Matthijs de Ligt Tinggalkan Juventus karena Bisikan Van Gaal?
Richard Andreas | 21 Juli 2022 10:31
Bola.net - Matthijs de Ligt mengambil keputusan besar musim panas ini demi perkembangan kariernya. Dia memilih meninggalkan Juventus dan bergabung dengan Bayern Munchen.
Tentu transfer ini mencuri perhatian. Bagaimanapun, De Ligt digadang-gadang sebagai salah satu calon bek top masa depan, potensinya luar biasa.
Sayangnya, perkembangan De Ligt justru macet beberapa tahun terakhir karena kesulitan Juventus. Dia tidak bisa bermain maksimal dan tidak bisa meraih trofi.
Oleh sebab itu, De Ligt didorong untuk pergi musim panas ini. Bayern pun menyambut peluang tersebut dan berhasil mengalahkan beberapa klub rival.
Bantuan Van Gaal
Meninggalkan Juventus untuk Bayern tentu bukan keputusan mudah. Terlebih, De Ligt seharusnya diproyeksikan menjadi pengganti Giorgio Chiellini di Juve, jadi pilar baru di lini belakang.
Menariknya, De Ligt mendapatkan dukungan dari pelatihnya di Timnas Belanda, Louis van Gaal. Dia mengakui bahwa testimoni Van Gaal soal Bayern sangat membantu.
"Di awal musim panas, saya mendiskusikan masa depan saya dengan Van Gaal dan dia selalu mengucapkan hal-hal baik soal Bayern," ujar De Ligt di Goal.
"Dia memuji filosofi mereka dan berkata kepada saya bahwa jika saya pindah ke Bayern maka saya akan jatuh cinta."
Berkembang di Bayern
Van Gaal memang punya hubungan khusus dengan Bayern sebagai salah satu mantan pelatih. Kariernya di Munchen terbilang apik.
Biar begitu, De Ligt pun yakin pindah ke Bayern karena faktor Julian Nagelsmann di kursi pelatih sekarang. Dia yakin bisa berkembang di bawah bimbingan pelatih mudah itu.
"Dia [Nagelsmann] telah membuktikan diri bahwa para pemain muda bisa berkembang dan bertumbuh bersama dia. Saya masih melihat diri saya seperti itu, bahwa saya bisa berkembang," tandasnya.
Sumber: Goal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





