Krisis Multidimensi Bayern Munchen Akibat Terlalu Lama di Zona Nyaman
Asad Arifin | 19 Februari 2024 08:01
Bola.net - Bayern Munchen kini sedang berada dalam krisis multidimensi. Performa Die Roten turun drastis, kalah pada tiga laga terakhir. Terlalu lama berada di zona nyaman jadi salah satu alasannya.
Bayern menelan kekalahan pada tiga laga terakhirnya. Paling baru, Bayern kalah dengan skor 2-3 dari Bochum pada duel pekan ke-22 Bundesliga hari Minggu (18/2/2024) malam WIB.
Sebelumnya, Thomas Muller dan kolega juga menelan kekalahan saat berjumpa Lazio dan Bayer Leverkusen. Pada dua laga ini, Bayern bahkan gagal mencetak gol.
Kini, Bayern tertinggal delapan poin dari Bayer Leverkusen di klasemen pekan ke-22 Bundesliga. Bayern juga tertinggal agregat 0-1 dari Lazio di babak 16 Besar Liga Champions. Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Bayern dan 11 Gelar Bundesliga Beruntun

Bayern Munchen sangat dominan dalam persaingan gelar juara Bundesliga. 11 gelar beruntun diraih klub yang bermarkas di Allianz Arena itu.
Musim 2022/2023 lalu, ketika tidak berada dalam performa terbaiknya, Bayern tetap juara. Bayern meraih gelar karena Dortmund gagal memanfaatkan momentum pada fase-fase genting persaingan gelar, termasuk pada laga terakhir.
Juara 11 musim beruntun membuat Bayern berada di zona nyaman. Bayern menyadari hal tersebut, akan tetapi terlambat. Jurnalis Florian Plettenberg menyebut bahwa pemain Bayern mulai sadar bahwa mereka adalah bagian dari masalah klub.
"Banyak pemain yang sudah lama menyadari bahwa skuad Bayern Munchen tertinggal dari persaingan. Bahwa mereka atau rekan satu timnya, yang dianggap berkinerja terbaik, tidak lagi berkinerja baik," tulisnya di Sky Sports.
Bayern Munchen Perlu Perubahan Besar untuk Bangkit

Menurut Plettenberg, Bayern Munchen harus siap dengan skenario buruk pada musim 2023/2024. Namun, bukan berarti mereka tidak bisa bangkit pada musim 2024/2025. Dia menyarankan Bayern akan membuat perubahan yang mendasar.
Max Eberl, yang akan ditunjuk sebagai Direktur Olahraga, harus mendapat kuasa penuh dalam perekrutan dan perencanaan skuad. Begitu juga dengan Christoph Freund yang bertugas sebagai Direktur Olahraga.
"Disesuaikan dengan kebutuhan riil klub, dengan target lima tahun ke depan. Paling penting juga, berkoordinasi dengan pelatih yang harus mampu menjabat lebih dari dua tahun," sambung Plettenberg.
Sumber: Sky Sports Germany
Klasemen Bundesliga 2023/2024
Baca ini juga ya Bolaneters:
- Thomas Tuchel Bukan Biang Kerok Bobroknya Bayern Munchen
- 3 Laga Alami Babak Belur, CEO Bayern Munchen Garansi Posisi Thomas Tuchel
- Diwarnai Protes Fans dan Injury Time 16 Menit, Bayern Munchen Kalah Lagi
- Xabi Alonso Semakin Menggila, Bayer Leverkusen Unbeaten dalam 32 Laga, Samai Rekor Bayern Munchen
- Klop! Xabi Alonso Memang Cocok Buat Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Laga PSG 5-4 Bayern Adalah Mimpi Buruk Bagi Diego Simeone!
Liga Champions 1 Mei 2026, 18:15
-
Laga PSG vs Bayern Memang Spektakuler, tapi Ada Masalah Besar!
Liga Champions 1 Mei 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming BRI Super League: Persib vs PSIM
Bola Indonesia 4 Mei 2026, 14:02
-
Tempat Menonton Persib vs PSIM: Tayang Live di Mana?
Bola Indonesia 4 Mei 2026, 12:39
-
Persib vs PSIM: Layvin Kurzawa Main Lagi Nih?
Bola Indonesia 4 Mei 2026, 12:35
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20
















