4 Alasan Borussia Dortmund Bisa Kalahkan Bayern Munchen
Afdholud Dzikry | 8 November 2019 13:27
Bola.net - Der Klassiker pertama musim ini sudah di depan mata. Bayern Munchen akan bertemu musuh bebuyutan mereka Borussia Dortmund, Minggu (10/11/2019) dini hari WIB.
Dortmund bakal datang ke Allianz Arena dengan modal yang positif. Di tiga pertandingan terakhir, Dortmund meraih tiga kemenangan dengan meyakinkan.
Di ajang DFB Pokal akhir bulan lalu, Dortmund sukses mengalahkan Borussia Monchengladbach dengan skor 2-1. Selanjutnya pekan lalu mereka meraih kemenangan 3-0 atas Wolfsburg yang sebelumnya tak terkalahkan.
Dan tengah pekan ini, Dortmund kembali tampil gemilang. Sempat tertinggal dua gol lebih dahulu melawan Inter Milan di ajang Liga Champions, pasukan Lucien Favre bangkit dan membalikkan skor menjadi 3-2.
Melawan Bayern Munchen di Allianz Arena, Dortmund di beberapa laga terakhir mereka di sana memiliki rekor yang negatif. Namun bukan berarti tidak ada peluang untuk meraih kemenangan.
Dan berikut adalah 4 alasan Borussia Dortmund bisa mengalahkan Bayern Munchen akhir pekan ini.
1. Faktor Hummels
Dortmund tak membuang-buang waktu pada musim panas lalu setelah gagal meraih gelar di musim kemarin. Thorgan Hazard, Julian Brandt, dan Nico Schulz menjadi investasi besar, tapi mendatangkan kembali Matt Hummels mungkin merupakan bisnis terbaik mereka.
Rekor Hummels di Der Klassiker jauh lebih baik ketika masih di Dortmund, di mana ia menikmati rasio kemenangan 66,7 persen, dibandingkan 35,7 persen ketika bersama Munchen. Dan akhir pekan ini, Hummels bisa jadi faktor penentu hasil akhir pertandingan.
2. Belajar dari Piala Super
Kedatangan Hummels membantu Favre mendapatkan hasil bagus ketika menghadapi Munchen di Piala Super Jerman (DFL Supercup). Kemenangan 2-0 pada laga itu mempertegas status Dortmund sebagai penantang serius gelar Bundesliga musim ini.
Kemenangan itu juga bisa menjadi pondasi besar pada pertemuan kali ini. Bila mampu mengulang dan belajar dari kemenangan itu, ada kemungkinan Dortmund bisa mengakhiri sederet hasil negatif akhir-akhir ini di Allianz Arena.
3. Ketajaman Paco Alcacer
Berbicara tentang Alcacer, pemain Spanyol ini memiliki peran yang sangat penting untuk dimainkan akhir pekan ini. Pemain berusia 26 tahun ini sudah kembali pulih setelah absen dalam lima pertandingan. Tanpa Alcacer, gol sulit didapat, jadi kembalinya mantan pemain Barcelona itu akan menambah daya ledak yang sangat dibutuhkan untuk lini depan Favre.
Alcacer, yang mencetak 18 gol di musim pertamanya di Dortmund, memulai kampanye 2019/20 dengan sukses. Dia mencetak 10 gol dalam 11 penampilan untuk klub dan negara sebelum mengalami cedera betis yang membuatnya absen selama sebulan.
Rekor golnya melawan Bayern mungkin tak mencolok, namun itu sangat impresif. Di Klassiker pertamanya pada November 2018 lalu, penyerang Spanyol tersebut mencetak gol penentu kemenangan setelah baru bermain 14 menit dari bangku cadangan untuk membawa Dortmund membalikkan skor menjadi 3-2.
4) Punya Reus, Captain Fantastic
"Itu selalu menjadi mimpi saya untuk juara dengan klub ini, untuk berdiri di atas truk di Borsigplatz dan berpesta dengan 500 ribu orang. Juara liga di kota asalmu, apa yang bisa lebih baik lagi?"
Reus begitu dekat mewujudkan mimpinya jadi kenyataan pada musim lalu, namun itu sirna di tangan Bayern Munchen. Musim ini kepingan mimpi kembali disusun.
Reus memiliki catatan yang bagus ketika menghadapi Munchen. Reus mencetak gol ketika terakhir kali Dortmund meraih kemenangan di Munich pada April 2014 silam, begitu juga ketika menang atas Munchen di semifinal DFB Cup 2017. Reus mencetak gol pembuka dalam kemenangan 3-2 ketika itu sebelum mengalahkan Eintrach Frankfurt di final.
Secara total, Reus berkontribusi dalam 10 gol dan 6 assist melawan Munchen. Dan dia terlihat begitu nyaman ketika kiper lawan itu adalah rekannya di timnas Jerman, Manuel Neuer, di mana ia enam kali mengalahkan Neuer, paling banyak dibandingkan pemain Bundesliga lain.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 06:21
-
Man of the Match Freiburg vs Bayern: Dayot Upamecano
Bundesliga 26 Oktober 2026, 03:49
-
Hasil Freiburg vs Bayern: Die Roten Menang 3-1
Bundesliga 26 Oktober 2026, 03:44
-
Prediksi Freiburg vs Bayern 25 Oktober 2026
Bundesliga 24 Oktober 2026, 11:19
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





