Mengenal Barisan Achter Terbaik di Bundesliga Musim Ini, Siapa Saja Mereka?
Serafin Unus Pasi | 16 Mei 2020 10:54
Bola.net - Dalam sepakbola, posisi gelandang merupakan posisi yang sangat krusial. Pasalnya posisi ini adalah posisi yang menghubungkan antara lini pertahanan dan juga lini serang.
Sebenarnya ada beberapa pembagian tugas di lini tengah. Ada gelandang yang bertugas untuk mengatur aliran bola, ada yang bertugas untuk menjadi perebut bola, ada yang membantu pertahanan dan bahkan ada gelandang yang bertugas sebagai pembantu serangan.
Salah satu peran yang cukup krusial di sepakbola modern ini adalah seorang Achter. Achter merupakan istilah jerman untuk gelandang pengangkut air, pemain yang menghubungkan antara lini pertahanan dan lini serang.
Untuk memainkan peran ini dengan sempurna, seorang Achter harus memiliki beberapa karakteristik dalam permainannya. Selain memiliki stamina yang kuat, ia juga harus memiliki visi permainan yang luas dan juga distribusi umpan yang begitu akurat.
Di musim 2019/20 ini, ada setidaknya tiga Achter yang tampil menonjol di Bundesliga. Siapa saja mereka? Yuk intip daftarnya di bawah ini.
Omar Mascarell, Si Mesin Pengangkut Air

Tidak berlebihan untuk menyematkan julukan “mesin” kepada pemain asal Spanyol yang bermain untuk dan menjadi kapten bagi klub Jerman FC Schalke 04 tersebut. Omar Mascarell González, lahir 2 Februari 1993, telah berlari untuk timnya sejauh lebih dari 268 kilometer sepanjang musim ini dan berkali-kali menjadi cahaya di ujung lorong kegelapan bagi Die Koenigsblauen.
Gelandang industrial itu selain aktif menyusuri tiap sisi lapangan juga andal dalam melepaskan umpan akurat. Banyak dari pergerakannya –baik dalam pressing bertahan maupun menyerang- berujung gol bagi tim dengan dominasi warna biru tersebut. Persentase kemenangan duelnya rata-rata di atas 55 persen, dengan 89,8 persen statistik keberhasilan umpan dari permainan terbuka. Insipirasi sang kapten!
Leon Goretzka, si Gelandang Pamungkas

Dalam diri Leon Goretzka, Bayern berhasil mendapatkan salah satu bakat Jerman terbesar sekurangnya dalam satu dekade terakhir belakangan. Berhasil masuk dalam daftar Achter terbaik yang kami rangkum musim lalu, kelahiran Bochum, 6 Februari 1995 tersebut kembali memantapkan dirinya sebagai “pengangkut air” elit pada kampanye Bundesliga musim 2019/20.
Dengan perolehan 3 gol dan 6 assist dari 17 penampilan, gelandang pamungkas serba bisa yang diminati hampir –kalau bukan oleh- seluruh klub elit Eropa tersebut bersama Die Bayern dengan gagah bertengger di puncak klasemen hingga detik ini - menatap gelar Bundesliga mereka untukyang ke-30 kalinya! Leon, Leon!
Davy Klaassen sang Pemimpin
Berikut dan terakhir adalah pemain yang menempuh jarak tempuh terjauh ke-2 di Bundesliga; “Sang Pemimpin”, Ronald Koeman menyebutnya. Davy Klaassen, lahir di Hilversum, Belanda, pemain berusia 27 tahun lalu ini adalah personifikasi sempurna dari seorang Achter.
Bermain sebagai starter di 24 pertandingan dan kesemuanya dimainkan dalam durasi 90 menit, Klaass-tengels adalah pemain idaman setiap pelatih di sepak bola modern. Tidak hanya itu, ia juga punya catatan meyakinkan baik dalam hal ofensif maupun defensif.
Davy telah mencetak 4 gol dan 3 assist, serta memiliki persentase kemenangan duel di atas 53 persen. Memang, Werder Bremen –klub tempat ia bermain- sedang terpuruk di posisi 17 saat ini. Tetapi bukan tidak
mungkin, apabila pemain yang juga menempati posisi empat dalam daftar pemain dengan rating terbaik Bundesliga (menurut salah satu lembaga riset di sana) itu mampu mengubah nasib Die Werderaner di kemudian hari, dengan target minimal keluar dari jurang degradasi dan melanjutkan perjuangan mereka di Bundesliga pada kampanye musim berikutnya. Siap, Davy!
(Bundesliga)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drawing Liga Champions: Calon Lawan Wakil-wakil Jerman
Liga Champions 27 Agustus 2026, 11:01
-
Semua yang Perlu Diketahui Fans Real Madrid Tentang Drawing Liga Champions
Liga Champions 27 Agustus 2026, 10:55
-
Calon Lawan Liverpool di Drawing Liga Champions 2026-27
Liga Champions 27 Agustus 2026, 10:25
-
Barcelona Menanti Lawan di Drawing Liga Champions 2026-27
Liga Champions 27 Agustus 2026, 10:07
-
Kevin Diks Naik Kelas di Borussia Monchengladbach: Dipercaya Jadi Wakil Kapten
Tim Nasional 23 Agustus 2026, 11:55
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

