
Bola.net - Laga semifinal Liga Champions antara PSG dan Bayern Munchen menyita perhatian luas. Pertandingan yang berakhir dengan skor 5-4 itu disebut sebagai salah satu yang paling spektakuler dalam sejarah kompetisi.
Banyak pihak memuji duel tersebut karena intensitas dan jumlah gol yang tercipta. Namun di balik pujian itu, muncul juga pandangan kritis dari sosok yang melihatnya dari sudut pandang berbeda.
Lothar Matthaus menjadi salah satu yang memberikan analisis mendalam. Ia tidak hanya menilai kualitas hiburan laga tersebut, tetapi juga menyoroti aspek taktik yang menurutnya patut dipertanyakan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Pujian Besar untuk Laga Spektakuler, Tapi Disertai Catatan

Matthaus menyebut pertandingan itu sebagai salah satu yang terbaik yang pernah disaksikan. Ia melihat duel tersebut melampaui standar pertandingan biasa di level liga.
"Kita menyaksikan apa yang mungkin menjadi pertandingan Liga Champions terbaik dalam sejarah, sebuah semifinal yang jauh melampaui laga liga biasa," tulis Matthaus.
"Dua tim terbaik di dunia menunjukkan daya serang luar biasa; tak terelakkan, itu menghasilkan kurangnya stabilitas di lini belakang. Bahkan hasil imbang 7-7 pun mungkin terjadi. Hiburan yang luar biasa!”
Meski demikian, ia menilai banyaknya gol juga menunjukkan masalah di sektor pertahanan. Menurutnya, kualitas menyerang yang tinggi tidak bisa menutupi kelemahan organisasi bertahan.
Kritik untuk PSG dan Prediksi Bayern ke Final

Penilaian berbeda muncul saat Matthaus menanggapi komentar pelatih PSG, Luis Enrique. Ia menilai pujian tersebut lebih mencerminkan sudut pandang penonton ketimbang pelatih.
“Hal itu mengejutkan saya. Sisi penggemarnya yang berbicara, sebagai pelatih, seharusnya dia tidak bisa puas dengan pertahanan seperti itu," lanjut Matthaus.
Matthaus juga menilai hasil tersebut justru lebih merugikan PSG meski mereka menang tipis. Ia menyoroti fakta bahwa PSG sempat unggul tiga gol sebelum akhirnya dikejar Bayern.
“Pada akhirnya, hasil itu terasa lebih negatif bagi PSG, meski menang tipis, dibandingkan bagi Bayern Munchen. Mereka masih akan menyesali keunggulan tiga gol itu.”
Ia bahkan memprediksi Bayern akan melangkah ke final. Penilaian itu didasarkan pada performa keseluruhan tim Jerman tersebut dalam pertandingan.
Faktor Fisik dan Saran untuk Kompany
Selain aspek taktik, Matthaus menilai Bayern unggul secara fisik. Ia melihat hal itu sebagai faktor kunci jelang leg kedua.
Matthaus juga memberi saran kepada pelatih Bayern, Vincent Kompany. Ia menyarankan agar Konrad Laimer kembali masuk dalam susunan pemain inti.
Bek sayap asal Austria itu disebutnya sebagai sosok yang tidak tergantikan. Namun ia tidak secara tegas menentukan siapa yang harus digantikan, antara Alphonso Davies atau Josip Stanisic.
Situasi Davies sendiri masih belum sepenuhnya jelas. Setelah tampil sebagai starter dan ditarik lebih awal, ia hanya menjalani latihan individu, sehingga kebugarannya masih menjadi tanda tanya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Eropa Lain 3 September 2026 09:51Prediksi PSG vs Monaco 5 September 2026
-
Liga Spanyol 2 September 2026 19:45Gabriel Jesus, Barcelona, dan Mimpi yang Tertunda!
-
Liga Inggris 31 Agustus 2026 20:26Resmi! Liverpool Daratkan Bradley Barcola dari PSG
-
Liga Inggris 29 Agustus 2026 20:00Bradley Barcola Sengaja Tunda Kepindahannya ke Liverpool, Kenapa?
-
Liga Inggris 29 Agustus 2026 07:13Aston Villa Capai Kesepakatan dengan PSG untuk Ibrahim Mbaye, Bukan Liverpool
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 3 September 2026 14:14Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi?
-
Liga Spanyol 3 September 2026 13:45Real Madrid Urung Datangkan Enzo Fernandez, Haruskah Jose Mourinho Kecewa?
-
Piala Dunia 3 September 2026 13:133 Kandidat Pengganti Lionel Messi sebagai Nomor 10 Argentina
BERITA LAINNYA
-
champions 28 Agustus 2026 19:00Dear Manchester United, Bayern Munchen Rindu Kalian!
-
champions 28 Agustus 2026 13:51Inter Milan Tetap Berani Bermimpi di Liga Champions meski Hadapi Lawan Berat
-
champions 28 Agustus 2026 11:49Barcelona di Liga Champions: Reuni dan Misi Balas Dendam
-
champions 28 Agustus 2026 11:42Liga Champions Jadi Ujian Terbesar Manchester United Era Carrick
-
champions 28 Agustus 2026 11:36Liverpool Dapat Undian Bagus di Liga Champions, Ini Alasannya
SOROT
-
Liputan6 3 September 2026 14:18Isi Pertemuan 30 Menit Dedi Mulyadi dan Botok Pati Cs
-
Liputan6 3 September 2026 13:49Bertemu Prabowo, Putin Singgung Kedekatan Rusia-Indonesia
-
Liputan6 3 September 2026 13:46Putin Sambut Prabowo di Vladivostok, Singgung Hubungan Istimewa
-
Liputan6 3 September 2026 13:28
Putin Bertemu Prabowo, Sebut Indonesia Mitra Utama Rusia di Asia Tenggara
-
Liputan6 3 September 2026 13:16Kolom Pakar: Jarak Waktu Muncul Gejala Keracunan
-
Liputan6 3 September 2026 13:02Putin dan Prabowo Bahas Kerja Sama Kapal hingga Nuklir
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338236/original/010782700_1788319524-WhatsApp_Image_2026-09-02_at_10.23.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339376/original/049738000_1788413539-put1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339478/original/043544800_1788417798-IMG-20260903-WA0030.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296829/original/098179900_1784027448-Kolom_Pakar_Prof_Tjandra_Yoga_Aditama.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339378/original/006631200_1788413540-put3.jpg)
