Tak Main Lepas, Hayom Menyerah Dua Game Langsung
Editor Bolanet | 23 Mei 2012 18:07
- Tunggal ketiga, Dionysius Hayom Rumbaka yang tampil sebagai penentu nasib Indonesia, menyerah dua game langsung 14-21, 19-21 kepada Takuma Ueda.
Dengan demikian Tim Piala Thomas Indonesia secara menyakitkan tersingkir di perempat-final setelah menyerah 2-3 kepada Jepang di Wuhan Sport Complex Gymnasium China, Rabu (23/5).
Hayom, pemain berperingkat 23 dunia, sejak game pertama tampak kesulitan mengembangkan permainan menghadapi Takuma Ueda, pemain peringkat 38 dunia yang tampak tampil lebih percaya diri.
Permainan net yang kemudian diakhiri dengan smes keras ke sisi lapangan, membuat Hayom semakin keteteran dan tertinggal jauh 11-17. Ueda semakin percaya diri ketika sudah unggul 19-11 dan tinggal dua angka lagi untuk menyudahi game pertama.
Buruknya kontrol Hayom membuat Ueda semakin melaju 20-11, dan akhirnya merebut game pertama dengan skor 21-14 setelah smes Hayom terlalu melebar ke sisi kanan lapangan.
Beban sebagai pemain yang menjadi penentu nasib Tim Indonesia, membuat Hayom tidak bisa bermain lepas dan sering kali membuat kesalahan sehingga tertinggal lebih dulu 2-4 pada game kedua, meski kemudian mampu membuat skor imbang 7-7 dan untuk pertama kalinya memimpin 8-7.
Didukung oleh hanya belasan warga Indonesia, yang sebagian besar adalah mahasiswa di Wuhan, Hayom yang sebelumnya sering ragu-ragu dalam melakukan serangan sehingga dengan mudah dipatahkan Ueda, mulai bangkit dan merebut tiga angka secara beruntun untuk memimpin 10-7.
Namun Hayom gagal mempertahankan keunggulan ketika Ueda berhasil kembali menyamakan kedudukan 12-12 dan berbalik unggul 16-12.
Kubu Indonesia semakin tegang ketika Ueda sudah unggul 20-19 dan di ambang memupus harapan Indonesia lolos ke semifinal untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Akhirnya Ueda benar-benar memupus harapan Indonesia ketika menyudahi game kedua dengan 21-19 dan sekaligus memastikan kemenangan Jepang atas Indonesia dengan skor 3-2. (ant/kny)
Dengan demikian Tim Piala Thomas Indonesia secara menyakitkan tersingkir di perempat-final setelah menyerah 2-3 kepada Jepang di Wuhan Sport Complex Gymnasium China, Rabu (23/5).
Hayom, pemain berperingkat 23 dunia, sejak game pertama tampak kesulitan mengembangkan permainan menghadapi Takuma Ueda, pemain peringkat 38 dunia yang tampak tampil lebih percaya diri.
Permainan net yang kemudian diakhiri dengan smes keras ke sisi lapangan, membuat Hayom semakin keteteran dan tertinggal jauh 11-17. Ueda semakin percaya diri ketika sudah unggul 19-11 dan tinggal dua angka lagi untuk menyudahi game pertama.
Buruknya kontrol Hayom membuat Ueda semakin melaju 20-11, dan akhirnya merebut game pertama dengan skor 21-14 setelah smes Hayom terlalu melebar ke sisi kanan lapangan.
Beban sebagai pemain yang menjadi penentu nasib Tim Indonesia, membuat Hayom tidak bisa bermain lepas dan sering kali membuat kesalahan sehingga tertinggal lebih dulu 2-4 pada game kedua, meski kemudian mampu membuat skor imbang 7-7 dan untuk pertama kalinya memimpin 8-7.
Didukung oleh hanya belasan warga Indonesia, yang sebagian besar adalah mahasiswa di Wuhan, Hayom yang sebelumnya sering ragu-ragu dalam melakukan serangan sehingga dengan mudah dipatahkan Ueda, mulai bangkit dan merebut tiga angka secara beruntun untuk memimpin 10-7.
Namun Hayom gagal mempertahankan keunggulan ketika Ueda berhasil kembali menyamakan kedudukan 12-12 dan berbalik unggul 16-12.
Kubu Indonesia semakin tegang ketika Ueda sudah unggul 20-19 dan di ambang memupus harapan Indonesia lolos ke semifinal untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Akhirnya Ueda benar-benar memupus harapan Indonesia ketika menyudahi game kedua dengan 21-19 dan sekaligus memastikan kemenangan Jepang atas Indonesia dengan skor 3-2. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Aston Villa vs Liverpool
Liga Inggris 15 Mei 2026, 23:59
-
Jose Mourinho ke Real Madrid, Mungkinkan Cristiano Ronaldo Menyusul?
Liga Spanyol 15 Mei 2026, 23:58
-
Unai Emery Dianggap Layak Latih Real Madrid, Ini Alasannya
Liga Spanyol 15 Mei 2026, 23:24
-
Prediksi Roma vs Lazio 17 Mei 2026
Liga Italia 15 Mei 2026, 22:58
-
Prediksi Juventus vs Fiorentina 17 Mei 2026
Liga Italia 15 Mei 2026, 22:57
-
Menguliti Liverpool dan Masalahnya Musim Ini
Liga Inggris 15 Mei 2026, 21:55
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01














