Praveen/Melati Dapat Bonus Rp450 Juta Berkat Juarai All England 2020
Anindhya Danartikanya | 12 Juni 2020 11:08
Bola.net - Pasangan bulu tangkis ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, mendapat apresiasi dari dari klubnya, PB Djarum Kudus berkat keberhasilan menjuarai All England 2020. Mereka diguyur bonus dengan total nominal mencapai Rp450 juta.
Bonus untuk Praveen/Melati terdiri atas deposito BCA sebesar Rp400 juta persembahan Djarum Foundation plus voucher Rp 50 juta dari Blibli.com, Tiket.com dan Yuzu. Penyerahan apresiasi ini dilakukan secara virtual yang disiarkan langsung melalui akun Instagram resmi PB Djarum Kudus, @pbdjarumofficial, Kamis (11/6/2020).
“PB Djarum tak lelah menunjukkan komitmennya untuk terus memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para atlet kami yang berprestasi,” kata Program Dicrector Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, di situs Djarum Badminton.
Dorongan untuk Meraih Lebih Banyak Prestasi

Yoppy mengatakan pencapaian manis tersebut sekaligus menjadi tantangan buat Praveen/Melati untuk terus mendulang lebih banyak prestasi. Dia berharap ganda campuran peringkat empat dunia itu bisa melanjutkan tongkat estafet tradisi juara dari pendahulunya, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
“Ini adalah tantangan buat Praveen/Melati sebagai penerus Owi/Butet (Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir), apakah mereka bisa menyamai prestasi pendahulunya. Gelar All England sudah, tinggal juara dunia dan Olimpiade yang belum. Inilah tantangan yang diharapkan bisa segera dijawab Praveen/Melati. Mudah-mudahan mereka bisa melanjutkan tradisi juara dan medali emas di Olimpiade,” tuturnya.
Menebus Kesalahan Tahun Lalu
Pada kesempatan yang sama, pelatih ganda campuran Indonesia, Nova Widianto, mengatakan kesuksesan Praveen/Melati di kejuaraan All England 2020 BWF World Tour Super 1000 ini sudah cukup membayar kenangan pahit pada tahun sebelumnya.
“Praveen/Melati berhasil menebus kekalahan yang mereka alami tahun lalu, dan rasanya ini puas sekali. Ini bisa menjadi modal yang bagus untuk mereka. Ini kejuaraan yang besar, pasti tingkat kepercayaan diri mereka lebih meningkat setelah juara All England,” ujar Nova.
Sementara itu, Praveen Jordan menceritakan pertandingan di perempat final All England 2020 melawan pasangan China, Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping, menjadi titik balik kebangkitan mereka hingga berhasil sukses meraih gelar juara.
“Juara di All England itu, performa yang paling dilihat itu saat delapan besar. Kami kalah di gim pertama dan tertinggal jauh 10-18 di game kedua. Saat semuanya pesimistis, saya dan Meli (sapaan Melati) terus berpikir kalau belum 21, kita belum kalah. Mungkin hal itu jadi aura positif dan menambah semangat kita sampai akhirnya bisa juara di turnamen itu,” ungkap Praveen.
Disadur dari: Bolacom (Yus Mei Sawitri) | Dipublikasi: 11 Juni 2020
Video: Badminton Unlimited 2019 | BWF Player of the Year Awards | BWF 2019
Baca Juga:
Gronya Somerville dan Potret Keakrabannya Dengan Para Bintang Bulutangkis Dunia
Pelatih Sebut Kento Momota Makin Ganteng Usai Operasi Plastik Pasca Kecelakaan
Jonatan Christie Akui Sempat Tekad Mundur dari Media Sosial
Video: Pebulu Tangkis Cantik, Gronya Somerville Soal Naik Helikopter ke Venue Laga Final
Wanita Karier atau Ibu Rumah Tangga? Inilah Pilihan Jonatan Christie
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Emil Audero: Kami Membuat Sejarah
Tim Nasional 6 Oktober 2026, 07:14
-
Emil Audero Jadi Pahlawan Timnas Indonesia, Rayo Vallecano Kirim Ucapan Selamat
Tim Nasional 6 Oktober 2026, 06:26
-
Timnas Indonesia Juara, Anggun C Sasmi Terharu Nyanyikan Tanah Airku
Tim Nasional 6 Oktober 2026, 06:21
-
Rapor Timnas Indonesia vs Thailand: Mental Baja Sang Juara!
Tim Nasional 6 Oktober 2026, 06:16
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





