Aksi Senam Lantai Joshua Kimmich Dikritik: Bek Kanan Bagus, Gelandang Biasa Saja?
Richard Andreas | 20 Juni 2025 05:08
Bola.net - Joshua Kimmich kembali menjadi perhatian banyak pihak. Kali ini sorotan bukan mengenai performanya di lapangan, melainkan posisi bermainnya yang dinilai terlalu bebas.
Kritik tajam datang dari Markus Babbel, mantan bek Bayern Munchen dan Timnas Jerman. Ia beranggapan bahwa Kimmich merugikan tim karena tidak fokus pada satu posisi.
Dalam wawancara dengan Sport.de, Babbel menyindir gaya bermain Kimmich. Menurutnya, gelandang tersebut terlalu banyak bergerak ke berbagai sisi lapangan, seperti "sedang senam di mana-mana". Kimmich kerap merasa harus melakukan segalanya, namun hal ini justru membuat lini belakang rentan diserang.
"Joshua seperti sedang senam lantai. Ini misteri bagi saya," kata Babbel. Ia melanjutkan, "Dia mengalami fase di mana dia pikir harus melakukan segalanya, dan hasilnya, bek tengah jadi terlihat buruk."
Bek Kanan Kelas Dunia, Di Tengah Biasa Saja
Babbel menegaskan Kimmich seharusnya kembali bermain di posisi bek kanan. Posisi ini adalah tempat di mana ia telah bersinar sejak awal kariernya.
Menurut Babbel, Kimmich tampil sebagai pemain kelas dunia saat di posisi bek kanan. Sebaliknya, ketika dimainkan di lini tengah, ia hanya dinilai tampil rata-rata.
"Dia harusnya tetap di posisi terbaiknya: bek kanan," ujar Babbel. "Di sana dia jadi kelas dunia. Namun, di lini tengah, dia cuma rata-rata."
Komentar Babbel menghidupkan kembali perdebatan lama di sepak bola Jerman. Diskusi ini mengenai posisi terbaik bagi Kimmich.
Pemain berusia 29 tahun ini memang memiliki fleksibilitas luar biasa. Namun, ia belum pernah benar-benar konsisten dalam satu peran sejak bergabung dengan Bayern dari RB Leipzig.
Kompany dan Nagelsmann Tetap Percaya Kimmich di Tengah
Meskipun banyak pihak menyarankan Kimmich kembali ke sektor kanan, Vincent Kompany tetap memilih menurunkannya di lini tengah. Kompany adalah pelatih baru Bayern.
Demikian pula dengan Julian Nagelsmann, pelatih Timnas Jerman. Ia memberikan peran penting kepada Kimmich di tengah selama Euro 2024 dan masih mempertahankannya sebagai kapten tim.
Kimmich sendiri sudah mencatat lebih dari 230 laga Bundesliga bersama Bayern. Ia bergantian antara posisi bek kanan dan gelandang. Perannya sangat sentral baik di level klub maupun tim nasional, meskipun tidak selalu dalam posisi yang sama.
Saat ini, Bayern Munchen sedang berlaga di Piala Dunia Antarklub. Mereka baru saja menghajar Auckland City 10-0 di laga pembuka. Namun, isu posisi Kimmich bisa menjadi pertimbangan serius bagi Kompany. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan tim di turnamen ini dan seterusnya.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Prediksi Bayern Munchen vs Boca Juniors 21 Juni 2025
Di Balik Gagalnya Transfer Harry Kane ke MU: Ketika Trofi Bicara Lebih Keras
Mega Transfer Liverpool: Bagaimana Arne Slot Yakinkan Florian Wirtz Tinggalkan Bayern
Kacaunya Jadwal Piala Dunia Antarklub 2025 di Amerika Serikat: Main di Bawah Cuaca Panas Ekstrem, Pemain yang Jadi Korban
Tragis! Pelatih Auckland Rela Cuti Tak Dibayar Hanya untuk Dihajar Bayern 10-0 di CWC 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kisah Harry Kane: Dari Beberapa Kali Jadi Pemain Pinjaman hingga Meraih Ballon d'Or
Bundesliga 27 Oktober 2026, 07:35
-
Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 06:28
-
Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 06:21
-
Man of the Match Freiburg vs Bayern: Dayot Upamecano
Bundesliga 26 Oktober 2026, 03:49
-
Hasil Freiburg vs Bayern: Die Roten Menang 3-1
Bundesliga 26 Oktober 2026, 03:44
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
