FOLLOW US:


4 Pemain Bintang Era Modern yang Pernah Membela 2 Tim Nasional

20-11-2020 18:43

 | Serafin Unus Pasi

4 Pemain Bintang Era Modern yang Pernah Membela 2 Tim Nasional
Hakim Ziyech © Oficial Chelsea

Bola.net - Bermain di level timnas junior dalam suatu negara belum tentu menjadikannya sebagai bintang masa depan untuk negara tersebut. Kemungkinan untuk menyebrang ke negara lain yang bisa dibelanya pun selalu ada seperti yang pernah terjadi untuk beberapa pemain yang kini menjadi bintang sepak bola.

Dengan syarat-syarat tertentu FIFA memang mengizinkan seorang pemain untuk berganti kewarganegaraan satu kali, dengan catatan belum tampil di pertandingan resmi bersama negaranya dulu. Beberapa pemain pun akhirnya memilih negara berbeda dari timnas juniornya dengan berbagai faktor pertimbangan.

Ada yang memilih pindah karena mengikuti tanah kelahiran orangtuanya dan membuat mereka bangga. Ada juga yang dikatakan tak sabar untuk dipanggil ke timnas senior sehingga memutuskan pindah negara yang bisa memberikan jaminan bermain di timnas senior lebih cepat.

Perpindahan tersebut pun kerap menuai kecaman dari berbagai pihak. Tahun 2019, ada Declan Rice yang disorot karena memilih pindah kewarganegaraan untuk membela timnas Inggris dibandingkan Irlandia yang dia bela sedari kecil.

Bahkan Declan Rice mengaku sampai mendapatkan komentar ancaman oleh beberapa orang yang mengarah kepadanya dirinya dan keluarganya. Di era sekarang sudah ada beberapa pemain yang kini menjadi bintang dengan status pernah membela dua negara. Setidaknya ada empat nama pemain dan berikut ulasannya.

1 dari 4

Kalidou Koulibaly

Kalidou Koulibaly
Kalidou Koulibaly dalam pertandingan Serie A antara Napoli melawan SPAL di stadion Paolo Mazza, 12 Mei 2019. © AP Photo

Kalidou Koulibaly sudah memantapkan dirinya sebagai salah satu bek terbaik di era modern sejak kepindahannya ke Napoli. Tidak hanya di level klub, kini Koulibaly juga merupakan pilar tak tergantikan di timnas Senegal.

Namun, sebelum menjadi bintang di Senegal, Koulibaly dulunya sempat membela timnas Prancis U-20 dan bermain sebanyak 11 kali di sana. Setelahnya pada tahun 2015, Koulibaly memantapkan dirinya untuk pindah dan membela tanah kelahiran orang tuanya, Senegal.

Kalidou Koulibaly pun akhirnya melewatkan kesempatan menjadi juara dunia bersama Prancis, meskipun hal tersebut terjadi Koulibaly menyatakan tidak menyesali keputusannya. Misinya pun kini menulis sejarah untuk sepak bola Senegal, dan menunjukkan bahwa Senegal merupakan salah satu tim terbaik Afrika.

2 dari 4

Declan Rice

Declan Rice
Gelandang West Ham Declan Rice. © AP Photo

Declan Rice memantik kemarahan warga Irlandia ketika dirinya lebih memilih untuk membela timnas senior Inggris. Padahal Declan Rice pernah membela timnas Irlandia sebanyak tiga kali di laga persahabatan.

Bukan hanya itu, Declan Rice juga mengasah kemampuannya sedari dulu ketika tampil di enam laga Irlandia U-19 dan empat kali tampil di Irlandi U-21. Semenjak karirnya mencuat bersama West Ham, Declan Rice akhirnya dilirik timnas Inggris dan memilih untuk membela negara kelahirannya tersebut.

Kini Declan Rice menjadi bagian penting dari timnas Inggris asuhan Gareth Southgate dan telah tampil sebanyak 12 kali.

3 dari 4

Miralem Pjanic

Miralem Pjanic
Miralem Pjanic © FCB

Sebelum menjadi pilar penting dan berperan sebagai kapten timnas Bosnia, Miralem Pjanic dulunya memulai kiprah dengan berada di timnas Luxembourg U-17 dan U-19. Negara yang dulu pernah dia tinggali, karena Yugoslavia yang dulu menaungi Bosnia sedang dilanda konflik antar kelompok etnis.

Pjanic yang besar dan hidup di Bosnia bersama keluarganya pun merasa Luxembourg sebagai negara keduanya dan lebih memilih untuk memperkuat timnans Bosnia di level senior. Miralem Pjanic juga sempat mendapatkan godaan untuk membela timnas Prancis semenjak dirinya menekuni karirnya bertahun-tahun di Prancis.

Kini, Miralem Pjanic menjabat sebagai kapten timnas Bosnia dan telah mencatatkan 98 caps dengan sumbangan 14 gol.

4 dari 4

Hakim Ziyech

Hakim Ziyech
Winger Chelsea, Hakim Ziyech. © AP Photo

Hakim Ziyech menjadi pemain yang terasah bakatnya dan mulai mencuat sebagai bintang sepak bola saat berada di Belanda. Bukan hanya itu, Hakim Ziyech juga merupakan pemain yang lahir di Dronten, Belanda dan memulai karirnya di timnas junior Belanda.

Namun, Hakim Ziyech akhirnya memutuskan untuk membela timnas Maroko di level senior yang merupakan negara asal orang tuanya. Panggilan yang tak kunjung datang dari timnas senior Belanda serta pendekatan yang dilakukan Asosiasi Sepak Bola Maroko membuat Ziyech bulat membela timnas benua Afrika tersebut.

Hingga kini, Hakim Ziyech menjadi salah satu pesepak bola berbakat baik di level klub maupun timnasnya. Bersama Maroko, Ziyech telah tampil di 32 laga dan telah menghasilkan 12 gol.

Sumber: Transfermarkt

(Bola.net/Muhamad Raka Saputra)