Kai Havertz Dijamin Bikin Frank Lampard Galau: Main Sebagai Penyerang atau Gelandang?
Asad Arifin | 2 September 2020 12:27
Bola.net - Kai Havertz bakal membuat Frank Lampard senang sekaligus bingung. Manajer Chelsea itu senang karena pemain idamannya bakal segera resmi menjadi milik The Blues.
Kai Havertz sejak lama sepakat untuk pindah ke Chelsea. Dia telah menerima tawaran gaji yang disodorkan. Kontrak dengan durasi lima tahun pun siap ditekan pemain 21 tahun.
Namun, negosiasi antara Chelsea dan Bayer Leverkusen sempat menemui jalan buntu. Keinginan kuat Kai Havertz lah yang kemudian membuat Leverkusen tidak punya pilihan selain melepas sang pemain.
Leverkusen menerima tawaran 72 juta pounds plus bonus 18 juta pounds dari Chelsea. Kai Havertz pun sudah menjalani tes medis di London akhir pekan lalu dan segera resmi menjadi milik Chelsea.
Kai Havertz Bikin Galau Frank Lampard, Penyerang atau Gelandang?
Frank Lampard jelas senang dengan kedatangan Kai Havertz. Namun, dia juga akan galau. Sebab, Kai Havertz bisa memainkan dua peran dengan sama baiknya: gelandang dan penyerang.
Posisi natural Kai Havertz adalah gelandang serang atau gelandang kanan. Pada posisi inilah Kai Havertz mampu menembus tim utama Leverkusen pada 2016 lalu, saat usianya masih 17 tahun.
Namun, sejak paruh kedua musim 2019/2020, Kai Havertz bermain pada peran baru. Pelatih Peter Bosz memainkan Kai Havertz sebagai penyerang tengah. Kai Havertz pun tampil sangat bagus pada peran barunya.
Pada posisi barunya, Kai Havertz mampu mencetak tujuh gol dan satu assist di Bundesliga. King Kai, julukan Kai Havertz, membuktikan bahwa dia bisa bermain sebagai pemain nomor 9. Bahkan, jika bertahan lebih lama di Leverkusen, dia diprediksi bisa menantang Robert Lewandowski untuk gelar top skor Bundesliga.
Total gol yang dicetak Kai Havertz di Bundesliga pada musim 2019/2020 adalah 12 gol.
Kai Havertz Sebagai Gelandang
Namun, jika merujuk pada posisi natural Kai Havertz, dia adalah gelandang serang. Pada musim 2018/2019, di mana dia bermain full sebagai gelandang, Kai Havertz mampu mengkreasi 87 peluang dari 41 laga yang dimainkan.
Kai Havertz punya kaki kiri dan kanan yang aktif. Dia punya pergerakan yang sulit ditebak sebagai gelandang serang. Musim 2018/2019, Kai Havertz mencetak 17 gol di Bundesliga.
Kai Havertz juga punya kecepatan yang sangat bagus, atribut yang dibutuhkan sebagai pemain dengan tugas menyerang. Kecepatan paling tinggi Kai Havertz mencapai 21.7 mil per jam. Tubuhnya yang masih kurus juga tidak membuat dia sering kalah duel.
Kai Havertz punya segalanya untuk menjadi gelandang serang, tetapi dia juga punya kemampuan yang lebih dari cukup untuk menjadi penyerang. Jadi, bagaimana Frank Lampard?
Sumber: Bundesliga
Baca Ini Juga:
Transfer Kai Havertz ke Chelsea dan Efek Domino di Bayer Leverkusen
Kai Havertz Sudah Selesai Tes Medis di Chelsea
Ternyata, Ini Dia Orang yang Membuat Kai Havertz Mau Pindah ke Chelsea
Chelsea Segera Sahkan Perekrutan Kai Havertz
Starting XI Terkuat Chelsea Musim Depan: Ziyech-Havertz-Pulisic dan Boom Werner!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
