Usia Bukan Halangan, Ahsan/Hendra Catat 7 Prestasi Gemilang pada 2019
Anindhya Danartikanya | 16 Desember 2019 13:45
Bola.net - Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, lagi-lagi membuktikan usia bukan masalah dalam meraih prestasi. Bukti terbaru diberikan Ahsan/Hendra dengan menjuarai BWF World Tour Finals 2019, di Guangzhou, China, Minggu (15/12/2019).
The Daddies menggenggam trofi turnamen bergengsi tersebut usai membekuk ganda Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, pada laga final dengan 24-22, 21-19. Mereka pun jadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil membawa pulang gelar dari ajang tersebut.
Prestasi Ahsan/Hendra di BWF World Tour layak diapresiasi. Usia mereka tak lagi muda. Hendra sudah berusia 35 tahun, sedangkan Ahsan 32 tahun. Namun, mereka belum lelah mengejar prestasi. Berikut ini torehan fantastis mereka di sepanjang 2019.
Kembali Juarai All England
Ahsan/Hendra menjuarai All England 2019 setelah mengalahkan pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, lewat kemenangan tiga gim 11-21, 21-14, 21-12 di Birmingham Arena, Inggris, pada 10 Maret 2019.
Ini merupakan titel All England yang kedua bagi Ahsan/Hendra sebagai pasangan. Mereka kali pertama jadi juara All England pada 2014. Hebatnya, mereka menyabet gelar di turnamen bulu tangkis tertua di dunia itu saat berstatus unggulan keenam.
Namun, mental juara Ahsan/Hendra berbicara. Mereka perlahan tapi pasti menyingkirkan satu persatu lawan hingga melangkah ke podium tertinggi.
Juara Selandia Baru Terbuka
Ahsan/berhasil menjuarai Selandia Baru Terbuka 2019 setelah final mampu mengalahkan Endo/Watanabe di final lewat rubber game. Sempat kehilangan gim pertama, Ahsan/Hendra mampu menjadi juara dengan skor akhir 20-22, 21-15, dan 21-17.
Ahsan pun mengungkapkan rasa syukurnya atas prestasi yang berhasil mereka torehkan di Selandia Baru Terbuka 2019. Ahsan pun menegaskan pentingnya turnamen tersebut untuk persiapan mereka ke Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.
Sabet Medali Emas Kejuaraan Dunia
Ahsan/Hendra mencetak rekor di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis, setelah memenangi gelar ketiga pada edisi 2019 di Basel, Swiss. Ahsan/Hendra meraih juara setelah mengalahkan pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, lewat pertarungan tiga gim dengan skor 25-23, 9-21, dan 21-15.
Menariknya, Ahsan/Hendra tak pernah kalah saat tampil di turnamen itu sebagai pasangan. Ini merupakan gelar Kejuaraan Dunia untuk kali ketiga bagi mereka sebagai pasangan. Ahsan/Hendra sebelumnya sudah dua kali menyabet emas Kejuaraan Dunia. Gelar pertama diraih pada 2013 di China dan pada 2015 di Jakarta.
Pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2013, Ahsan/Hendra menggenggam medali emas setelah di final mengalahkan ganda Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen. Adapun pada final Kejuaraan Dunia 2015, Ahsan/Hendra naik podium utama setelah menumbangkan ganda China, Liu Xiaolong/Qiu Zihan.
Menangi BWF World Tour Finals 2019 dengan Rekor Unik
Ahsan/Hendra mencetak rekor langka setelah menjuarai BWF World Tour Finals 2019. Mereka menjadi ganda putra pertama di dunia yang meraih tiga gelar bergengsi dalam satu tahun. Gelar tersebut ialah All England 2019, Kejuaraan Dunia 2019, dan BWF World Tour Finals 2019.
Bagi Ahsan/Hendra, ini merupakan gelar keempat dari rangkaian BWF World Tour. Sebelumnya, mereka menjuarai Singapura Terbuka, All England, dan Selandia Baru Terbuka.
Bercokol di Peringkat 2 Dunia Ganda Putra
Meski tak lagi muda, mereka masih Ahsan/Hendra tampil kompetitif melawan pemain muda. Buktinya, mereka masih mampu bercokol di peringkat kedua ranking dunia BWF. Mereka hanya kalah dari Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, yang menguasai posisi pertama.
Ahsan/Hendra mulai menempati peringkat dua dunia sejak 6 Agustus 2019. Mereka sempat turun ke peringkat ketiga pada 12 November 2019. Namun, sepekan berselang Ahsan/Hendra berhasil kembali ke posisi kedua dan bertahan sampai sekarang.
Berhasil Tembus 11 Final pada Tahun Ini
Keperkasaan Ahsan/Hendra bisa dilihat dari keberhasilan menembus 11 final pada tahun ini. Empat di antaranya berbuah gelar.
Hebatnya, tiga gelar di antaranya diraih pada Kejuaraan Besar, yaitu All England, Kejuaraan Dunia, dan BWF World Tour Finals. Menariknya, sebagian besar kegagalan Ahsan/Hendra di laga final karena dijegal sesama ganda Indonesia, Kevin/Marcus.
Berikut 11 final Ahsan/Hendra sepanjang 2019:
- Indonesia Master - kalah
- All England - juara
- Singapura Terbuka - kalah
- Selandia Baru Terbuka - juara
- Indonesia Open - kalah
- Jepang Terbuka - kalah
- Kejuaraan Dunia - juara
- China Terbuka - kalah
- Denmark Terbuka - kalah
- Hong Kong Terbuka - kalah
- BWF World Tour Finals 2019 - juara
Melaju Mulus di Jalur Menuju Olimpiade 2020
Pada usia yang tak lagi muda, Ahsan/Hendra punya kesempatan besar kembali mencicipi, bahkan merebut medali emas, pada Olimpiade 2020. Setiap negara bisa menurunkan maksimal dua wakil di masing-masing sektor.
Jika berkaca pada ranking dunia, Ahsan/Hendra berpeluang jadi wakil Indonesia dari sektor tunggal putra karena masih bercokol di peringkat kedua, hanya kalah dari Kevin/Marcus yang memuncaki peringkat dunia.
Ahsan/Hendra kini harus berusaha menjaga performa mereka pada tahun depan untuk makin memuluskan jalan meraih tiket Olimpiade 2020.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Yus Mei Sawitri/Editor: Yus Mei Sawitri/Dipublikasi: 16 Desember 2019
Baca Juga:
Juarai BWF World Tour Finals 2019, Kento Momota Sebut Anthony Ginting 'Berbeda'
Ahsan/Hendra Bubuhkan 2 Rekor Usai Juarai BWF World Tour Finals 2019
Ahsan / Hendra Ternyata Tak Mengira Bisa Juara BWF World Tour Finals 2019
Anthony Ginting vs Kento Momota adalah Duel Kelas Dunia, Inilah 5 Alasannya
Indonesia Bawa Pulang Satu Gelar, Ini Hasil Lengkap BWF World Tour Finals 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala AFF 2026 Jadi Panggung John Herdman Seleksi Pemain untuk FIFA ASEAN Cup
Tim Nasional 8 Agustus 2026, 18:01
LATEST UPDATE
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




