Saat Bayern Munchen Bertemu Pawangnya: Ancaman Monchengladbach dan Kevin Diks di Allianz Arena

Afdholud Dzikry | 6 Maret 2026 14:40
Saat Bayern Munchen Bertemu Pawangnya: Ancaman Monchengladbach dan Kevin Diks di Allianz Arena
Selebrasi tiga pemain Bayern Munchen, Joshua Kimmich, Josip Stanisic, Michael Olise saat melawan Borussia Dortmund. (c) Federico Gambarini/dpa via AP

Bola.net - Borussia Monchengladbach mungkin bukan kandidat juara Bundesliga musim ini, tetapi mereka punya reputasi unik: menjadi salah satu tim yang paling sering menyulitkan Bayern Munchen. Saat kedua tim kembali bertemu di Allianz Arena, Sabtu (7/3/2026) dini hari muncul pertanyaan yang sama seperti sebelumnya. Apakah Gladbach kembali menjadi pawang bagi raksasa Bavaria?

Bayern Munchen saat ini memimpin klasemen dengan performa dominan di bawah pelatih Vincent Kompany. Namun, setiap pertemuan dengan tim berjuluk Die Fohlen sering menghadirkan ancaman tersendiri.

Advertisement

Secara historis, Gladbach merupakan tim yang paling sering mengalahkan Bayern di Liga Jerman. Karena itu, duel kedua tim kerap menghadirkan drama dan kejutan bagi para penggemar.

Pertandingan ini juga menjadi ujian konsistensi Bayern dalam perburuan gelar musim ini. Sejak awal laga, atmosfer pertandingan diprediksi berlangsung sengit.

1 dari 3 halaman

Rekor Pertemuan yang Menarik

Rekor Pertemuan yang Menarik

Selebrasi Harry Kane bersama pemain Bayern Munchen usai mencetak gol ke gawang Eintracht Frankfurt, 22 Februari 2026 lalu. (c) Harry Langer/dpa via AP

Secara statistik, Gladbach telah mengalahkan Bayern sebanyak 28 kali di Bundesliga. Jumlah tersebut menjadi rekor kekalahan terbanyak Bayern dari satu klub Jerman.

Selain itu, persentase kemenangan Bayern melawan Gladbach juga termasuk yang terendah dibanding lawan lain. Fakta ini menunjukkan bahwa Gladbach kerap mampu mengganggu dominasi sang juara.

Dalam 47 pertemuan terakhir, Gladbach bahkan berhasil meraih poin dalam 25 laga. Mereka juga tidak gentar meski harus bermain di Allianz Arena.

Menariknya, terakhir kali Bayern kalah pada laga hari Jumat terjadi pada Januari 2022, dan lawannya saat itu adalah Borussia Monchengladbach.

2 dari 3 halaman

Momentum Kebangkitan Die Fohlen

Momentum Kebangkitan Die Fohlen

Selebrasi bek Monchengladbach, Kevin Diks usai mencetak gol ke gawang Augsburg di Bundesliga, 11 Januari 2026. (c) Marius Becker/dpa via AP

Gladbach datang dengan kepercayaan diri setelah memutus tren tujuh laga tanpa kemenangan. Penalti Kevin Diks memastikan kemenangan atas Union Berlin pekan lalu.

Hasil tersebut meningkatkan motivasi tim untuk mempertahankan performa positif. Para pemain ingin membuktikan bahwa kemenangan itu bukan kebetulan.

"Kami tidak boleh bersantai setelah kemenangan ini. Kami harus terus bekerja keras," ujar Kevin Diks.

"Performa dan kemenangan ini tidak boleh hanya terjadi sekali," tambah bek Gladbach tersebut.

3 dari 3 halaman

Strategi Agresif Hadapi Bayern

Pelatih Gladbach, Eugen Polanski, kini lebih berpengalaman dibanding pertemuan pertama musim ini. Ia meminta timnya tampil berani dan agresif untuk memutus aliran bola Bayern.

Sepanjang musim ini, Bayern beberapa kali terpeleset saat menghadapi tim underdog di kandang. Hasil imbang melawan Mainz dan kekalahan dari Augsburg di Allianz Arena menjadi contohnya.

Karena itu, Polanski menilai mentalitas dan duel fisik akan menjadi kunci menghadapi Bayern. Mengganggu ritme permainan lawan juga menjadi bagian penting dari strategi timnya.

"Anda harus kuat dalam duel satu lawan satu dan bermain agresif," ujar Polanski.

"Terkadang Anda juga harus mematahkan ritme permainan mereka. Hal itu selalu penting, terutama saat melawan Bayern," pungkasnya.

LATEST UPDATE