bola.net - Piala Sudirman 2025 menjadi ajang yang penuh kejutan dan kontroversi bagi tim bulu tangkis Indonesia. Pada laga ketiga Grup D, Indonesia harus tertinggal 0-1 dari Denmark setelah pasangan ganda campuran, Rinov Rivaldy/Gloria Emanuelle Widjaja, kalah dari Jesper Toft/Amalie Magelund. Pertandingan ini berlangsung di Xiamen Olympic Sports Center Fenghuang Gymnasium, Xiamen, China, pada Kamis, 1 Mei 2025.
Pertandingan antara Rinov/Gloria dan pasangan Denmark berjalan sangat ketat. Namun, kontroversi muncul di akhir gim pertama, di mana keputusan wasit dinilai merugikan pasangan Indonesia. Meskipun sempat unggul, Rinov/Gloria harus menerima kekalahan dengan skor 20-22, 23-21, 16-21 setelah keputusan kontroversial yang membuat mereka kesulitan untuk mengubah arah pertandingan.
Pasangan Indonesia sempat menunjukkan kemampuan terbaik mereka pada gim kedua, namun di gim penentuan, kesalahan-kesalahan sendiri membuat mereka gagal untuk menahan dominasi lawan. Akhirnya, mereka kalah meskipun sempat memberi perlawanan sengit di gim kedua. Namun, Indonesia berhasil bangkit dengan kemenangan Alwi Farhan yang menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Setelah sempat tertinggal 0-1, Indonesia kini fokus pada pertandingan berikutnya. Alwi Farhan membuktikan kemampuannya menggantikan Jonatan Christie yang tidak dalam kondisi fit. Kemenangan ini memberi harapan bagi Indonesia untuk membalikkan keadaan dan meraih hasil positif di sisa pertandingan Grup D.
Kontroversi pada Gim Pertama
Pada gim pertama, pasangan Indonesia sempat unggul 17-10 sebelum akhirnya disamakan oleh pasangan Denmark. Ketegangan meningkat ketika pada poin krusial, sebuah pukulan dari Toft terlihat keluar dalam tayangan ulang, namun wasit memutuskan bola masuk dan memberikan poin kepada Denmark. Keputusan ini membuat Rinov/Gloria kecewa dan tidak dapat melakukan challenge, yang mengarah pada kekalahan 20-22 di gim pertama.
Rinov mengungkapkan bahwa dampak dari keputusan tersebut sangat mempengaruhi kondisi mental mereka. “Kami sempat emosi, namun wasit sudah mengambil keputusan,” ujar Rinov. Kekalahan di gim pertama ini mempengaruhi permainan Indonesia di gim kedua, meskipun mereka akhirnya mampu bangkit dan merebut gim kedua dengan skor 23-21.
Namun, di gim ketiga, dominasi Denmark kembali membuat pasangan Indonesia kesulitan. Gloria mengakui bahwa kesulitan terbesar mereka datang dari servis lawan yang sering kali membuat mereka tertekan. "Kelebihan mereka bisa banyak mendapat poin dari servis," kata Gloria, yang menunjukkan bagaimana servis Denmark menyulitkan ritme permainan mereka.
Alwi Farhan Bawa Indonesia Samakan Kedudukan
Setelah kalah di ganda campuran, Indonesia mendapat angin segar berkat penampilan gemilang Alwi Farhan. Menggantikan Jonatan Christie, Alwi berhasil mengalahkan tunggal putra Denmark, Anders Antonsen, dengan skor 21-17, 15-21, 21-17. Kemenangan ini membuat kedudukan sementara menjadi 1-1, memberikan Indonesia kesempatan untuk kembali menguasai pertandingan.
Pada gim pertama, Alwi tampil percaya diri meski menghadapi lawan yang lebih berpengalaman. Ia mampu mengontrol permainan dan memenangkan gim pertama dengan skor 21-17. Meskipun kalah pada gim kedua, Alwi berhasil bangkit di gim ketiga dengan menunjukkan variasi pukulan yang sulit diantisipasi Antonsen. Kemenangan ini sangat berarti bagi Indonesia, karena menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Alwi mengungkapkan bahwa kepercayaan diri yang diperolehnya dari kemenangan sebelumnya membantu dirinya tampil lebih baik. “Saya fokus pada permainan saya dan berusaha menanggapi serangan lawan,” kata Alwi usai pertandingan. Kemenangan ini juga menunjukkan potensi besar dari para pemain muda Indonesia.
Putri Kusuma Wardani Menambah Keunggulan
Putri Kusuma Wardani tampil impresif dalam laga tunggal putri, membawa Indonesia unggul 2-1 atas Denmark setelah mengalahkan Line Hojmark Kjaersfeldt dengan skor 21-6, 21-5. Permainannya yang agresif dan tak memberi celah bagi Kjaersfeldt menjadikan Indonesia semakin dekat dengan kemenangan di Grup D.
Putri mengatakan bahwa ia sempat merasa tegang pada awalnya, namun kemenangan Alwi Farhan memberi rasa lega yang membuatnya bisa bermain lebih tenang. “Saya lebih waspada dan mencoba bermain lebih sabar,” ujar Putri setelah pertandingan. Dominasi Putri sejak awal gim pertama membuktikan kemampuannya untuk menahan tekanan dan mengontrol pertandingan.
Setelah menang dengan meyakinkan, Putri menambahkan bahwa ia merasa puas dengan penampilannya dan siap untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Kini, Indonesia memimpin sementara dengan skor 2-1 dan masih memiliki kesempatan untuk mengunci kemenangan di sisa laga.
Fikri/Daniel Pastikan Indonesia Juara Grup D
Partai terakhir ganda putra antara Fikri/Daniel dan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen menjadi penentu. Fikri dan Daniel tampil dominan sepanjang pertandingan dan mengalahkan pasangan Denmark dengan skor 21-16, 21-18. Kemenangan ini memastikan Indonesia menjadi juara Grup D Piala Sudirman 2025.
Fikri dan Daniel membuka gim pertama dengan permainan cepat dan agresif, langsung unggul jauh pada interval pertama. Meski Denmark sempat mengancam, Fikri/Daniel tetap tenang dan menutup gim pertama dengan kemenangan 21-16. Pada gim kedua, meskipun sempat kesulitan dengan cedera ringan yang dialami Daniel, pasangan Indonesia tetap berhasil meraih kemenangan dengan skor 21-18.
Kemenangan ini memastikan Indonesia unggul 3-1 atas Denmark dan mengunci posisi juara grup. Dengan hasil ini, Indonesia memastikan tiket ke perempat final Piala Sudirman 2025, meski masih ada satu laga tersisa yang tidak berpengaruh pada status juara grup.
Hasil Piala Sudirman 2025
Berikut hasil sementara Indonesia vs Denmark di Piala Sudirman 2025:
Ganda campuran: Rinov Rivaldy/Gloria Emanuelle Widjaja vs Jesper Toft/Amalie Magelund: 20-22, 23-21, 16-21
Tunggal putra: Alwi Farhan vs Anders Antonsen: 21-17, 15-21, 21-17
Tunggal putri: Putri Kusuma Wardani vs Line Højmark Kjaersfeldt: 21-6, 21-5
Ganda putra: Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin vs Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen: 21-16, 21-18
Ganda putri: Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi vs Alexandra Boje/Line Christophersen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


