Profil Jamal Musiala: Bintang Muda Bayern Munchen yang Jadi Rebutan Jerman dan Inggris
Serafin Unus Pasi | 20 November 2020 18:46
Bola.net - Bayern Munchen memiliki stok pemain jangka panjang yang melimpah di dalam skuadnya. Salah satu yang menarik perhatian adalah Jamal Musiala, pemain yang kini berada di persimpangan untuk memilih membela timnas Inggris atau Jerman.
Musiala kini telah menginjak usia 17 tahun dan tengah diperebutkan timnas Inggris dan Jerman. Jamal Musiala lahir di Jerman namun besar dan sempat berada di Inggris dalam waktu lama, sehingga Musiala bisa memilih dua negara tersebut sebagai kewarganegaraannya.
Jamal Musiala diperebutkan berkat kemampuannya yang serba bisa dan tajam, dia bisa diturunkan sebagai sayap ataupun gelandang serang. Sejauh ini, Bayern Munchen telah merasakan servisnya dalam lima pertandingan Bundesliga dan Musiala mampu mencetak dua gol.
Bakat Jamal Musiala pun sudah terendus sejak membela tim junior Chelsea, di mana dia akhirnya diangkut Bayern pada 2019 lalu. Di tim junior Bayern, Musiala semakin terasah dengan tampil 12 kali dan mencetak enam gol dan dua assists di Bayern Munchen U-17.
Jamal Musial kemudian menembus tim utama dan kini menjadi pencetak gol termuda Munchen di Bundesliga kala melawan Schalke di usia 17 tahun 205 hari.
Profil singkat
Musiala lahir di Fulda, salah satu kota yang berada di Jerman, namun sejak usia tujuh tahun Musiala pindah bersama keluarganya ke Inggris. Di Inggris tersebut lah Jamal Musiala mulai menekuni bakatnya di dunia sepak bola.
Hanya sebentar berada di akademi Southampton, Jamal Musiala kemudian memancing perhatian Chelsea dan akhirnya berseragam The Blues. Ketika itu juga Jamal Musiala sudah bergabung dengan timnas Inggris U-15 sedangakan bersama Chelsea, Musiala bertanding di Chelsea U-18 ketika menginjak usia 15 tahun.
Pada usia 16 tahun, Musiala kemudian ditransfer ke Bayern Munchen dan tampil apik di tim junior Bayern Munchen. Sehingga akhirnya dimasukkan ke dalam skuad cadangan Bayern sebelum pandemi COVID-19 terjadi dan merasakan debut di laga melawan Freiburg.
Di level timnas Musiala tidak hanya tim berkostum The Three Lions, Jamal Musiala juga kemudian dipanggil timnas Jerman U-16 pada tahun 2018. Selanjutnya Musiala balik kembali ke timnas Inggris U-17 dan hingga kini berada di timnas Inggris U-21.
Gaya Bermain
Jamal Musiala memiliki kemampuan yang apik ketika mengisi sektor gelandang serang, dan situs resmi Bundesliga menilai Musiala memiliki kemiripan dengan Dele Alli. Jamal Musiala yang memiliki postur tinggi dan ramping, memiliki kemampuan untuk menyelinap ke pertahanan musuhnya.
Jamal Musiala juga memiliki kemampuan kaki kanan dan kiri yang sama baiknya. Sama seperti Dele Alli, Jamal Musiala dianugerahi tembakan kuat yang mematikan sehingga bisa membantu tim ketika kesulitan mencetak gol.
Tahukah Anda?
Jamal Musiala pernah bersekolah di Whitgift School di Croydon ketika masih berada di akademi Chelsea. Sekolah tersebut dikenal sebagai salah satu pencetus pemain sepak bola berbakat dunia.
Salah satu bakat muda yang kini sedang diincar Bayern Munchen di Chelsea Callum Hudson-Odoi juga berasal dari sekolah tersebut. Selain itu, ada mantan pemain Chelsea lain seperti Victor Moses yang sekarang membela Inter Milan dan Bertrand Traore yang kini ada di Lyon.
Kata Mereka Tentang Jamal Musiala
“Saya sangat senang dengan tahun-tahunku di Inggris. Ada beberapa bagian menarik di Eropa. Tetapi jika klub sebesar itu di Jerman tertarik dengan anda, anda tidak bisa mengatakan tidak. Dan saya mencintai Bavaria sejak kecil.” Kata Musiala tentang bergabung dengan Bayern Munchen.
“Anak itu begitu dingin. Jika kamu berbicara dengannya sebelum pertandingan, dia tampak fokus, tenang, dan terlihat pendiam.” Kata pelatih tim cadangan Bayern, Sebastian Hoeness.
Sumber: Bundesliga
(Bola.net/Muhamad Raka Saputra)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








