Philippe Coutinho Bicara Tentang Perbedaan Bundesliga, Premier League, dan La Liga
Richard Andreas | 27 September 2019 12:00
Bola.net - Philippe Coutinho tampak mulai nyaman bermain di Bundesliga. Gelandang anyar Bayern Munchen ini yakin tidak akan kesulitan beradaptasi di Bundesliga berkat pengalamannya di Premier League.
Transfer Coutinho ke Bayern tidak bisa dihindari. Dia datang dengan status pinjaman selama satu musim karena tidak mendapatkan tempat dalam skuad Barcelona.
Kini, Bayern adalah cara terbaik Coutinho untuk mengembalikan nama baiknya. Dia bakal membantu Bayern menjadi juara sekaligus mewujudkan target pribadi: kembali ke level terbaik.
Bundesliga sudah berlangsung lima pekan dan Coutinho mengaku mulai nyaman. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak Jauh Berbeda
Tidak banyak pemain yang memiliki pengalaman seperti Coutinho. Dia mengenal Serie A, Premier League, La Liga, dan kini Bundesliga. Baginya, di antara liga-liga tersebut, Bundesliga sangat mirip dengan Premier League dalam hal intensitas pertandingan.
"Saya kira Bundesliga sangat mirip dengan Premier League dalam hal intensitas pertandingan. Pertandingan-pertandingan di sini selalu seimbang. Setiap tim bertarung sampai akhir, berjuang merebut setiap bola," buka Coutinho di laman resmi Bundesliga.
"Setiap bola adalah perang. Hal ini membuat pertandingan sangat intens. Tidak banyak ruang untuk ragu-ragu membawa bola."
Beda dengan La Liga
Lebih lanjut, Coutinho menjelaskan kedua liga di atas baru berbeda jika dibandingkan dengan La Liga. Selama membela Barcelona, dia lebih nyaman menguasai bola dan harus memutar otak untuk membongkar pertahanan lawan yang begitu rapat.
"Sementara itu, di La Liga, tim-tim lawan cenderung bermain bertahan saat menghadapi Barcelona. Mereka memberi kami lebih banyak ruang untuk bermain, tetapi tidak mudah membongkar pertahanan lawan," lanjut Coutinho.
"Itulah perbedaan-perbedaan utama yang saya pahami sejauh ini. Saya kira Bundesliga sangat mirip dengan Premier League dalam hal intensitas pertandingan," tandasnya.
Sumber: Bundesliga
Baca ini juga ya!
- Kontroversi Marco Reus, Dortmund: Dia Tetap Kapten Kami
- Kisruh Ter Stegen vs Neuer, Bos Munchen Ancam Boikot Timnas Jerman
- FIFA 20 Career Mode: Jadon Sancho dan Kai Havertz dalam Bundesliga XI Terbaik
- Mengapa Coutinho dan Muller Jarang Main Bareng di Munchen?
- Paciencia dan Andre Silva, Duet Portugal Baru di Frankfurt
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















