Tiga Tahun Lepas dari Guardiola, Munchen Belum Bisa Move On
Yaumil Azis | 25 April 2019 00:17
Bola.net - - Josep Guardiola rupanya berhasil meninggalkan jejak di tiga tahunnya bersama Bayern Munchen. Kata salah satu anak asuhnya, Thiago Alcantara, sentuhan pria yang kini menukangi Manchester City itu masih bisa dirasakan di permainan Die Bavarians yang sekarang.
Setelah lepas dari Barcelona pada tahun 2013, Guardiola memutuskan untuk melanjutkan karirnya di Bayern Munchen. Sebuah beban besar tersemat di pundaknya, sebab ia harus menggantikan Jupp Heynckes yang memilih pensiun usai membawa klub tersebut meraih treble.
Torehannya sendiri terbilang cukup baik. Total tujuh gelar dari empat kompetisi yang berbeda berhasil ia sumbangkan. Sayangnya, pada tahun 2016, ia memutuskan untuk hengkang begitu kontraknya di Allianz Arena berakhir.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Guardiola Meninggalkan Bekas
Setelah Guardiola, Munchen sudah melakukan beberapa pergantian kepelatihan. Mulai dari Carlo Ancelotti, kembali ke Jupp Heynckes, hingga terakhir adalah Niko Kovac yang baru mendapatkan jabatan itu pada musim panas lalu.
Namun sentuhannya rupanya masih bisa terasa di Bayern Munchen saat ini. Setidaknya begitu kata salah satu mantan pemain asuhannya, Thiago Alcantara.
"Dia pastinya meninggalkan bekas di klub ini karena dia dan idenya telah membentuk kami sebagai tim dengan luar biasa," tutur Thiago kepada Goal.
"Anda bisa merasakannya di lapangan. Dalam beberapa situasi laga, kami masih melakukan apa yang ia ajarkan. Tapi saya pikir kami sukses mengambil sisi positif dari setiap pelatih dan mengkombinasikannya," lanjutnya.
Pelatih Terbaik
Bisa dibilang, Thiago adalah salah satu pemain yang cukup setia mengikuti langkah Guardiola. Bakatnya ditemukan oleh pria berumur 48 tahun itu saat masih berada di skuat muda Barcelona, atau yang dikenal dengan sebutan La Masia.
"Pep membuatnya jadi mungkin bagi saya untuk naik dari akademi muda Barca ke tim utama. Dia mengajari saya banyak hal. Siapapun yang datang ke tim profesional sebagai pemain muda harus belajar di setiap harinya," tambahnya.
"Dengan dia sebagai pelatih, anda bisa belajar lebih cepat dan lebih detil. Dia adalah pertolongan yang hebat untuk saya sejak masa awal, juga di Bayern. Dia adalah salah satu pelatih terbaik di dunia, atau bahkan yang terbaik," tandasnya.
Guardiola Bersama Manchester City
Saat ini, Guardiola sedang dalam perjalanan untuk meraih gelar Premier League kedua kalinya berturut-turut. Sementara ini, mereka masih harus bersaing dengan Liverpool dan tengah menempati peringkat dua klasemen sementara.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 22 April 2026, 09:16
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
-
Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 21 April 2026, 20:26
-
Prediksi Leverkusen vs Bayern 23 April 2026
Bundesliga 21 April 2026, 20:25
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37










