4 Debutan yang Bisa Menjadi Pembeda di Der Klassiker: Adu Tajam Sadio Mane dan Karim Adeyemi
Asad Arifin | 7 Oktober 2022 12:55
Bola.net - Bayern Munchen akan menghadapi laga sulit di pekan ke-9 Bundesliga musim 2022/2023. Bertamu ke markas Borussia Dortmund, Munchen mengusung misi mencuri tiga angka dari rival terberat mereka.
Laga sengit Bayern Munchen vs Borussia Dortmund menjadi derbi paling dinantikan publik Jerman. Duel bertajuk derbi Der Klassiker ini merupakan laga yang sangat menentukan dalam perburuan gelar juara Bundesliga.
Kemenangan menjadi harga mati untuk kedua tim mengingat saat ini masih mengoleksi poin yang sama yakni 15 poin. Selain itu, derbi Der Klassiker juga menjadi ajang pembuktian bagi para pemain anyar yang didatangkan pada bursa transfer musim panas 2022 kemarin.
Mencekamnya atmosfer Signal Iduna Park menjadi tantangan para pemain baru di debut Der Klassikernya. Berikut empat debutan yang bisa menjadi pembeda di derbi Der Klassiker musim 2022/2023.
Sadio Mane

Sadio Mane akan menjalani debutnya dalam derbi Der Klassiker. Melawan bek-bek tangguh Dortmund, Mane siap mengobrak-abrik lini pertahanan Dortmund dengan skill individunya.
Ketajaman Mane bersama Bayern Munchen musim ini cukup terbukti dengan kontribusinya. Hingga pekan ke-8 kemarin, Mane mampu mencetak empat gol bagi Bayern Munchen. Empat gol tersebut mengantarkan Mane sebagai pencetak gol terbanyak kedua Bayern Munchen di Bundesliga.
Pengalaman Mane saat bermain bagi Liverpool menjadi modal berharga untuk menghadapi debut Der Klassiker. Pasalnya atmosfer derbi Der klassiker di Signal Iduna Park tidak jauh berbeda saat Mane menjalani derbi panas Premier League di Anfield.
Matthijs de Ligt

Derbi Der Klassiker menjadi ajang pembuktian Matthijs de Ligt sebagai bek tangguh Bayern Munchen. De Ligt yang didatangkan dengan mahar selangit dari Juventus memiliki beban ekspektasi yang cukup tinggi dari pelatih Bayern Munchen.
De Ligt yang notabenenya merupakan pemain baru bahkan diberikan banyak menit bermain oleh Julian Nagelsmann untuk membuktikan diri. Sejauh ini De Ligt tampil cukup memuaskan sebagai bek tengah Bayern Munchen.
De Ligt juga tercatat sebagai pemain dengan persentase duel area tertinggi di Bayern Munchen dengan rating 2.9 per laga. Ketangguhan dan kepemimpinan De Ligt di lini pertahanan akan menjadi modal yang bagus untuk debut Der Klassikernya.
Nico Schlotterbeck

Jika Bayern Munchen punya Matthijs de Ligt, maka Borussia Dortmund juga punya bek tak kalah tangguh, Nico Schlotterbeck. Bek timnas Jerman ini akan menjadi tembok terbesar bagi Sadio Mane dkk untuk menembus gawang Dortmund.
Bek berusia 22 tahun ini juga tampil penuh bersama Borussia Dortmund musim ini. Schlotterbeck menjadi pemain kedua dengan kemenangan duel area tertinggi versi Whoscored dengan rating 3.0 per laga.
Bek tengah dengan postur 191 cm ini akan menjadi hambatan utama Bayern Munchen dalam mencetak gol. Bayern Munchen yang pernah meminati Schlotterbeck di bursa transfer musim panas 2022 pasti memahami kehebatan mantan pemain incarannya tersebut.
Karim Adeyemi

Karim Adeyemi akan menjadikan derbi Der Klassiker pertamanya sebagai panggung untuk unjuk gigi. Pemain berusia 20 tahun ini akan membuktikan bahwa dirinya layak menjadi suksesor Haaland di Dortmund.
Adeyemi yang baru didatangkan Dortmund dari RB Salzburg punya potensi besar untuk bersinar di Bundesliga. Pemain asal Jerman ini punya skill individual dan kecepatan yang masih bisa berkembang kedepannya.
Satu gol Adeyemi ke gawang Sevilla di Liga Champions Kamis lalu menjadi modal penting baginya menghadapi Bayern Munchen. Adeyemi yang mulai mendapatkan percaya dirinya akan menjadi pemain mengejutkan di Der Klassiker.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
4 Pemain Kunci Bayern Munchen untuk Permalukan Dortmund di Der Klassiker
4 Pilar Andalan Dortmund untuk Tumbangkan Bayern Munchen pada Duel Der Klassiker
Prediksi Sadio Mane tentang Pemenang Ballon dOr 2022: Karim Benzema Lah, Jelas!
5 Fakta Xabi Alonso, Eks Liverpool dan Real Madrid yang Jadi Pelatih Bayer Leverkusen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 06:28
-
Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 06:21
-
Man of the Match Freiburg vs Bayern: Dayot Upamecano
Bundesliga 26 Oktober 2026, 03:49
-
Hasil Freiburg vs Bayern: Die Roten Menang 3-1
Bundesliga 26 Oktober 2026, 03:44
-
Prediksi Freiburg vs Bayern 25 Oktober 2026
Bundesliga 24 Oktober 2026, 11:19
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



