Transfer Philippe Coutinho: Ketika Pemain Cadangan Barcelona Jadi Harapan Bayern
Richard Andreas | 21 Agustus 2019 09:00
Bola.net - Kebijakan Bayern Munchen mendatangkan Philippe Coutinho mulai diragukan. Coutinho dianggap tidak lebih dari pemain yang akan mengisi bangku cadangan Barcelona.
Saga transfer Coutinho akhirnya tuntas ketika Barcelona mengumumkan peminjaman Coutinho selama satu musim dengan opsi pembelian permanen untuk 120 juta euro. Kepindahan ini tidak mengejutkan, mengingat Coutinho gagal membuktikan diri di Camp Nou.
Sejak meninggalkan Liverpool, Coutinho melewati satu setengah musim yang buruk bersama Barcelona. Dia gagal menyalin performa terbaiknya semasa membela The Reds. Coutinho dianggap sebagai pembelian gagal.
Penjualan Coutinho sudah diduga, tapi tetap saja nama Bayern mengejutkan. Mengapa begitu? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Benar Hebat?
Mantan pelatih timnas Jerman, Berti Vogts merupakan salah satu pihak yang meragukan kualitas Coutinho. Dia tidak yakin Coutinho yang sekarang pantas disebut sebagai pemain kelas dunia.
Bahkan, Vogts yakin Coutinho pergi karena tidak melihat peluang bermain di Barcelona. Bayern hanya klub pelarian Coutinho, bukan benar-benar pilihannya.
"Pada pandangan pertama, peminjaman Coutinho adalah kedatangan pemain baru yang hebat untuk Bundesliga," buka Vogts kepada Goal internasional.
"Namun, saya ingin bertanya: mengapa pemain 27 tahun meninggalkan klub terbaik di dunia seperti FC Barcelona? Ya, sebab dia sudah tidak punya harapan untuk sukses di sana."
Hanya Jadi Cadangan
Pendapat Vogts didasarkan pada performa Coutinho semusim terakhir. Dia yakin Coutinho yang sekarang hanya pantas menghangatkan bangku cadangan Barcelona, pemain seperti itulah yang didatangkan Bayern.
"Mungkin dia bukanlah pemain kelas dunia, tapi hanya pemain yang - mungkin di musim baru ini - hanya akan jadi pemain cadangan Barcelona," tutup Vogts.
Bagaimanapun, Bayern adalah lembaran baru Coutinho untuk memulai lagi. Dia bisa memperbaiki kariernya jika mau bekerja keras dan menyesuaikan diri dengan sepak bola Jerman.
Sumber: Goal
Baca ini juga ya!
- Tersingkir dari Barcelona, Philippe Coutinho Dianggap Bukan Lagi Pemain Kelas Dunia
- El Clasico! Barcelona dan Real Madrid Masih Bersaing Mendapatkan Neymar, Siapa yang Menang?
- Kerap Bikin Ulah, Ousmane Dembele Belum Ingin Tinggalkan Barcelona
- Digosipkan Cedera Karena Tidur di Sofa, Ousmane Dembele Dibela Sang Agen
- Juventus dan Barcelona Bertemu: Diskusikan Suarez, Dybala, dan Pemain Lainnya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Hal Penting Jelang Athletic Club vs Barcelona di La Liga
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 18:25
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59










