Ciro Immobile dan Robert Lewandowski Bisa Setajam Itu, Apa Rahasianya?
Yaumil Azis | 11 September 2020 07:17
Bola.net - Semakin tua, Ciro Immobile dan Robert Lewandowski kian jadi. Pemain yang sekarang memperkuat Lazio dan Bayern Munchen itu mendominasi papan atas daftar pencetak gol terbanyak Eropa.
Sosok Immobile dan Lewandowksi pun menjadi sebuah anomali. Di saat klub berlomba-lomba memperebutkan pemain muda, enam dari 10 pemain dalam daftar pencetak gol terbanyak Eropa justru diisi oleh veteran.
Immobile berhasil mendapatkan penghargaan tersebut setelah berhasil 36 gol di pentas Serie A. Sementara itu, Lewandowski menempati peringkat kedua dengan raihan 34 gol di Bundesliga.
Di bawah mereka ada sosok Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Jamie Vardy dan Pierre-Emerick Aubameyang. Mereka semua telah berusia paling muda 30 tahun.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Rahasia Immobile dan Lewandowski Tetap Tajam
Lantas apasih yang bisa membuat mereka, terkhususnya Immobile dan Lewandowski, bisa seproduktif itu? Mantan striker Lazio dan pelatih Borussia Dortmund, Thomas Doll, punya jawabannya.
"Penanganan medis, persiapan latihan, desain latihan telah berubah dalam 10 tahun terakhir," buka Doll kala bertemu Sport Bild baru-baru ini.
"Tambahan yang besar buat striker tua adalah ketenangan dalam diri. Mereka telah mengalami masa-masa naik dan turun dalam karirnya dan tidak lagi menggila kalau gagal mencetak gol di dua laga berturut-turut," lanjutnya.
"Mereka hanya perlu membuka lembaran baru, sementra pemain yang lebih muda memilih berhenti dan bertanya-tanya mengapa mereka bisa berada dalam krisis."
Penyebab Kegagalan di Dortmund
Bisa jadi, itulah yang sempat dialami Immobile, sebelum memperkuat Lazio dan membukukan 125 gol dari 178 laga saja, ia sempat melewati empat musim bersama Borussia Dortmund dengan sangat mengecewakan.
Bagaimana tidak, Immobile hanya mampu mengantongi tiga gol dari 24 pertandingan di Bundesliga. Padahal sebelumnya ia berhasil mengantongi total 22 gol dari 33 penampilan di klub lamanya, Torino.
"Ciro tidak berhasil di Dortmund karena dia tidak mampu menyesuaikan diri di sana. Dortmund adalah klub yang sangat memedulikan para pemainnya, namun dia tidak terbiasa dengan itu," tambahnya.
"Sejak awal, bahasa menjadi halangan pertama buat dia. Sebagai tambahan, ekspetasi terhadap pencetak gol yang berasal dari Torino dengan nilai transfer besar sangatlah tinggi."
(Goal International)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klub EPL Ini Siap Tikung MU untuk Transfer Felix Nmecha
Liga Inggris 29 Juni 2026, 16:44
-
Cari Suksesor Robert Lewandowski, Barcelona Hubungi Agen Harry Kane
Liga Spanyol 29 Juni 2026, 15:47
-
Real Madrid Keluarkan Pernyataan soal Michael Olise
Liga Spanyol 21 Juni 2026, 00:01
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















