
Bola.net - Barcelona kembali menemukan dimensi baru dalam permainan mereka berkat kehadiran Joao Cancelo. Bek asal Portugal itu memberi kebebasan taktis yang sebelumnya terasa hilang dalam struktur permainan Barcelona.
Beberapa pekan lalu, Barcelona mendapat tekanan setelah hasil kurang meyakinkan membuat mereka turun ke posisi kedua klasemen La Liga. Kekalahan 1-2 dari Girona dan kekalahan telak 0-4 dari Atletico Madrid di Copa del Rey menimbulkan pertanyaan besar di dalam tim.
Namun, kemenangan 3-0 atas Levante di Camp Nou menghadirkan sinyal positif. Di balik skor meyakinkan itu, peran Cancelo di sisi kiri menjadi faktor yang mengubah cara Barcelona membangun serangan.
Awal Pengaruh Cancelo di Sisi Kiri

Pertandingan melawan Levante menjadi panggung penting bagi Cancelo untuk menunjukkan perannya. Ia tidak hanya bertugas sebagai bek, tetapi juga menjadi kreator dari sisi lapangan.
Pada menit keempat, Barcelona membuka keunggulan melalui Marc Bernal setelah menerima umpan silang Eric Garcia. Proses serangan itu bermula dari umpan terobosan akurat Cancelo yang membelah lini pertahanan lawan.
Kontribusi berikutnya hadir pada menit ke-32 ketika Cancelo mengirim umpan chip presisi kepada Frenkie de Jong. Gelandang Belanda itu berlari ke kotak penalti dan menggandakan keunggulan Barcelona.
Bek Sayap dengan Pola Pikir Gelandang

Cancelo membawa pendekatan berbeda dibanding bek kiri tradisional. Ia memainkan peran yang sering kali menyerupai gelandang kreatif.
Bek Portugal tersebut tidak sekadar melakukan overlap di sisi sayap. Ia memilih jalur pergerakan sendiri, menentukan kapan masuk ke tengah dan kapan tetap melebar.
Ketika bergerak ke area half-space kiri, Cancelo menciptakan kelebihan jumlah pemain bagi Barcelona. Situasi ini memaksa pertahanan lawan membuat keputusan sulit dalam menjaga ruang.
Ancaman yang Sulit Ditebak Lawan

Variasi pergerakan Cancelo membuat pertahanan lawan kesulitan mengantisipasi. Ia mampu melebar untuk menghadapi duel satu lawan satu atau masuk ke tengah untuk mengatur ritme serangan.
Kemampuan ini membuat sisi kiri Barcelona menjadi sumber kreativitas baru. Serangan tidak lagi hanya bergantung pada kombinasi di area tengah.
Bek sayap seperti ini memberi dilema bagi lawan. Ketika dijaga ketat, ruang terbuka di sisi lain lapangan.
Titik Balik bagi Cancelo

Setelah pertandingan, Cancelo mengakui bahwa laga tersebut terasa spesial bagi dirinya. Ia menilai performa itu sebagai yang terbaik sejak kembali bermain.
“Pertandingan terbaik saya sejak kembali? Ya, tentu saja. Ini soal memanfaatkan kesempatan. Saya berlatih dengan sangat baik dan merasa pelatih akan memainkan saya,” ujar Cancelo.
Pernyataan itu menggambarkan perubahan mental sekaligus kepercayaan diri yang meningkat. Ketika diberi ruang bermain, Cancelo mampu menghadirkan kreativitas yang dibutuhkan Barcelona.
Senjata Baru dalam Sistem Barcelona

Peran Cancelo kembali terlihat ketika Barcelona mengalahkan Atletico Madrid 3-0 di Camp Nou. Dalam laga itu ia memulai pertandingan di kiri dan menutupnya di sisi kanan.
Salah satu momen penting terjadi saat skema sepak pojok pendek yang berujung gol kedua Marc Bernal. Umpan silang Cancelo dari situasi tersebut membuka ruang bagi Barcelona untuk mencetak gol tambahan.
Keberadaan Cancelo memberi opsi baru bagi tim dalam menghadapi pertahanan rapat. Ia membantu Barcelona beralih dari tim yang hanya menghindari kesalahan menjadi tim yang berani menciptakan momen.
Sumber: Barca Universal
Klasemen
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 8 Maret 2026 14:23Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
-
Liga Italia 8 Maret 2026 13:59 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:34Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
LATEST UPDATE
-
Otomotif 8 Maret 2026 15:33 -
Liga Champions 8 Maret 2026 15:22 -
Otomotif 8 Maret 2026 15:19 -
Liga Champions 8 Maret 2026 14:54 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 14:23 -
Liga Italia 8 Maret 2026 13:59
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5192610/original/075951700_1745188702-MADRID_BILBAO_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524385/original/061264000_1772944251-ClipDown.com_551256479_18525425173022238_7948439602243380320_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524438/original/084882300_1772947426-Banjir_di_Cipinang_Melayu.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5400733/original/020747600_1762146027-ClipDown.com_571045026_18531746140022238_5678456159712626039_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3650051/original/018473900_1638382189-WhatsApp_Image_2021-12-02_at_1.02.57_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524296/original/000488600_1772933206-Lokasi_penemuan_mayat_perempuan_di_Depok.jpg)

