Sedang Bersinar, Kenapa Erling Haaland Tak Kunjung Besar Kepala?
Yaumil Azis | 11 Maret 2020 22:57
Bola.net - Nama Erling Braut Haaland sedang ramai dibicarakan, terutama setelah dirinya tampil apik bersama Borussia Dortmund musim ini. Lantas, mengapa pria berkebangsaan Norwegia itu tidak kunjung besar kepala?
Haaland mulai dikenal penikmat sepak bola dunia setelah tampil apik bersama klub sebelumnya, RB Salzburg. Hanya dalam kurun waktu setengah musim, ia sukses membukukan total 28 gol dari 22 penampilan di semua kompetisi.
Publik mungkin berpikir kalau Halaand hanya sekadar pemain yang bersinar satu musim saja, seperti yang terjadi ke Krzysztof Piatek di Italia. Namun ia sukses membuktikan bahwa anggapan itu tidak benar.
Ia semakin menggila di Dortmund. Haaland berhasil membukukan hat-trick pada laga debutnya kendati baru diturunkan pada babak kedua. Dan sekarang ini, penyerang berumur tahun itu sudah membukukan 12 gol dari 10 penampilan saja.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Haaland Rendah Diri karena...
Haaland sempat menjadi idaman banyak klub besar Eropa karena penampilannya yang apik selama membela RB Salzburg. Sebelum memutuskan bergabung dengan Dortmund, Haaland berulang kali dikaitkan dengan Manchester United dan Juventus.
Sekarang, tidak ada penikmat sepak bola yang tidak mengetahui namanya. Semuanya sepakat kalau Haaland adalah wonderkid yang bakalan menjadi salah satu pemain terbaik dunia di masa depan. Tetapi, hal itu tidak membuat dirinya besar kepala.
Apa yang membuat Haaland bisa tetap merendah sampai detik ini? Legenda sepak bola Norwegia, Tore Andre Flo, berkata kalau Haaland bisa tetap merendah karena adanya sosok ayah yang senantiasa membimbingnya.
"Jika anda tidak bisa menahan kaki anda di tanah, pikiran anda akan bepergian ke tempat lain. Mengetahui ayahnya, dia jadi bisa mengontorl itu," ujar Flo kepada Goal International.
Sudah Tahu Sejak Lama
Flo, yang juga pernah memperkuat Chelsea, mengakui sudah mengikuti kiprah Haaland sejak lama karena berteman dengan ayahnya, Alf Inge. Ia tahu bahwa Haaland punya potensi untuk mengemban status wonderkid.
"Saya pertama kali mengetahuinya saat bermain untuk Molde di Norwegia, dia mulai bermain dengan baik di sana. Saya pikir dia sangat mirip namun punya lebih banyak sekarang, kekuatan yang lebih, kecepatan, dan sangat efektif di depan gawang," lanjutnya.
"Kualitas terbaiknya adalah efektivitas. Dia punya beberapa statistik terbaik yang saya lihat sejak lama dan dia baru berumur 19 tahun. Dia punya masa depan yang cerah," pungkasnya.
Flo sendiri berperan sebagai penyerang sewaktu masih aktif bermain dulu. Ia juga cukup lama malang melintang di ajang Premier League dan membela klb seperti Chelsea, Sunderland, serta Leeds United.
(Goal International)
Baca Juga:
Jadon Sancho ke Liverpool? Emangnya Dia Sudah SIap Jadi Pemain Cadangan?
Emre Can Pernah Tolak MU, Fans: Tak Ada Separuhnya Bruno Fernandes
30 Pemain Klub Eropa yang Nilai Jualnya Melonjak: Haaland Nomor 1, Urutan Ketiga Pemain Madrid
Erling Haaland Tegaskan Dortmund Bukan Sekadar Batu Loncatan dalam Kariernya
Ada Satu Bek yang Dibenci Haaland, Namanya Virgil van Dijk
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Erling Haaland Berpeluang Tampil Lawan AEK Athens, Antoine Semenyo Absen 8 Pekan
Liga Champions 20 Oktober 2026, 11:24
-
Prediksi Sabah FK vs Dortmund 20 Oktober 2026
Liga Champions 19 Oktober 2026, 19:09
-
Manchester City Menuju Laga ke-150 di Liga Champions
Liga Champions 18 Oktober 2026, 16:27
-
Man of the Match Man City vs Ipswich: Erling Haaland
Liga Inggris 17 Oktober 2026, 23:38
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



